
FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.
HAPPY READING.
“almera aku tau aku salah,semua nya adalah salah ku tapi aku minta maaf semua nya di luar kendali ku sebagai manusia.”
Lirih Davin pelan.
Percaya?.
Ya almera sangat tidak percaya dengan Davin,semua perkataan laki-laki itu pasti lah bullshit.
Dokter Davin,gila jika Almera bisa percaya lagi dengan laki-laki itu.
“almera bagaimana jika untuk sesaat kau menenangkan diri?.”
Almera adalah orang yang akan selalu mengikuti emosi di bandingkan dengan fikiran,karena itu ada beberapa hal yang harus di pertimbangkan lagi oleh Reno.
Reno sangat mengenal Almera,Almera adalah tipe orang yang suka meledak-ledak.tapi dalam beberapa saat,saat hati nya mulai tersusun rapi dan fikiran nya mulai jernih semua akan berubah begitu saja.
“almera,kau bisa istirahat sebentar.tenang kan diri mu,bukan nya dengan melahirkan queen kau sudah siap menerima semua konsekuensi yang ada?.”
__ADS_1
“aku akan menyelesaikan semua nya sekarang Reno!.”
“no Almera,kau sedang dalam keadaan marah.”
“tapi aku tidak sedang mabuk sekarang."
Almera berdiri sekarang.ia tepat berada di hadapan dokter Davin,tubuh nya menjualang tinggi.
“anda tidak layak berlutut dokter Davin,karena anda sangat tidak pantas.anda tidak pantas dokter Davin,andai anda bertanya pada perempuan di luar sana.tidak akan ada satupun di antara mereka yang sanggup berada di posisi ku.”gumam Almera bergetar.
“bunda?.”
queen yang berdiri di antara pembatas antara ruang keluarga dan ruang tamu bertanya dengan bibir bergetar.
menurut, bibi tidak berkata-kata lagi selain membawa queen untuk masuk ke kamar.
“dokter Davin,sebagai seorang ibu yang sudah bersusah payah melahirkan queen.mari kita berdamai demi mental queen.”jawab Almera.
aku tidak bisa egois, bagaimana pun aku adalah ibu dari queen.aku tidak bisa membiarkan kebencian ku pada Davin,membuat mental queen yang masih rapuh hancur begitu saja.
Almera meremas kedua tangan nya, menggigit bibir nya sampai berdarah.almera tidak mau egois,queen adalah hidup nya.jika berdamai dengan Davin bisa membuat semua orang merasa bahagia,Almera bisa melupakan nya.
__ADS_1
“berdamai?apa maksud mu kau tidak jadi bercerai dengan ku Almera?benar kah?.apa kita bisa membuka lembaran baru bersama?.”tanya Davin bersungguh-sungguh.
apa dia bercanda sekarang?.
Almera menatap tajam ke arah Davin, sungguh candaan yang di keluarkan laki-laki ini di luar batas.dia tidak segila itu, sampai-sampai mau kembali pada Davin.
“aku ingin berdamai dengan mu dokter Davin,kita tetap bisa memberikan queen kasih sayang seorang ibu dan ayah tanpa harus bersama.”jawab almera sangat lugas.
“apa maksud mu?.”
“ada banyak orang bisa membesarkan anak mereka yang terlahir dari keluarga broken home.aku tidak mau tetap bertahan dalam pernikahan yang tidak sehat ini.mulai detik ini,aku menyerah dokter Davin semoga kau bisa hidup bahagia seorang diri.”
dengan langkah tertatih Almera berjalan pelan,kaki nya bergetar hebat saat langkah demi langkah menapaki tangga.
Almera,apa aku tidak mempunyai kesempatan sama sekali.
***
“almera!!!.”
Almera memandang bingung ke arah seorang pria yang baru datang.
__ADS_1
dia mengenal nya,pria itu adalah papa mertua nya yaitu tuan Mahendra dan istri.mereka ada saat akad,hanya saja sampai detik ini Almera belum menyadari nya sedikit pun.