Baby Girl CEO

Baby Girl CEO
Reno?.


__ADS_3

FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.


HAPPY READING.


“om Reno...”


Queen yang masih terus terisak kencang langsung mengulur kan kedua tangan nya.menatap sendu ke arah Reno yang baru datang.


Reno,sahabat kecil Almera datang.untung tadi kedua anak buah Anindito menjemput nya di luar,jika tidak tentu sangat sulit untuk Reno masuk ke dalam rumah sakit militer ini.


“huwaaaa om Reno... huwaaaaaa...tangan nya Queen sakit...”


“hiks hiks, huwaaaaaa om Reno...”


“huwaaaaaaaaaa hiks hiks om Reno hiks hiks Ndak mau bunda mau nya ommmm.....”


Queen memberontak,membuat Reno mau tidak mau ia langsung melempar tas yang ia bawa untuk kuliah ke arah anindito.lalu mulai menggendong tubuh gembul Queen yang masih terus terisak kencang,pertanda ia masih sangat kesakitan.


“cup cup tenang princess,ada om di sini.”reno menimang-nimang tubuh Queen.


Bagaimana bisa dia seperti ini?aku kan om nya bagaimana bisa dia lebih dekat pada Reno?.


Anindito memicing tajam ke arah Reno yang sibuk mengajak Queen untuk bermain.


Lima menit kemudian.


Pada akhir nya Queen berhasil terlelap dalam dekapan dada bidang Reno.


“biar aku yang menggendong nya!.”almera hendak mengambil alih tubuh gembul queen.


Tapi baru saja lengan nya di sentuh, baby gembul itu kembali merengek dan semakin meringsek dalam dekapan dada bidang Reno.


“biar kan queen bersama dengan ku dulu,jangan di paksa takut nya nanti dia terbangun.”saran reno enggan memaksa.


Almera hanya mengangguk kan kepala nya pelan.ia masih sibuk menenangkan queen.


Setelah queen benar-benar tenang,Reno langsung merebahkan tubuh gemuk itu di atas ranjang dengan sangat hati-hati.


“kau akan baik-baik saja baby,om tidak akan membiarkan kau sendirian sekarang.”bisik Reno.


Cup.


Kecupan singkat di layangkan di dahi queenby.


“bang tas ku!.”


Anindito langsung menyerah kan tas yang di lempar oleh Reno tadi.


“kau mau langsung pergi ren?tidak bisa ya menemani ku sebentar?.”

__ADS_1


Saat Reno hendak meninggal Jan ruangan rawat queen,Almera refleks menahan tengah sang sahabat menggenggam nya pelan.


“aku tadi bolos mata kuliah Arin sayang,ada dua mata kuliah lagi yang harus ku ikuti.maaf karena tidak bisa menemani mu di sini.”lirih Reno tidak enak.


Almera menunduk,kepala nya mengangguk pelan.


“arin.”


Reno menggenggam kedua bahu almera.ia berusaha sebisa mungkin untuk tetap tenang.


Tadi,Reno baru saja masuk ke dalam kelas.dalam lima menit,ia memdapat kabar dari sang Mama bahwa queen di bawa ke rumah sakit.


“pak saya izin!.”


“mau kemana kamu?pelajaran baru saja di mulai!duduk lagi Reno!.”


“pak ini masalah hidup dan mati saya pak!.”


“kau belum mati,kau masih berdiri tegap di sini!.”ketus pak dosen kesal dengan sikap Reno.


“pak anak calon istri saya sakit pak!saya izin.”


Reno terkekeh geli membayangkan lucu nya dia saat meminta izin untuk bolos mata kuliah tadi.


“kau akan datang lagi kan?.”pinta Almera.


“tentu,kau mau makan sesuatu?.aku akan membelikan nya untuk mu.”jawab Reno penuh semangat.


“kau harus tetap menjaga nya ya?aku harus kembali kuliah dulu.bang!mau jenguk om,bisa minta tolong?.”


“al Abang akan balik lagi ke sini, hati-hati.”


Almera mengangguk.


dengan pelan,Anindito mengajak Reno untuk ke ruang rawat sang ayah yang berada di lantai tiga.


“ren?.”


“ya bang?.”


“besok rencana nya Abang dan bunda mau Almera kuliah.kalau Abang minta tolong jaga Almera kau mau?.”tanya Abang Anindito berbasa-basi.


“bang,dari paud sampai SMP aku kan yang menjaga nya.aku yang berdiri di sebelah nya, menolong nya saat ia sudah dengan segala soal matematika.”


Reno menjawab santai.


sejak dulu,Almera memang menjadi tanggung jawab reno.mengingat Almera dan Anindito memiliki jarak umur yang cukup jauh, membuat ia tidak bisa satu sekolahan dengan sang adik.


sikap Almera yang pemalu dan juga pendiam,membuat Anindito mau tidak mau harus meminta Reno menjaga nya.

__ADS_1


dan Reno tidak masalah,karena Almera adalah tanggung jawab nya sejak dulu.dan tidak akan pernah berubah.


bagi Reno Almera adalah tanggung jawab nya, orang yang paling harus ia jaga sejak kecil tanpa membiarkan nya terluka.


“aku sudah menemukan dalang nya reno.dalang yang memperkosa Almera.”


“siapa bang?siapa yang memperkosa Almera?.kenapa Abang tidak bilang apa-apa?.”tanya Almera beruntun.


“dia adalah suami Almera.”


“bukan memperkosa kan nama nya?dia hanya mengambil hak nya sebagai seorang suami?.”tanya Reno belum konek.


“mengambil hak nya bukan dengan rudapaksa dan menimbulkan trauma.aku tidak menyalahkan nya,tapi kebodohan Almera juga salah.dia Kabur dari rumah tanpa sepatah kata pun.”


“bang! tarik kembali perkataan mu!.”reno bersungut-sungut tidak suka.


“almera tidak salah bang!.Abang tau kan om sangat menggantungkan harapan nya pada pernikahan ini.almera tentu tidak ada pilihan lagi,dia tidak mau menghadapi kemarahan om.”jelas Reno kesal.


“siapa suami Almera sekaligus pria yang memperkosa nya?.”


“kau pasti sudah mengenal nya reno.”


“siapa?.”


tanya Reno semakin penasaran.


“dokter Davin.”


what?..


Reno membelalakkan mata nya pelan.ia tidak percaya,Reno masih merasa shock.sampai ia tidak sadar sudah berada di dalam ruang rawat milik jendral sekaligus ayah Almera.


bugh.


dugh.


bugh.


melihat ada Davin di sana,langsung membuat emosi Reno meledak-ledak.tanpa peduli Davin yang masih terduduk di kursi roda,Reno langsung menghadiahi tendangan dan tinjuan di pipi Davin.


“reno!!!.”


James sebagai sahabat baik dari Davin langsung merentang kan kedua tangan nya.menahan tubuh Reno untuk semakin meringsek maju.


“diam!aku harus menghajar pria ini!. bagaimana bisa dia melakukan itu pada Almera?!lalu datang dan bersikap seolah semua nya baik-baik saja?.”


bentak Reno.


“minggir jika kau tidak mau kena hajar juga.”reno mendorong kasar tubuh James untuk minggir.

__ADS_1


dalam gerakan singkat kedua tangan Reno mencengkeram kerah kemeja Davin.


“membunuh mu saja rasa nya tidak cukup Davin!.kau tau,dulu aku sempat berfikir kau adalah laki-laki paling tepat untuk Almera.karena kau mau menerima queen,tapi ternyata semua yang kau lakukan tidak lebih dari sandiwara belaka!.kau benar-benar pengecut,kau sengaja mendekati Almera untuk queen kan?.kau benar-benar laki-laki paling menjanjikan yang ada di muka bumi ini!.dosa mu sudah terlalu banyak untuk sahabat ku!.”


__ADS_2