
FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.
HAPPY READING.
Almera berjalan keluar dari ruangan milik dokter Davin dengan langkah penuh semangat.
Ayah ingin menemui ku ternyata.
Syukur mengudara dari bibir Almera, membayangkan ayah yang dulu telah mengusir nya terang-terangan dari rumah.sekarang ingin bertemu dengan nya.almera tidak sadar bahwa hanya alibi yang di beri kan oleh Anindito,agar ia meninggal kan ruangan Davin.
“di mana Davin?.”
“oh ayo lah kapten,kenapa harus seformal itu.duduk lah masih ada satu cup mie yang tersedia,kau bisa duduk di sini sembari menunggu nya.”
James menjawab santai,sembari beranjak mendekati dapur mini milik davin.lalu mulai menyeduhkan satu cup mie pedas untuk Anindito.
“silahkan di nikmati kapten,jangan sungkan-sungkan.”
“apa kau tuli?aku bertanya dimana dokter Davin!.”seru Anindito menahan amarah.
“kenapa kau marah-marah si kapten,santai saja.”sahut James masih tidak percaya.
Ah tatapan nya membuat ku membeku di tempat.
James meringis dalam hati karena tatapan Anindito kepada nya sangat menakutkan, dingin tidak seperti biasa nya.
“aku bertanya pada mu dokter!ku rasa selama ini aku tau nya kau bisa bicara tidak bisu.”
Deg.
James terdiam,jantung nya seakan bertalu-talu.
“davin sedang ada acara,dia mengisi reality show tentang kesehatan yang tayang di stasiun TV swasta.”jawab James jujur.
***
Stasiun TV.
“dan saya dokter Davin Mahendra,kami berdua pamit undur diri.stay healthy.”
Cut.
Hufhhh.
Davin menghela nafas sangat panjang.dia kali ini menjadi bintang tamu di tiga acara sekaligus di stasiun TV yang berbeda-beda.
Karena itu Davin benar-benar merasa lelah sekarang.
“kerja bagus dokter Davin,sampai bertemu nanti.”
“thank you.”
“anda mau langsung pulang ke rumah dokter?.”presenter bertanya.
“aku harus ke rumah sakit,istri dan anak ku sedang menunggu ku di sana.”jawab Davin.
__ADS_1
Terbesit rasa bangga dalam hati nya,saat menyebut dia mempunyai istri dan anak.karena memang begitu kenyataan nya,Almera adalah istri nya dan Queen adalah anak nya.
“anda sudah menikah dokter?.”tanya presenter kaget.
“sudah,hanya saja belum ku publikasi kan.istri ku tidak terlalu suka di sorot media.”jawab Davin penuh ketenangan.
Davin melangkah dengan langkah santai menuju ke dalam ruangan kerja nya.
di kedua tangan nya membawa dua kresek putih berisi persediaan bahan makanan untuk Almera beberapa bulan ke depan.
ceklek.
”dimana Queen?apa dia sudah tidur,ah aku sangat merindukan nya.”celoteh Davin.
bugh.
“awh.....”
Davin terhentak ke dinding, kresek bawaan nya langsung jatuh ke lantai.
cletak.
suara pistol mulai terpompa,membuat Davin mendongak.mata nya langsung melotot melihat siapa yang menodong kan pisau di depan kepala nya.
“kapten ada apa?.”tanya Davin shock.
bugh.
bugh.
bugh.
“kapten kau gila?!kenapa kau memukuli dokter Davin?!dia tidak salah sama sekali.”
James yang melihat Anindito memukuli tubuh Davin langsung berhamburan.menahan kedua tangan Anindito untuk berhenti memukuli Davin.
“aku harus membunuh mu dokter davin.”
“kau boleh membunuh ku tapi beri aku satu alasan kenapa kau harus membunuh ku?.”
“kau adalah suami dari adik ku sekaligus pria yang sudah menghancurkan semua mimpi yang ia bangun sudah payah.kau sumber penderitaan nya,dan bagaimana kau bisa dengan santai datang ke sini?.”
Anindito berujar geram,sebelum menghadiahi tamparan dan tendangan untuk Davin.
“uhuk...”
Davin langsung muntah darah,karena dahsyat nya tendangan yang di beri kan oleh Anindito.
“kau pasti salah faham.”james melerai.
“kau yang memperkosa adik ku bede*ah!!!.”
Anindito kembali menghadiahi Davin tinju.
tinju demi tinju di hadiahi oleh kapten pasukan khusus itu.sampai pada akhir nya Davin terkapar tidak berdaya di lantai.
__ADS_1
darah dan lebam-lebam ada di tubuh nya.kali ini Davin benar-benar sekarat,bukan nya tidak bisa melawan.tapi Davin tau ini salah.
“dav,davin.kau baik-baik?.”tanya James bingung.
“davin!bukan mata mu sekarang!.”pekik James.
“kapten!!!apa yang kau lakukan!.aku tau kau marah,tapi kau hampir membunuh Davin dia tidak pantas mendapat kan ini.”
“apa maksud mu?memang nya kau tidak tau apa yang di lakukan oleh teman mu.dia memperkosa adik ku,membuat adik ku di benci oleh keluarga besar nya di buang oleh keluarga nya!. nyawa teman mu itu tidak ada guna nya!dia tidak bisa membayar semua hal yang sudah di lakukan pada adik ku!!!.”
sebelum pergi dari sana, Anindito lebih dulu mendorong tubuh James lalu menendang nya karena kesal.
“davin!Davin kau baik-baik saja?.”
tidak mungkin aku membawa Davin pergi,ada Queen di dalam kamar.dia tidak bisa ku tinggal sendiri.
James panik,di sisi lain dia bingung karena keadaan Davin tapi di sisi lain dia tidak bisa pergi begitu saja karena ada Queen yang sedang tertidur di dalam kamar.
“james!!ada apa?.”
James menoleh,ternyata dokter ridho dan suster intan datang.
“kenapa kalian ada di sini?.”tanya James.
“intan mendengar suara gaduh karena itu dia meminta ku untuk datang kemari.apa yang kita tunggu!cepat angkat tubuh Davin!!!.”
“suster intan masuk ke dalam kamar!Queen sedang tidur,jaga dia.sampai almera datang,jangan sampai kau beranjak dari sebelah nya.”
suster intan mengangguk kan kepala nya patuh.ia segera beranjak menuju ke dalam kamar,mengamati Queen yang tertidur dengan lelap.
“ayo cepat!jangan sampai terlambat.kondisi Davin benar-benar lemah.”ajak James,memapah tubuh kekar Davin.
tubuh kekar Davin di papah menuju ke dalam UGD, kali ini James dan ridho sendiri yang mengobati sang sahabat.
***
“abang,ada apa?.”
Anindito menoleh,melihat Almera ia segera tersenyum tipis.
“loh tangan Abang terluka,kenapa?apa Abang habis bertengkar?tapu dengan siapa?siapa yang berani bertengkar dengan abang?.”
Almera mendekat ke arah Anindito,ia segera menggenggam kedua tangan sang Abang.
“abang baik-baik saja,seharus nya kau tidak khawatir.”
“bagaimana bisa aku tidak khawatir?Abang terluka sekarang.”jawab almera khawatir.
“kau sudah bertemu dengan ayah?beliau pasti sedang menunggu mu.”
“aku tidak berani masuk ke sendirian.”
“kau takut di usir ya?.”
Anindito menangkup wajah cantik sang adik.lalu,menghadiahi nya sebuah kecupan sayang di dahi.
__ADS_1
“iya,ayah tidak terlalu baik pada ku bahkan sampai sekarang.aku takut aku akan di usir.”jawab Almera lirih,karena bingung.
# Like, komen and vote ya readers kesayangan author, love you so much.