
"Lemparkan tong minyak ke laut, lalu bakar! " perintah Kapten Jason.
Ia berfikir mungkin dengan membuat kobaran api di laut.
Membuat monster itu tidak berani muncul kembali menyerang mereka karena akan membakar tubuhnya.
Perintah Kapten Jason pun mereka laksanakan,
para Argonauts yang ahli dalam hal ini yang melakukannya.
...VOOO...LAAA...AANS!....
...(SENTUH KILAUAN DIEKORKU!)....
Suara itu kembali mereka dengar.
* * *
BYURRRRR.
Monster itu kembali muncul dari dalam laut.
Terbang melintasi kapal Argo Navis.
Kobaran api yang dibuat oleh Kapten Jason tidak ada efeknya sama sekali bagi monster itu.
Dan BHYUUSSS...
Monster itu kembali mengibaskan ekornya ke arah mereka yang ada di atas kapal.
Dengan sigap, Perseus kembali membuat sebuah tameng dengan sihirnya.
Menghalau hembusan angin yang dihasilkan dari kibasan ekor monster itu.
Dan BYURRRRR.
Monster itu kembali masuk ke dalam laut, yang masih tertutupi pekatnya kabut yang menyelimuti sisi kapal Argo Navis.
Tat lama kemudian,
...BRUUUK...
Monster itu menabrak lambung kapal Argo Navis, sepertinya ia ingin menghancurkan kapal itu.
...BRUUUK...
...BRUUUK...
Beberapa kali monster itu menabrakan diri ke kapal Argo Navis.
Akan tetapi karena lambung kapal Argo Navis dilapisi dengan baja,
hantaman monster itu belum berpengaruh apa-apa.
Dari dalam laut monster itu kembali mengeluarkan suara,
...VOOO...LAAA...AANS!...
__ADS_1
Yang di dengar oleh Kapten Jason dan mereka yang ada di atas kapal adalah ucapan (SENTUH KILAUAN DIEKORKU!), terdengar seperti itu sebab pengaruh sihir dari Perseus.
* * *
Azha yang juga berada di atas kapal itu.
Sekarang menjadi teringat kepada Delphinus.
"Apakah ia baik-baik saja? atau ia telah lenyap dihabisi monster itu?. Ucap Azha khawatir dan pasrah.
Azha kemudian berjalan menuju sisi kapal,
setelah berada disisi kapal, ia memanggil Delphinus dengan suara khasnya.
KHWIT KHWIT KHWIT
Tidak ada sahutan dari Delphinus.
Azha kemudian mencoba memanggilnya lagi.
KHWIT KHWIT KHWIT
Tetapi masih tetap tidak ada sahutan dari Delphinus.
Ia kemudian memanggil untuk ketiga kalinya.
KHWIT KHWIT KHWIT.
Dan akhirnya Delphinus menjawab panggilan Azha.
KHWIT KHWIT KHWIT suara Delphinus terdengar halus ditelinga Azha, sepertinya keberadaannya jauh dari kapal Argo Navis.
karena ia tau bahwa Delphinus sedang merasa ketakutan.
Azha kemudian mencoba memberitahukan pada Delphinus,
bahwa dia tidak perlu cemas, dan cobalah mendekat kapal Argo Navis agar tidak kehilangan jejak,
Azha memberitahukan hal itu dengan suara yang khas.
KHWIT KHWIT KHWIT
* * *
BYURRRRR...
Monster itu tiba-tiba muncul kembali,
tapi kali ini ia tidak muncul dari sisi samping kapal, akan tetapi dari sisi depan kapal,
membuat Perseus gelagapan dan tidak sempat membaca mantera untuk membuat sebuah tameng,
BHYUUSSS...
angin hembusan yang dihasilkan ekor monster itu membuat beberapa orang yang ada di atas kapal termasuk Azha terhempas ke sisi samping kapal dan akhirnya mereka tercebur ke dalam laut.
Melalui sensor alamiah dan penciumannya,
__ADS_1
Delphinus mengetahui bahwa tuannya telah tercebur ke laut,
ia langsung berenang dengan cepat mendekati tuannya itu dan menyelamatkannya.
BYURRRRR...
Monster itu kembali masuk ke dalam laut di arah buritan kapal.
Mengetahui ada beberapa orang yang tercebur ke laut,
monster itu langsung mendekati mereka dan menelan mereka hidup-hidup,
sungguh tragis dan mengerikan kematian mereka,
mereka merenggut nyawa hanya dalam waktu sekejap saja.
Mereka yang masih ada di atas kapal hanya dapat mendengar teriakan rintih mereka,
tidak dapat menyaksikan secara langsung,
mungkin jika mereka melihatnya,
mereka akan terbelalak dan hanya dapat menelan ludah saja,
tidak dapat bebuat apa-apa.
Sungguh sangat menyeramkan.
Salah seorang Argonauts bertanya pada yang lainnya "Suara apakah itu, sungguh rintihan yang mengeringkan."
"Entahlah aku tidak mengetahuinya" jawabnya dengan suara kecemasan.
Azha berhasil selamat, ia berenang memegang tubuh Delphinus menjauh dari monster itu.
Untungnya monster itu tidak menyadari keberadaan Azha dan Delphinus.
Setelah monster itu berenang lebih dalam, Azha kemudian menyuruh Delphinus mendekati kapal Argo Navis.
KHWIT KHWIT KHWIT ayo Delphinus!.
Setelah berada dekat di sisi kapal. Azha teriak minta tolong, "Tolong! Tolong! Tolong aku Jason! " Aku Azha ada di sisi samping kapal.
Perseus mendengar teriakan itu, dicarilah olehnya asal sumber suara itu, ia pergi ke sisi kapal, dan kemudian mengucapkan mantera sihirnya.
Dengan sekejap kabut itu hilang, dilihatnya Azha sedang berenang sambil memegang tubuh Delphinus.
Perseus teriak "Guru! tuan Azha selamat, ia selamat" membuat guru Jason kaget dan segera berlari menuju sisi kapal.
Bersambung...
...* * *...
TERIMAKASIH SUDAH MEMBACA, MOHON KRITIK, SARAN DAN DUKUNGANNYA SUPAYA AKU LEBIH SEMANGAT LAGI UNTUK MELANJUTKAN CERITANYA.
...TERIMAKASIH...
...🙏🙏🙏...
__ADS_1
NANTIKAN KELANJUTANNYA DIEPISODE-EPISODE BERIKUTYA 👋👋👋