Baby Girl CEO

Baby Girl CEO
hanya Reno.


__ADS_3

Dimana Almera?kenapa sampai sekarang dia belum kembali?.


Reno memandang keluar dengan pandangan bingung.suasana di luar mulai mendung.tapi sampai sekarang Almera belum kembali juga.


Ingin pergi,tapi Reno tau ini bukan saat yang tepat.almera adalah orang yang mudah meledak, berbicara dengan nya sekarang bukan lah hal yang tepat,Almera tidak akan percaya dan semakin memperkeruh semua tuduhan.karena itu untuk sementara,Reno memilih diam tidak berpendapat


Bukan tidak mau berkata jujur dan memperbaiki hubungan nya dengan almera.hanya saja,dalam waktu dekat Reno belum berani.


“queen,maaf mungkin hubungan om dan bunda mu dalam waktu dekat tidak akan sama lagi.”gumam Reno lirih.


***


Hujan mulai membasahi bumi,mengguyur tubuh manusia yang tidak ingin berteduh.


Sama dengan Almera,dia memilih untuk tidak beranjak dari tempat duduk nya yang berada di taman.


aku benci ini,aku benci situasi yang membuat ku harus sadar diri bahwa aku hanya lah perempuan hina.


jika orang lain yang ada di posisi Almera,mereka pasti sudah bunuh diri karena depresi.hidup di tengah-tengah keluarga toxic,dengan takdir kehidupan yang benar-benar mempermaikan nya.


tapi tidak berlaku bagi Almera,sejak dia mempertahankan janin nya artinya Almera bersiap dengan segala resiko yang ada.


tiga tahun,Almera bertahan selama tiga tahun.hanya tinggal sedikit lagi,Almera tidak akan selemah itu.


“almera,sedang apa kau di sini?."


di tengah hujan turun,Davin mendorong kursi roda nya untuk mendekat ke arah Almera.


Davin tidak sebodoh itu,dia tidak akan meninggal Almera dan queen begitu saja.karena itu Davin masih berkeliaran di sini.


Almera berdiri,kedua tangan kekar nya menarik bahu davin.memaksa pria tampan yang belum sembuh total itu untuk segera berdiri.


dengan kaki yang bergetar karena belum sembuh total,Davin menatap khawatir ke arah almera.istri nya itu dengan berani bersikap kasar pada Davin.


sebenar nya ada apa dengan nya?.


Davin bertanya khawatir,takut Almera mengetahui kebenaran nya.bukan sepertiini yang Davin ingin kan,Davin hanya mau sedikit waktu lagi.hanya sedikit lagi,Davin butuh mengumpul kan keberanian nya.


“apa selama tiga tahun ini kau bisu tuan Davin?.”


“almera aku...”


plak.


belum juga Davin selesai bicara, Almera langsung menghadiahi Davin dengan sebuah tamparan yang di berikan oleh nya.

__ADS_1


“jangan temui aku atau pun queen,anggap saja kau tidak pernah mengenal kami.itu sebagai bentuk penebusan dosa mu,jika kau masih nekat bertemu dengan ku atau pun putri ku.ku pasti kan dokter Davin,You will never see us in your whole life.”


deg.


Davin terpaku,bukan tamparan Almera yanh membuat nya terpaku.tapi ancaman yang baru saja di layang kan oleh Almera,Davin tau Almera tidak main-main dengan ancaman nya.


tidak!aku tidak mau!!!aku mau queen.


“almera!!kau tidak bisa melakukan ini pada ku!!!aku masih suami mu dan juga ayah mu!!.seharus nya kau tidak melakukan itu!atau aku akan merebut queen?.”


“benar kah?apa kau akan menyeret ku ke pengadilan?.kalau kau memang mau,ku tunggu dokter Davin.kau sudah tau konsekuensi nya.”


Almera berujar sinis.


Davin hendak mengejar Almera yang sudah berlalu pergi dari sana,tapi baru saja satu langkah tubuh Davin langsung ambruk di tanah.


Kaki nya mulai terasa keram.


“davin....”


Dokter James pangsung berhamburan melihat sang sahabat yang langsung tersungkur saat hendak mengejar Almera.


“lepas kan aku!!!aku mau mengejar nya!.”


Akhirnya Davin mengalah dia setuju untuk di papah oleh dokter James masuk ke dalam mobil.


“almera?!!.”


Reno yang sedang berkeliling rumah sakit militer langsung berhamburan ke luar melihat Almera datang dengan keadaan basah kuyup.


“almera kau kenapa?.”


Reno berhamburan ke arah sang sahabat, mata nya menatap sendu Almera yang sudah basah kuyup.


“kau gila?!marah boleh tapi jangan seperti ini.”


Reno segera memapah tubuh almera untuk ke toilet mengeringkan diri,tidak lupa Reno menelfon bunda Almera untuk membawakan baju ganti.


“kau sudah selesai!ayo minum ini dulu!.”


Reno kembali dari kantong sebelah tangan nya menenteng secup teh hangat untuk Almera.


“tidak perlu berlagak baik pada ku.”almera mendesis sinis.


“almera,sejak awal aku baik padamu.apa aku perlu mengingat kan semua kebaikan yang ku lakukan pada mu?.”

__ADS_1


tanya Reno tidak percaya.


kecewa boleh,tapi jangan sampai Almera kehilangan kepercayaan pada orang-orang terdekat nya.orang yang sudah mendukung Almera dengan tulus saat perempuan itu berada dalam keterpurukan.


“apa kau sedang perhitungan dengan ku sekarang?.andai semua bisa di hitung dengan uang,aku pasti akan membayar mu secepat nya!.”desis Almera tidak suka.


“almera!!!.kau benar-benar gila,apa kau fikir bisa membayar semua nya dengan uang!.”


“tapi pada nyata nya, memang begitu bukan.”


“kau benar-benar kekanakan.”


Almera yang mendengar hanya menyeringai sangat sinis.berbalik badan hendak pergi dari sana,tapi baru beberapa langkah Almera tiba-tiba limbung tidak sadar kan diri.


untung nya Reno dengan sigap menahan tubuh nya,supaya tubuh berharga sang sahabat tidak jatuh ke lantai.


“almera,kau baik-baik saja?.”


tidak ada jawaban.reno langsung meraba dahi Almera ternyata panas jadi lah sekarang Reno menggendong tubuh Almera,meletak kan nya di atas ranjang tepat di sebelah Queenby.


“apa dia baik-baik saja?.”tanya Reno pada letnan yang bertugas.


“sebenar nya ada hubungan apa kau dengan nya?.”


“kami adalah sahabat baik,aku bertanya apa dia baik-baik saja?.apa ada yang perlu di khawatir kan?.”tanya Reno beruntun.


“tidak,dia hanya kelelahan dan yang pasti tubuh nya sangat ringkih sampai-sampai terkena satu tetes air saja langsung demam.”


“terima kasih dokter.”


hanya itu jawaban Reno.


lagi Almera,sama seperti biasa.hanya aku yang berdiri di sisi mu dan itu terulang lagi.


“hai ren!kenapa kau meminta bunda untuk membawa baju ganti Almera spa dia kehujanan?.”


“iya bang.”


“kenapa bisa kehujanan?doa kan seharus nya berada di sini bersama dengan mu menjaga queen?.”rasa penasaran Anindito semakin kuat.


“abang, apa Abang ceroboh?.”


“tidak sebagai seorang kapten angkatan khusus aku di tuntut untuk tidak ceroboh dalam segala hal.”


“lalu?kalau Abang yakin Abang tidak ceroboh, bagaimana bisa Almera mendengar kan percakapan kalian.sampai-sampai dia mengetahui semua kebenaran yang ada dan marah pada ku?.”

__ADS_1


__ADS_2