Baby Girl CEO

Baby Girl CEO
cinta sahabat.


__ADS_3

“apa kau bercanda?tidak mungkin Almera tau.pada hal jelas-jelas aku hanya mengobrol bersama ayah!.”


“bercanda?.”


Reno menghela nafas sangat panjang,dengan cepat dia melepas genggaman tangan nya dari Almera yang masih tertidur karena kelelahan dan juga badan nya yang dalam keadaan demam tinggi.


“dia membenci ku bang!dua benci aku karena dia berfikir aku sengaja menutupi ini semua.dia benci karena aku adalah orang yang tidak baik,dia membenci ku.”


Reno menatap tajam ke arah sang Abang,kesal sebenar nya.bagaimana tidak kesal, gara-gara perintah Reno yang terus-menerus memaksa nya untuk berdiam diri dengan segala keadaan yang ada.


“almera tau?.”


“apa yang tidak aku ketahui lagi Abang?. penghianatan kalian pada ku?.”


suara lirih dari ranjang langsung merebut atensi dari Reno dan juga Dito yang masih sibuk mengobrol di dekat ranjang.


“almera!!!.”


“kenapa?.”


“semua ini demi kebaikan mu.kami sengaja tidak memberitahu mu apapun,supaya kami bisa mengatur cara dan juga starategi, agar Davin tidak merenggut queen dari mu.kenapa kau tidak sabar,hanya sekali lagi.seharus nya kau sabar,sekarang!apa kau masih tidak mau mempercayai kami lagi?.siapa yang akan berada di sebelah mu selain kami sekarang?.kalau kau masih tetap tidak mempercayai kami!lupakan queen,kau tidak akan bisa memberikan queen kehidupan yang layak.”desis Anindito.


sebagai seorang Abang yang sudah sangat faham dengan segala kelakukan dan sifat sang adik yang keras kepala.tentu saja hanya satu yang Nisa di lakukan oleh Anindito, mengerti kan ancaman pada adik nya.


“abang!kenapa kau berkata seperti itu pada ku hah?!.dia adalah putri ku dia adalah hak ku!jangan mengajari ku tentang bagaimana cara mendidik nya!!!.”


pekik Almera histeris.


“kalau kau adalah ibu yang baik,seharus nya kau tidak memilih untuk hujan-hujanan.dan membiar kan anak mu di jaga orang lain,ibu macam apa kau?.”sinis Anindito.


“jangan mengajari ku tentang anak ku!kau tidak punya hak apa-apa.”


“kau urus dia!biar queen ku pindah kan ke ruang rawat ayah saja.”


Anindito langsung memanggil perawat,dan membawa ranjang queen untuk berlalu pergi dari sana.karena Almera yang terus berteriak histeris, Anindito tidak mau keponakan kesayangan nya yang sedang sakit dan membutuhkan banyak istirahat total terganggu.


“Akhhh!!!kembali kan putri ku!!!.”


“almera tenang kan diri mu.”


Reno langsung mendekap erat tubuh Almera,berharap wanita itu bisa berhenti terisak.

__ADS_1


“hiks hiks,aku mau queen beri kan putra ku kapten Dito bodoh!!!.”


“beri kan putri ku!kenapa kau mengambil putri ku!!.kau benar-benar menjijikan kenapa kau tidak buat anak sendiri,dari pada mengambil anak ku!!.”


Reno terus mendekap Almera,tanpa mengeluarkan sepatah kata pun.bagi nya sekarang,ada banyak masalah tapi satu-satu nya cara adalah tetap diam,dan membiarkan Almera meluapkan segala emosi nya.


“lepas kan!!!.”


“aku mau membawanya!!!dia adalah putri ku!!!aku mau putri ku!!!kapten Anindito bodoh!!!.putri ku hahahaha.”almera mulai tertawa sangat histeris.


“almera, astagfirullah.ingat Almera,ucap kan istighfar?!!!.”lirih Reno.


“hahahaha!!! kembali kan putri ku!!!.aku mau putri ku bodoh!!! bunda queen aku akan menjemput kalian tenang saja!!!.”


teriak Almera kencang.


“suster!!!.”


Anindito segera menekan tombol nurse call.berharap bala bantuan datang,dan benar saja seorang letnan datang.


“tolong tahan pasien!saya akan menyuntikan obat penenang.”


Dalam sekian detik, setelah cairan obat penenang masuk ke dalam tubuh nya.almera langsung mengerjapkan mata nya,lalu dalam beberapa detik Almera langsung terlelap tidak sadar kan diri dalam dekapan hangat Reno.


Aku akan menjaga mu Almera,aku akan menjaga mu dengan sangat baik.


“apa kau mencintai adik dari kapten?ku dengar dia sudah menikah dengan seorang dokter.apa kau mencintai sahabat mu sendiri?.”tanya letnan Alya,nama yang tertera di dada nya.


“kenapa anda penasaran letnan?.”


“tentu saja,aku adalah sahabat baik dari Anindito.”


“anda bukan pacar nya kan?.”


“jangan mengalihkan pembicaraan!.aku bertanya apa kau sangat mencintai sahabat mu itu?.”


“kami hanya sahabat,dan kami tidak saling mencintai.”


jawab Reno singkat padat dan jelas.


“kau terlihat mencintai nya?.jangan berbohong pada ku,aku pernah berada di posisi mu.mencintai sahabat sendiri yang berakhir menyakitkan,tapi ku saran kan jangan mencintai sahabat mu sendiri.karena pada akhir nya sad ending,kita tidak mendapat kan cinta kita dan hubungan persahabatan yang tidak akan kembali seperti dulu.”

__ADS_1


Reno meneloeh singkat,guratan di wajah kelas terlihat pertanda dia tidak suka dengan kata-kata yang baru di keluar kan oleh letnan Alya.


“you are nobody who has the right to interfere and give advice to me. I am an adult and can distinguish between right and wrong.”


Reno mendesis sinis.dia adalah orang yang tidak suka jika ada yang mencampuri kehidupan nya,dalam berbagai hal.


“aku memberi mu saran supaya kau tidak terluka.”


“terima kasih banyak untuk saran mu itu,aku sangat menghargai nya.tapi aku sedikit sibuk sekarang,kau bisa pergi.”


“ku harap kau sedikit menjaga jarak dengan nya,kalian terlihat seperti sepasang kekasih yang saling mencintai.aku takut kehadiran mu diberikan mah tangga mereka menjadi badai tersendiri.”


Reno mendesis tidak suka,sebelum letnan Alya berlalu pergi dari sana.


cinta sahabat.


bagi Reno tidak ada kasih sayang yang murni antara laki-laki dan perempuan kecuali cinta sahabat.


Reno sudah bersama dengan Almera selama beberapa tahun.tidak sekalipun reno berfikir hal yang di fikir Jan orang-orang,dia mencintai Almera sebagai seorang sahabat tidak lebih.


bagi Reno Almera adalah sahabat yang harus ia jaga tetap seperti itu dan tidak akan pernah berubah.


“aku mau queen.”


“jangan ambil dia dari ku....”


“almera ini aku,ada apa?.jangan khawatir putri mu akan baik-baik saja,aku akan menjaga nya seperti qku menjagamu.”


Reno berbisik pelan,sembari mengelus-ngelus kepala Almera berharap sang sahabat dapat terlelap dalam waktu dekat


***


“aku susah mendaftarkan nya ayah!kita tinggal menyewa pengacara,kita pakai ayah nya Reno saja!.”.


Anindito masuk ke ruangan ayah, mengeluarkan sebuah amplop coklat


“kirim kan ke kediaman keluarga Mahendra secepat nya bang!.”


jendral yang sedang sibuk menatap cucu cantik di sebelah nya memberi kan titah.


# like komen and vote readers kesayangan author bidadari ayah.

__ADS_1


__ADS_2