
06.30
Vida terbangun dari tidurnya dia langsung beranjak dari kasurnya menuju kamar mandi,hari ini Vida tidak ingin terlambat sekolah lagi dia sedang tidak ingin membuat masalah dengan ketua osis dingin itu.
"Selamat pagi bi."
"Pagi Non,nih bibi buatin omlet kesukaan Non Vida."sambil menyodorkan sepiring omlet.
"Makasih bibi."
Setelah selesai sarapan Vida beranjak dari meja makan,dia berjalan menuju garasi mobil.Hari ini vida tidak membawa mobil karena dia merasa tubuhnya masih lemas akhinya dia memutuskan untuk diantarkan oleh supirnya.
🚗🚗🚗🚗
Berhentilah mobil tepat didepan gerbang sekolah Nusantara,turunlah Vida dengan wajah cantiknya lalu iya berjalan menelusuri koridor sekolah.Banyak orang yang melihat iya berangkat pagi pasalnya sejak naik kelas 12 iya belum pernah berangkat sepagi ini.
"Tumben tuh cewek jam segini udah ada dilingkungan sekolah,biasanya kan selalu ada didepan tiang bendera."
Nyinyiran demi nyinyiran terlontarkan kepadanya.
"Apa lohh!mau gue sobek tuh mulut." Tegas Vida.
Lalu iya melanjutkan jalanya menuju kelas Ips2.Setelah sampai didalam kelas Vida melihat ketiga sahabatnya sedang duduk sambil berbincang asik.
"Pagi guys." Sapa Vida.
"Ini beneran Oxvida Titania Aromantika sahabat kita???."Tanya Agnes.
"Kesambet apa loh hah?."bingung Melisa
"Apaan sih kalian lebay amat."
"Lagian loh tumben aneh banget biasa nya loh kan selalu terlambat dan hari ingin loh berangkat sepagi ini." Oceh Melis.
"Gue gak telat salah,telat salah aduh heran gue emang yah cewek cantik kaya gue selalunya salah.
Ttttttt....
Bel masukpun berbunyi,menandakan kegiatan belajar mengajar akan dimulai.Tak lama Guru mata pelajaran Sejarah pun datang untuk memberikan materinya,empat sekawan itu duduk dikusinya masing-masing sebenernya mereka tidak sepenuhnya menyimak apa yang Guru terangkan bagi mereka pelajaran Sejarah adalah pelajaran yang membosankan.Karena gurunya galak saja jadi mereka mau mendengarkan.
12.00
Jam istirahat pun telah tiba, empat sekawan pun keluar dari kelasnya. Di tengah perjalanan Vida bertemu dengan Tya,lalu iya berpapasan dan yang dengan sengaja menabrak bahu Vida membuat Vida dan para sahabatnya menoleh ke arahnya.
"Maksud lo apa?."tanya Vida.
" Oh sorry gue nggak sengaja. "Jawab Tya.
__ADS_1
" apa lo bilang nggak sengaja, emangnya gue buta? Jelas- jelas lo tadi sengaja kan?."
"Koh loh nyolot sih sama gue?."
"Udah-udah Vid biarin aja cewek gak jelas kaya dia mah." Ujar Melisa " Mending kita pergi aja."lanjutnya.
Ketika Vida dan sahabatnya pergi meninggalkan geng Tya tiba-tiba dia berteriak kepada Vida.
"Dasar cewek murahan."
Mendengar ucapan tersebut vida langsung berbalik arah dan berjalan ke arah Tya dan seketika tangan vida menampar pipi kiri Tya, Hal tersebut membuat Tya merasa kaget dan marah, kini pipinya terasa panas karena tamparan itu.
"Jaga ucapan loh yah, berani-beraninya loh ngomng kaya gituh sama gue,loh belum tau gue siapa?."
" Gue tau loh siapa?loh adalah Oxvida badgirl yang sering buat onar disekolah dan yang paling penting adalah cewek yang suka rebut pacar orang." Jawab Tya
"Hajar Ya." Ucap Khonita dan Devia
"Maksud loh apa?."
"Loh sukakan sama Ardi???."
"Loh gila kali yah,yang ada gue benci sama dia."
"Alah munafik loh,gue tau loh suka kan?kemarin gue liat loh boncengan sama Ardi."
Vida hanya tersenyum sinis,dia tidak menyangka kejadian kemarin dengan Ardi banyak yang melihatnya termasuk Tya.
"Udah Vid kita pergi aja ayo jangan memperburuk keadaan." Ujar Merisa Melisa dan Agnes.
"Gue gak mau."sambil melepaskan pegangan tangan Melisa.Lalu iya berjalan kearah Tya.
Vida kembali menampar pipi Tya kini keadaan semakin memanas sahabatnya tidak tau lagi dengan cara apa mereka dipisahkan,datanglah Guru BK yang kebetulan lewat dan melihat ada kerusuhan didepan kelas IPS 2.
"Ada apa ini?." Tanya guru BK "mau jadi apa kalian ini hah?kalian ini cewek gak baik tampar-tamparan kaya gini, ikut saya sekaran keruang BK."
"Tapi pak." Jawab Vida dan Tya bersamaan.
"Tidak ada tapi-tapian ikut saya sekarang." Tegas guru Bk.
Ketika didalam ruang Bk Vida dan Tya saling beradu mulut tentang masalah ini.
"Bisa diam tidak kalian?."bentak guru BK."kalian tuh sudah kelas 12 harusnya kalian bisa jadi contoh yang baik buat adik-adik kelas kalian bukan malah pada berantem kaya gini mau jadi apa kalian ini hah?kalian mau jadi preman iya?." Ujar Guru BK.
"Tapi dia yang duluan nampar saya Pak!."
"Dia juga yang duluan bilang saya murahan Pak."
__ADS_1
"Memamg kenyatanya seperti itu."
"Tuh Pak,Bapak bisa bisa lihat sendirkan?."
Dengan sedikit menggebrakan meja dan dengan nada tinggi Guru BK berbica "Bisa diam tidak kalian? Saya belum selesai bicara."
Akhirnya kedua murid terdiam tak bersuara sedikitpun karena mereka takut dengan marahnya Guru yang super duper galak ini.
"Saya akan kasih kalian surah pemanggilan orang tua,dan kamu Vida sebisa mungkin orang tuamu besok hadir karena setiap kali Bapak memberikan surat panggilan kepada orang tuamu Bapak dan Ibumu tak pernah hadir. Harus nya mereka bisa hadir dan melihat tingkah anak semata wayangnya seperti apa jika berada dilingkungan sekolah."
Vida hanya terdiam sambil menundukan kepala dan menjawab "IyA Pak."
"Ya sudah kalian berdua bisa pergi sekarang." Perintah Guru BK.
Setelah diberi surat pemanggilan orang tua mereka akhirnya keluar dari ruangan itu. Diluar sudah ada Melisa Merisa dan Agnes disebelah mereka ada Khonita dan Devia teman Tya.
"Lo gak papak kan Vid?,gue kawatir sama loh."ucap Melisa.
"Gue juga kawatir sama loh ini udah kesekian kalinya loh dipanggil Guru BK." Timbal Merisa.
Agnes hanya diam saja melihat sahabat-sahabat nya itu berbicara.
"Gue baik-baik aja guys,gue udah biasa tenang aja kalian kan tau kerjaan gue adalah keluar masuk ruang Bk." Ujar Vida sambil tersenyum.
Ketiga gadis disebelahnya hanya menatap mereka dengan tatapan tak suka dan pergi begitu saja.
"Dasar orang gak waras gue jambak juga loh." Geram Merisa.
" Hahahaha,loh lucu Mer kalo lagi marah." Ujar Agnes.
Merisa hanya menatapnya sebal dan kedua sahabatnya itupun ikutan tertawa melihat kemarahan Merisa,pasalnya mereka belum pernah melihat Merisa semarah ini.
Akhirnya mereka bertiga memutuskan untuk pergi kekelas saja karena waktu istirahat telah usai.
14.30
Bel pulang pun berbunyi anak-anak Nusantara berhamburan keluar kelas menuju parkiran,bagi Vida hari ini adalah hari sialnya pasalnya tidak mendapat hukuman dari Ardi si ketos dingin itu malah mendapat hukuman dari Guru BK karena ulahnya dengan Tya.
Vida dan tiga sahabatnya keluar dari kelas mereka berjalan menuju depan gerbang, sesampainya didepan gerbang mereka berpisah karena Vida sudah duluan dijemput oleh Mang Jono.
"Dahhh guys gue duluan yah."sambil melambaikan tangannya.
"Dadahhhhhh.....
Oxvida Titania Aromantika
__ADS_1
Bersambung......
Jangan lupa vote, komen and like yah teman terimakasih 💝