Baby Girl CEO

Baby Girl CEO
titik balik.


__ADS_3

“almera.”


“lama tidak berjumpa ibu dan ayah mertua,apa kalian selama ini bersembunyi dari ku supaya aku tidak mengetahui bahwa kalian adalah orang tua dokter Davin?.”


Almera menyapa dengan memberikan beberapa tekanan di setiap kalimat nya.


jika di hitung dia sudah 3 tahun empat bulan pernikahan antara Davin dan Almera berlangsung.tapi baru kali ini Almera bisa melihat kedua mertua nya,mereka hanya bertemu sekali sesudah akad.


“almera,maafkan Davin nak semua ini di luar kendali nya,dia hanya manusia biasa yang tidak luput dari kesalahan.”lirih nyonya Mahendra pelan.


“manusia memang sering melakukan kesalahan,tapi Allah memberi nya umur panjang untuk memperbaiki kesalahan nya.”serkas Almera.


“almera jangan seperti itu nak ada queen,dia masih sangat membutuhkan kasih sayang ke dua orang tua nya.”tuan Mahendra membujuk.


“tapi selama 2 tahun 7 bulan aku yang membesarkan nya sendirian.tenang saja,aku mampu melakukan nya.dan ya!terima kasih banyak ku ucapkan untuk dokter Davin yang telah memberi ku anak yang jenius,di antara anak lain yang umur nya dua tahun belum bisa bicara.putri ku sudah sangat pandai bicara dengan lugas,tapi ku harap kebodohan dan kesalahan nya tidak menurun pada queen dan membuat nya terkena karma.”jawab Almera kesal.


diam.


kedua orang tua Davin belum berkata apa-apa,karena sejak tadi Almera sangat pintar membolak-balik kata.


“lalu Almera,apa yang kau putus kan sekarang?.karena kami tau apapun yang kami lakukan tidak akan membuat mu mengubah keputusan mu,bilang apa kau mau bercerai dari Davin?.”


“mah,aku sudah memaafkan dokter Davin dari lubuk hati yang terdalam karena aku sadar semua orang juga salah di sini.bukan cuma dia,aku juga sudah menerima bahwa dia adalah ayah putri ku,aku tidak bisa menolak fakta itu.tapi untuk sekarang,aku tetap ingin bercerai.minimal berhenti sebentar,kami masih butuh waktu menyingkirkan semua beban di hati masing-masing.”


jawab Almera bijak.


jika kami memang di takdir kan berjodoh,biar Allah saja yang menentukan bagaimana kami akan di pertemukan dalam sebuah ikatan cinta yang suci tanpa ada embel-embel anak yang membuat kami bersama.


Almera yakin itu.allah sudah membuat rencana kelak bagaimana hubungan nya dengan Davin akan terjadi.


tapi untuk sekarang,biar lah mereka beristirahat sejenak untuk membuang rasa lelah.


“baik lah Almera,papa akan mendukung mu.papa minta maaf untuk semua kesalahan yang sudah Davin perbuat.”lirih papa Mahendra pasrah.


“almera juga minta maaf pa,tidak bisa menjadi apa yang kalian harap kan.”jawab almera tulus.


***

__ADS_1


sidang.


hari ini,setelah beberapa kali Almera mangkir untuk usaha mediasi.untuk pertama kali nya Almera datang dalam rangka putusan perceraian.


di gendongan nya ada queen yang masih setia tertidur lelap,mungkin lelah karena bermain seharian.


dengan menggunakan gaun selutut dengan lengan panjang berwarna navy,serta Hells 5 cm.almera melangkah masuk ke ruang pengadilan.


rambut yang di ikat kuda di tambah sebuah perhiasan berlian yang melekat di leher nya.


Almera yang sekarang berbeda dengan yang dulu.perempuan yang dulu berpakaian lusuh dan hidup susah,sekarang sudah berani berjalan dengan bahu tegap dan dagu yang terangkat tinggi.


lipstik berwarna merah membuat kesan berani dalam diri Almera meluap-luap,di tangah pandangan nya yang terus menatap ke depan.


tap.


Almera mengulas senyum tipis tepat di depan pintu ruangan yang akan menjadi saksi berakhir nya rumah tangga mereka.


“lama tidak bertemu dokter Davin.”sapa Almera sedikit membungkuk kan badan.


“lama tidak bertemu Almera,ternyata kau tidak berubah sama sekali.”gumam Davin pelan.


“sedari pagi dia terus bermain di rumah, karena itu dia kelelahan sampai tidur.”jawab Almera.


“dia sangat cantik.”


Almera hanya mengangguk.


“boleh aku menggendong nya?rasa nya sudah sangat lama aku tidak melihat queen.”


“dia bukan hanya anak ku dokter Davin,dia anak kita jangan sungkan jika anda mau bertemu dengan nya ataupun mengajak nya menginap jangan sungkan.kita akan mendidik nya bersama.”


jawab Almera pelan,sembari mengulurkan tubuh gembul queen supaya bisa di gendong oleh dokter Davin.


“terima kasih Almera,aku harap kau bahagia setelah ini.”


aku tidak tau aku akan bahagia setelah ini atau tidak.aku bahkan tidak berfikir apa aku akan menikah lagi atau tidak.

__ADS_1


“amin.”


jawab Almera setengah hati.jujur trauma yang dia miliki belum sembuh,tapi melihat perjuangan Davin yang mau berubah.almera memilih untuk berpura-pura.


“al,maaf.maaf untuk semua kesalahan yang ku perbuat.semoga kelak Allah mempertemukan mu dengan pria baik yang juga mau menerima queen.”


walaupun aku berharap itu adalah aku.


lanjut Davin dalam hati.


“insyaallah,Allah sudah menentukan semua nya dokter davin.sekarang, tergantung manusia nya.”jawab Almera singkat.


“ayo masuk!.”


Almera dan davin langsung menoleh secara bersamaan,sebelum memantapkan diri untuk masuk secara bersamaan.


sidang berjalan lancar,tidak ada satu pun yang menyanggah.mereka bercerai dalam jalur damai,dan pengucapan ikrar talak berlangsung dengan hikmat.


semua orang menetes kan air mata, mereka tidak percaya pernikahan bisa hancur begitu saja.


tapi tidak dengan Almera dan davin yang langsung mengulas senyum tipis,mereka seakan tengah mengangkat beban hebat yang selama ini telah bersarang di bahu mereka.


“almera,aku berharap kita bisa hidup dengan bahagia.aku berharap kau bisa menemukan orang yang lebih baik dari ku,yang menerima queen di sisi mu.semua orang bisa mencintai dan menghargai mu dengan baik.”jawab Davin dengan mata yang berderai.


“semoga,terima kasih untuk doa nya dokter Davin.jangan sungkan untuk menemui putri mu,queen adalah anak kita.kita akan membuat nya bahagia.”


jawab Almera tegar,senyum tipis yang sudah lama hilang kembali terukir.


“aku akan mengambil alih nafkah untuk queen,sekarang lebih baik kau fokus lebih dulu untuk berkuliah.aku ingin kelak,queen bisa bangga karena ibu nya adalah seorang wanita karir.”


Almera mengangguk kan kepala nya pelan.hati nya merasa lega, terutama saat hak asuh queen jatuh pada nya.


“almera,boleh kah aku memeluk mu untuk pertama dan terakhir kali?.”tanya Davin minta izin.


“tentu saja,sini peluk aku sekarang!.”almera membuka kedua tangan nya lebar-lebar.


mendapatkan izin Davin langsung berhamburan ke dalam dekapan Almera.ia mulai terisak,sembari berulang kali menghadiahi kecupan singkat di kening Almera.

__ADS_1


I love you more.


__ADS_2