
FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.
HAPPY READING.
“dito!tahan Reno!.”
Anindito yang sejak tadi asyik melihat perdebatan di hadapan nya langsung beraksi cepat begitu sang ayah sudah mengeluarkan perintah.
Ia segera menahan tangan Reno yang masih terus berusaha untuk memukuli tubuh Davin.tanpa peduli laki-laki itu sudah babak belur.
“ren sudah ren.dia bisa lumpuh,kau mau di penjara karena dia lumpuh.”
Anindito menahan tangan Reno karena ia tidak mau membuat masalah semakin parah.
Reno menatap tajam ke arah davin.benar-benar kesal rasa nya,jika tidak mengingat masih ada jendral yang dalam masa penyembuhan,Reno pasti sejak awal sudah membunuh laki-laki ini.
“bang,dimana adik mu?.”tanya bunda.
“di lantai paling bawah Bun,queen terkena DBD.”jawab Anindito singkat.
“dbd?dimana putri ku Anindito?!kata kan di mana putri ku!.kenapa kau menyembunyikan nya?!.”
Mendengar nama queen di sebut-sebut.davin yang dalam keadaan lemah dan di bantu oleh James untuk berdiri, seakan memiliki kekuatan.
Dia segera mendekat ke arah Anindito, menarik kedua kerah leher kakak ipar nya itu.
“dimana putri ku beri tau aku di mana putri ku?!.”
Pekik Davin kesal.kedua tangan nya mengeluar kan darah,tapi emosi tetap tidak bisa di tahan oleh nya sekarang.
Anindito mengulas senyum sinis,mata nya menghunus tajam ke arah sepasang mata Davin.
“beri tau aku di mana queen! dimana putri ku!apa yang kau ingin kan hah?. queen adalah putri ku,aku ingin bertemu dengan nya!.”
Davin meminta lirih.
“kau masih ingin bertemu dengan queen setelah semua yang kau lakukan?.aku penasaran bagaimana reaksi queen saat tau ayah yang dulu meninggal kan nya adalah ayah Davin yang ia puja-puji.”
__ADS_1
Reno berujar santai,tapi perkataan nya yang santai terdengar seperti ancaman yang benar-benar menakutkan di telinga Davin.
“ren!.”tegur Anindito.
oh ayo lah bang,aku hanya bertanya.aku sangat menyayangi queen, seperti putri ku sendiri.bagaimana bisa aku membiar kan mental queen terganggu hanya karena laki-laki tidak tau diri ini.
Reno mengendik kan bahu nya acuh.
“ku mohon jangan buat queenby membenci ku.”
mata Davin mulai berair, perjuangan nya belum berakhir.tapi lagu dan lagi masalah tanpa henti menghantam semangat davin,hanya queen lah tempat Davin bertumbuh supaya tidak karam.
“apa kau berfikir queen bisa membenci mu?.jika kau khawatir,artinya rasa sayang mu untuk queen belum sekuat itu dokter Davin.”sindir Anindito sinis.
Davin terdiam,ia langsung terduduk.bersimpuh tepat di hadapan Anindito, menghancurkan harga diri nya hanya untuk seorang queen.
“aku mohon izin kan aku bertemu dengan queen.aku sangat ingin bertemu dengan nya.”
Davin menangkup kan kedua tangan nya.memandang sendu ke arah Anindito,yang sedang terkekeh sinis.
“aku tidak bisa mengizinkan mu bertemu dengan nya.tapi jika Almera memang mau bertemu dengan mu aku akan dengan senang mengizinkan nya.tapi kau tau saat queen demam dan terus-menerus menyebut nama mu,aku menawarkan Almera untuk bertemu dengan mu.tapi jawaban Almera,aku tidak mau Queen terlalu bergantung pada mu.”
apa?.
Davin terbelalak kaget,ia sungguh tidak menyangka.almera berkata seperti itu,pada hal Davin tidak pernah merasa di repot kan sekali pun oleh sang putri.
“oh ayo lah dokter Davin setelah semua hal yang kau lakukan,kau pikir aku masih percaya bahwa kau berniat serius pada sahabat ku.”sinis Reno.
ia berjalan mendekat ke ranjang pasien, membungkuk kan badan penuh hormat ke arah jendral yang mengulas senyum sangat tipis.
“maaf om,aku datang berkunjung tanpa membawa apapun.aku tadi sangat terburu-buru.”ujar Reno tidak enak.
“om tau kau pasti bolos kuliah kan?.”
jendral melirik ke arah bahu Reno terdapat sebuah tas yang terselampir di sana.
“hehehe,om memang the best.aku tadi langsung lari ke sini saat tau queen sakit,aku tidak bisa berhenti untuk memikir kan nya.”gumam Reno malu.
__ADS_1
“sekarang kembali lah ke kampus mu!Almera akan marah saat tau kau malah datang ke sini.”ujar jendral.
“baik om.”
Reno mengangguk kan kepala nya kalem.
“dokter Davin saya harap kita tidak bertemu dalam situasi yang menyulit kan lagi.lebih baik anda mengaku dan minta maaf pada sahabat ku Almera,agar dia bisa melanjutkan hidup nya.”saran Reno.
“aku sempat menyetujui hubungan antara kau dan juga Almera.karena aku berfikir,kau adalah laki-laki yang baik dan juga tepat untuk Almera.tapi aku salah,hanya ada satu laki-laki yang bisa menjaga Almera yaitu aku.terima kasih sudah menyia-nyiakan nya dokter Davin,jadi saya memiliki banyak kesempatan untuk berjuang mendapat kan nya.”
Reno mengulas senyum tipis, berlalu pergi dari sana begitu saja setelah menghadiahi tepat kan singkat di bahu Davin.
aku akan membunuh mu sendiri.jika sekali saja terfikir di benak mu untuk mengambil Almera dari ku.
“dokter Davin untuk apa kau datang kemari?semua tentang pengobatan saya sudah di urus oleh dokter militer.kita tidak punya kepentingan apapun.”tanya jendral tenang.
“pergi!kami tidak membutuh kan orang seperti mu!.”bunda langsung mengusir dokter davin tanpa basa-basi.
muak rasa nya jika di posisi bunda,ia benar-benar kesal dan bingung karena Davin benar-benar berani menampak kan diri nya.
“aku hanya kau bertemu dengan nya sekali ini saja.aku ingin mengakui kesalahan ku!.”
“kenapa tidak dari dulu dokter davin!setidak nya kau harus datang kesini untuk minta maaf.jadi kami tidak perlu menyalahkan Almera untuk segala perbuatan yang kau lakukan!.”bunda berujar penuh amarah.
“bun...”
jendral menyentuh lengan lengan sang istri.seakan-akan tengah menenangkan nya.
“aku sangat membenci mu Davin!kau menghancur kan kehidupan putri ku!.dia yang masih kecil harus melahirkan sendiri,hidup sendiri di buang oleh keluarga nya!. kemana kau selama ini dokter Davin!apa pernah sekali saja kau mencari keberadaan nya?.”
tanya bunda lirih.
“kau meninggal kan nya di pelaminan sendirian!dia tetap menghormati mu sebagai suami nya.tapi kau memperkosa nya.kau tidak pernah mencari nya walau hanya sekali.selama kau berada di sisi nya kau tidak berkata apa-apa dokter davin.bagi Almera kau adalah ujian terberat yang pernah hadir dalam hidup nya!.”
bentak bunda lagi.
aku tidak pernah bermaksud seperti itu!.sejujur nya niat ku benar-benar tulus,sebenci apapun aku pada diri ku sendiri,aku tengah memperbaiki nya sekarang.
__ADS_1
# like komen and vote ya author kesayangan nona Kim menunggu kalian.