
FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.
HAPPY READING.
Flashback on.
Almera masih tidur lelap di atas sofa,berselimut kan jaket milik Reno yang menjaga agar rok di bawah lutut yang di pakai oleh Almera tidak tersingkap.
Lelah,itu lah yang pertama kali Almera rasa kan.karena itu Almera memilih untuk terlelap di sofa,karena dia benar-benar lelah.sebelum membawa queen ke rumah sakit bernama kapten Anindito.almera harus menjaga queen siang dan malam hanya dia seorang diri.
“eughjj.”
Almera melenguh pelan setelah bangun dari tidur nya.mata cantik itu terus melirik kesana-kemari.
dimana queen?.
Almera membelalak kan mata nya pelan.langsung melirik ke arah ranjang dan benar saja sang putri yaitu queen tidak ada di ranjang.
“apa dia ke toilet ya?.tapi tidak mungkin,queen kan tidak mungkin pergi sendirian.”gumam nya pelan.
Setelah mengecek toilet,Almera langsung tertegun karena tidak ada queen di sana.
“mungkin Reno membawa queen untuk bertemu dengan ayah.”
Almera yakin Reno membawa queen untuk bertemu dengan jendral,karena itu Almera terus melangkah untuk bertemu jendral di ruang rawat pribadi nya.
begitu sampai,tangan Almera terayun untuk menyentuh handle pintu.tapi baru terbuka sedikit,sebuah percakapan kembali terdengar nyaring.
“ayah, bagaimana ini?.kita tetap tidak bisa membuat queen berpisah dari davin.dia pasti sangat merindukan ayah nya.”ujar kapten Anindito pelan.
“lalu harus bagaimana?apa kita tetap harus membiar kan Davin bertemu dengan nya?.”
“tapi ayah,bagaimana jika Davin membawa ini ke meja hijau?.kita tetap akan kalah ayah,semua bukti menunjuk kan queen adalah putri Davin.”
“tapi tetap saja Almera adalah ibu kandung dari queen.”tukas jendral.
bingung,bukan hanya Anindito yang bingung.tetapi juga jendral,jika Davin membawa masalah ini ke ranah hukum.bukan hanya queen yang bisa di ambil tapi juga Almera.
Davin adalah ayah kandung queen sesuai dengan tes DNA.dan yang lebih parah nya lagi,Davin menyimpan buku nikah yang bisa membuktikan bahwa dia adalah suami sah Almera.
__ADS_1
queen adalah putri dokter Davin?.apa sekarang ayah dan Abang sedang bercanda?.
Almera terdiam,tangan nya bergetar hebat.air mata mulai luruh,tapi ia belum beranjak dari tempat nya berdiri sekarang.
dokter Davin?. jangan-jangan dokter davin adalah orang yang memperkosa ku.karena itu dia bersikap baik padaku dan juga queen,berlagak sok Malaikat pada hal adalah iblis.
Almera mengepal kan kedua tangan nya pelan,memendam amarah yang memenuhi hati.
“kita tetap akan kalah ayah!kita bisa melaporkan Davin atas kasus pemerkosaan.tapi memang nya polisi akan percaya?tidak akan ada suami yang memperkosa istri nya sendiri!.jika pun Davin melakukan itu, polisi hanya percaya itu adalah hak nya sebagai seorang suami!.”
deg.
“hiks hiks.”
Almera menutup mulut nya.sekarang semua nya sudah menemukan titik terang,termasuk sikap Davin yang terlalu baik pada nya dan juga Queen.
Flashback off.
“a-apa maksud mu Almera?.”
Reno bertanya dengan bibir yang bergetar.sejujur nya dia sudah tau,apa yang di maksud oleh almera.tapi dia tetap saja bertanya.
Tanya Almera kecewa.
Orang yang paling membuat nya kecewa bukan sang Abang apalagi atau nya.tapi pemuda dengan tampang penuh rasa bersalah di hadapan nya sekarang,Reno.
“almera,ini...”
Reno terhenti saat Almera mengangkat sebelah tangan nya,melarang sahabat nya itu berbicara dalam bentuk apapun.
“aku tidak kecewa pada ayah atau pun bang Dito,karena sejak awal aku sudah menduga nya mereka tidak akan memberitahu ku sekalipun mereka tau siapa yang memperkosa ku.tapi kau!kau Reno!kah adalah Reno ku!!!."
Almera memekik lirih,telunjuk nya menunjuk-nunjuk ke arah dada bidang Reno.membuat pemuda itu susah payah menahan tangis nya.
“aku mempercayai mu melebihi diri ku sendiri.jika ada yang bertanya siapa manusia yang paling aku percayai di muka bumi ini!.aku akan dengan sangat lantang menjawab!kau adalah satu-satunya orang yang ku percaya.sekalipun semua orang di muka bumi ini bilang kau pembohong!aku akan tetap percaya pada mu.karena kau adalah Reno ku!kau adalah sahabat ku.kau yang selalu mendukung ku sampai titik darah penghabisan.tapi pada nyata nya,kau sama saja dengan bang Dito,ayah dan juga dokter Davin!. sama-sama pecundang!.”
Almera berlalu pergi,sembari dengan sengaja dia menabrak kan bahu nya di bahu Reno.
“al!!!.”
__ADS_1
Almera tidak peduli,dengan panggilan yang di layang kan oleh davin.ia langsung berhamburan pergi begitu saja.
“almera,ku mohon percaya pada ku sekali saja!!!.”panggil Reno.
“percaya pada mu setelah semua yang kau lakukan pada ku?!itu hanya ada di dalam mimpi mu.”
karena kedua tangan nya di tahan oleh Reno,mau tidak mau Almera berhenti.
“aku...”
“aku tidak mau mendengar perkataan apapun dari mu.kau diam saja sekarang!apa kau tidak punya malu?.kau mengkhianati sahabat mu sendiri?.”sinis Almera.
diam,Reno tidak menyanggah.dia tidak bisa menyangkal karena semua perkataan yang di layang kan oleh Almera benar ada nya,tidak ada tuduhan yang bisa di banyak karena sesuai fakta.
“aku tidak mau kau terluka Almera,trauma mu belum sembuh.aku takut..."
“kau semakin memperparah nya reno.apa kau bilang barusan bahwa kah takut trauma ku kambuh?. pada nyata nya kau membuat ku mengalami trauma baru, krisis kepercayaan.”
“bundaaa...”
di tengah-tengah perdebatan nya,suara queen terdengar memecah keheningan.membuat Almera terdiam,mata nya menatap ke depan.
“bunda mau kemana?.”masih dengan mata yang terpejam, queen bertanya.
“bunda mau pergi, kau bersama om Reno sebentar.bunda akan segera kembali.”
tanpa menunggu jawaban dari Reno,Almera segera berbalik pergi dengan langkah setengah berlari.
no matter how hard humans try to cover up a truth, God is the final judge.
Reno memandang sendu ke arah Almera yang sedang berlari pergi.
“hika hiks,bagaimana bisa mereka melakukan ini pada ku!!!.ya Allah aku tidak tau semua nya semakin menyakitkan.”
Almera mulai terisak sangat kencang.kaki nya terus terayun hingga berhenti tepat di sebuah taman yang berada di dekat markas militer.
semua nya benar-benar menyakit kan!aku membenci mu dokter Davin.
Almera menggigit bibir bawahnya,menahan rasa sakit yang begitu dalam.
__ADS_1
# like komen and vote ya readers kesayangan author bidadari ayah.semoga kita tetap dalam lindungan yang kuasa.