
FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.
HAPPY READING.
Enam jam kemudian.
Almera berdiri jauh dari ruang operasi, tempat sang ayah tengah berjuang di bantu oleh beberapa Dokter.
“nona Almera!.”
Almera langsung menoleh begitu mendengar ada yang memanggil nya.ternyata seorang pria muda yang menyapa nya dengan sangat sopan.di tambah wajah nya yang tampan.
“siapa ya?.”tanya Almera serak.
“saya adalah asisten pribadi tuan davin.saya hanya menyampaikan bahwa nona kecil sekarang sudah kembali,apa anda mau menjemput nya?.”
“queen?! astagfirullah,karena panik aku lupa tentang nya.”gumam Almera.
“a-aku tidak bisa pergi sekarang,ayah ku sedang di operasi.apa kau bisa membantu ku untuk menjemput nya sekarang?.”pinta Almera bingung.
“tentu saja,tapi sesuai perintah dokter Davin nona kecil tidak akan di bawa kesini.”
“kenapa?.”tanya Almera dengan dahi berkerut.
“ini rumah sakit nona,tidak baik jika nona kecil terus berkeliaran di antara orang-orang sakit.nanti,kekebalan tubuh nya semakin melemah.”jelas elo singkat.
Memang sebelum operasi,Davin telah memerintahkan asisten pribadi nya yaitu elo untuk memberitahu Almera kapan Queen akan kembali.
Sekaligus memberikan Almera pilihan,kemana Queen akan di bawa pergi.mengingat rumah sakit penuh dengan virus yang merajalela,di tambah dengan tubuh Queen yang masih kecil dengan imun tubuh masih rendah.
“bagaimana ini?aku benar-benar bingung.apa aku harus pulang saja ya?tapi ayah ku sedang operasi.”gumam Almera bingung.
“mungkin saja mama dan papa tuan Davin, bisa menjaga nona kecil dengan baik.”saran elo.
“ah iya apa itu tidak merepotkan?aku khawatir akan merepotkan mereka tidak ya?.”
“tidak,keluarga tuan Davin sangat menyukai anak kecil.mereka pasti suka dengan kehadiran Queen.”
“tuan elo,aku titip putri ku sebentar ya?aku benar-benar harus menunggu ayah ku selesai operasi.”jawab Almera lirih.
elo mengangguk kan kepala nya,lalu berpamitan pergi dari sana.
__ADS_1
***
Queen situation.
“hai cantik,my abu-abu.kau belum di jemput oleh ayah mu?.”
“no,Bu guru.ayah belum datang,ayah bilang akan datang tadi.”gerutu Queen,sembari mengerucut kan bibir nya.
Bu guru terkekeh,ia segera mengusap pelan kepala Queen.tersenyum pelan,sembari duduk di sebelah anak paling kecil di sini,di saat semua anak-anak di atas umur tiga tahun.berbeda dengan Queen.
“tenang saja,ibu akan di sini sampai kau di jemput oleh ayah mu.”
Mengingat hanya Queen seorang diri yang belum di jemput,ibu guru berinisiatif untuk menunggu sampai jemputan Queen datang.
sebuah mobil mewah terparkir.queen mendongak,merasa mobil di hadapan nya tidak asing.
“om elo!!!.”
elo segera menangkap nona kecil yang berlari ke arah nya.
“om, kenapa lama?kenapa om yang datang?bukan nya ayah?! ayah kan sudah janji mau jemput Queen?terus bunda dimana?.”
elo tersenyum sangat tipis,ia baru sadar satu hal bahwa nona kecil nya sangat cerewet.berbanding terbalik dengan Davin,yang hanya akan mengeluarkan pertanyaan singkat.
“ayah sedang melakukan operasi nona,dan bunda nona sedang ada urusan.karena itu om yang datang menjemput.”jelas elo.
“lalu?nanti Queen di rumah sendirian?.”gumam Queen kesal.
“no,Queen akan ke rumah opa dan Oma.karena ayah dan bunda sedang sibuk.”
Queen yang tadi nya merenung, langsung menunjuk kan mata penuh binaran begitu mendengar bahwa dia akan bermain bersama dengan Oma dan opa nya.
“terima kasih Bu guru,karena sudah mau menjaga anak tuan saya.kalau begitu saya pamit lebih dulu,mari.”pamit elo pada bu guru.
kediaman Mahendra.
“pa,hari ini benar-benar sepi.sampai kapan sih kita tidak boleh menunjuk kan pada Almera kita adalah mertua nya.”mama Nita menggerutu kesal,karena selama ini dia hanya bisa memantau dari jauh.
“sampai Davin bisa menyelesaikan masalah nya sendiri.”
“ish papa!papa memang nya tidak kasihan pada Davin,setiap pagi dia harus kesana kemari.kenapa sih Queen tidak di bawa tinggal di sini saja sih?.”
__ADS_1
“ma,Davin sudah dewasa.ini bukan masalah rumit,kalau mama ada di posisi Almera,apa mama akan dengan mudah percaya dengan orang lain.lalu bagaimana jika Almera tau kita adalah orang tua dari Davin, situasi akan berubah menjadi semakin rumit.”
Mama terdiam mendengar perkataan yang baru di kata kan oleh papa mahendra.tapi,pada akhir nya mama mengangguk kan kepala nya pelan, membenarkan semua perkataan Davin.
“davin adalah suami nya dan juga laki-laki yang dengan keji memperkosa nya.tapi,selama ini Davin tidak peduli dengan kehadiran nya,dia membuat Almera mengalami banyak penderitaan dalam hidup.apa mama tidak berfikir Almera mungkin akan sangat membenci Davin?.”tanya papa Mahendra panjang lebar.
Davin sayang,mama hanya bisa mendoakan mu.kali ini,kau harus menebus semua kesalahan yang sudah kau perbuat nak.dan mama yakin,itu semua butuh perjuangan yang sangat sulit bukan mudah.
mama Nita meringis dalam hati.
“oma!!!.”
mendengar pekikan yang sangat di rindukan oleh nya,mama Nita segera menoleh.ia memekik penuh kebahagiaan,melihat Queen dalam dekapan elo.
“wah,sayang.kenapa kau bisa ada di sini?.”tanya mama Nita.
“maaf nyonya,saya terpaksa membawa nona kecil kemari.karena tuan Davin sedang melakukan operasi,dan ayah nona Almera sedang di operasi.karena itu tidak ada yang menjaga nona kecil.”jelas elo.
“sayang,Oma benar-benar merindukan mu.”mama Nita menggendong tubuh gembul queen untuk masuk.
“terima kasih sudah mengantar kan cucu ku kemari elo,kau mau mampir?.”tawar papa Mahendra.
“tidak,terima kasih tuan.kalau begitu saya pamit undur diri.”jawab nya singkat.
“kau dari mana saja sayang?kenapa membawa tas dan juga bekal?.”tanya mama Nita bingung.
“aku sedang belajar.tadi ayah dan juga bunda bilang akan segera menjemput,tapi ternyata om elo yang datang.”
Queen menunduk kan kepala nya pelan,sedih rasa nya.queen berfikir kemungkinan ia bisa di jemput oleh kedua orang tua nya seperti biasa nya,tapi ternyata salah.
“oh no,sayang.jangan sedih!mungkin ayah sedang melakukan operasi dan juga bunda mu sedang sibuk.”jawab papa Mahendra.
“tapi,seharus nya ayah datang untuk menjemput ku.ayah kan bilang sayang pada ku,tidak seharusnya dia berkata seperti itu.”queen berceloteh panjang lebar.
“tenang saja, bunda pasti akan segera kembali setelah semua masalah selesai.”jawab mama Nita.
“tapi kapan? kenapa lama sekali sih?.”gerutu Queen kesal.
“oh putri kesayangan ayah Davin tidak boleh marah.”bujuk mama Nita.
# Like, komen and vote ya reader.
__ADS_1