Bajingan Kesayangan

Bajingan Kesayangan
PART 36


__ADS_3

**Warning! part ini lebih banyak dialog.


-Happy reading-


"Sayang. Dengar? Selama ada aku disisi kamu. Siapun gak bakalan bisa nyentuh kamu" gue merinding banget denger nya.


Seperti nya ini bakalan menjadi awal keposesifan Kaisar Satria Shawn dimulai. Yang kemaren-kemareng anggap aja pemanasan.


"Kita balik ke kostan aja" tiba-tiba gue bersuara dan itu berhasil bikin kai balik natap gue.


"Kamu mau aku tidur dikamar kamu?" ucap nya polos


"Loh.. Loh.. Kok tidur kamar aku?" gue kaget banget saat kai ngomong mau tidur dikamar gue


"Aku kan udah janji pengen jagain kamu selama 24 jam sayang" rengek nya dengan sedikit manja. Gemesh gue pengen nyubit


"Iya tapi ga gitu juga sayang" gue ngerengek balik ke dia. Emang dia doang yang bisa manja? Gue juga kali.


"Gimana gimana?" ucap nya pura-pura budek


"Apa? " giliran gue pura-pura bego


"Itu, tadi kamu bilang apa?" kai menghentikan mobil nya. Dengan antusias dia natap gue.


"Aku bilang pulang ke kost aja"


"Bukan, yang barusan itu" Kai nanya sembari kedip kedip gitu, aduh geli gue.


"Apaan sih kai, aku gak bilang apa-apa" gue jauhin wajah kai yang mulai mendekat kearah gue.


"Yah" balas nya dengan lesu. Pandangan yang tadi nya antusias berubah jadi tak bergairah.


Gue gak mau ganggu mood dia, gimana pun kai udah selamatin gue dari daniel. Gue harus nya berterimakasih ke dia, bukan malah bikin kesel dia.


"Jangan ngambek ya sayang" bujuk gue sembari mengusap tangan nya pelan.


Detik berikut nya wajah kai berubah menjadi merah semu "Akhirnyaa.. " lega nya dan langsung mencium tangan gue.


"Tau gak, aku merinding banget kamu bilang gitu" Kai mandang gue masih dengan keadaan mencium tangan gue.


'Kai bukan lo aja yang merinding, gue juga gak kuat denger kata sayang dari bibir sexy lo kaii' teriak batin gue


"Masyaaa?" ledek gue dan itu berhasil membuat pria yang berada disamping gue tersenyum lebar sembari mengigit bibir bawah nya.


"Jangan gemesin gitu" timpal nya sembari nyubit pelan pipi gue


"Kenapa? Ga boleh?" ucap gue kesal, saat gue pengen manja malah ga dibolehin dia.


"Jangan sekarang, nanti aja di apartemen aku" Balas nya cepat sembari lirik gue sekilas


"Kenapa harus diapartemen kamu? Kamu jangan aneh-aneh ya kai"

__ADS_1


Dia tertawa puas saat gue ngomong gitu. Pandangan nya yang tajam dan senyum nya yang indah buat gue terhipnotis dan gak bisa lagi buat ngomong apapun.


Walaupun begitu, saat ini gue beri kepercayaan seratus persen pada kaisar tapi gue masih harus was-was dari kai. Manusia bisa berubah-rubah kan?


Gue harap kaisar bener-bener tulus jagain gue. Gue gak ada siapa-siapa disini. Bahkan orang yang selama ini gue percaya pun seperti daniel malah kecewain gue


Gue lihat kai natap gue sembari melemparkan sebuah senyuman ke gue "Aku gak bakal aneh-aneh"


Gue juga tersenyum, menyambut hangatnya senyuman yang dari tadi sudah terukir dari bibir kai. Entah lah, suara debaran jantung gue terdengar lebih kencang dari pada suara alunan musik yang diputar oleh kai dimobil nya.


Pandangan gue tak lepas dari wajah kai. Mungkin ini perasaan takjub atau hanya gue yang terlalu berlebihan saat melihat kai saat ini.


Demi apapun malam ini Kaisar Satria Shawn benar-benar membuat seluruh tubuh gue menjadi aneh, jantung gue yang tak karuan dan nafas gue tak beraturan.


Gimana gak bikin gue kejang-kejang coba. Kemeja hitam panjang yang di gulung hingga lengan dengan dua kancing atas terbuka memaparkan dada bidang dari seorang Kaisar satria shawn.


Tak lupa, rambut nya yang biasanya sangat rapi sekarang menjadi acak-acakan diiringin dengan deruan keringan yang masih mengalir di wajah nya.


Seksi bukan?


Gue pengen teriak kencang saat ini menggambarkan jutaan pesona nya malam ini tapi gue takut disangka cewek gila.


"Aku ganteng ya?" tiba-tiba suara kai bikin jantung gue berdetak lebih keras dari awal nya. Yah! Gue ketangkap basan perhatiin dia dari tadi.


"A-anu.. Itu" sialan. Gue malah buntu mau jawab apa


"Anu aku kenapa?" timpal nya kaget sembari mengalihkan pandangan nya pada celana nya dan mengecek disana. Sumpah absurd banget.


"Terus anu aku yang mana?" balas nya juga dengan panik.


"Ih kai, udah deh.. Jorok banget otak kamu" gue kesel banget kalau kai udah aneh-aneh.


"Loh, kok aku yang jorok? Kan barusan kamu yang bilang anu aku" ok sip, kali ini gue kalah sama Kaisar Satria Shawn.


Gue gak jawab, gue milih buat mijit kepala gue pelan sembari atur nafas biat gak kebawa emosi ngomong sama raja po*no kaya Kaisar.


"Jadi gantian nih yang ngambek?" ledek nya sembati colek-colek pipi gue.


"Ih apaan sih, nyetir aja sana" timpal gue kesal.


Terdengar tawa kecil dari sebelah gue yang pasti nya itu tawa dari Kaisar Satria Shawn yang berhasil jahilin gue. Gue gak mau liat. Gue kan lagi ngambek.


Drrtt


Drrtt


Tiba-tiba handphone gue bunyi. Ini handphone yang khusus buat terima telfon aja gak bisa telfon balik karna udah eror, biasa nya gue pake smartphone buat telfon orang-orang.


Berhubung smartphone gue di buang daniel sialan. Gue jadi gue mau gak mau pake hape ini dulu. Sialan.


Gue check siapa yang telfon gue. Sully? Ngapain?

__ADS_1


"Ya halo"


"Tal, lo dimana?"


"Eh ini, lagi dijalan" gue bingung mau jawab apa, gue gak mungkin bilang kalau gue lagi dimobil bareng kai


"Tal, lo bisa bantuin gue gak?" terdengar suara sully sedikit panik


"Lo kenapa?" gue juga malah ikutan panik


"Ini, si boby kecelakaan" ucap nya dengan sedikit terisak


"Kecelakaan? Dimana? Terus keadaan boby sekarang gimana?" gue panik banget saat denger pemilik kolor 'gussi' itu kecelakaan.


"Entar deh gue ceritain, lo kesini aja dulu"


"Ok, sekarang lo dimana?"


"Dirumah sakit Kartini"


"Yaudah, gue kesana"


"Iya, buruan"


"Bawel lo" teriak gue


Gue langsung matiin telfon dari sully, kasihan sully. Pasti panik banget saat ini, gue gak kebayang kalau kai yang berada di posisi boby


Amit amit!


"Dari siapa? Boby siapa? Yang kecelakaan siapa?" baru aja gue tutup telfon dari sully, beberapa list pertanyaan juga mulai di berikan pria posesiv yang berada disebelah gue.


"Telfon dari sully, boby itu cowok nya sully, yang kecelakaan boby. Puas?" kesal gue


"Belum" balas nya singkat diiringi dengan seringai nya. Situasi gini masih sempat-sempat nya jahilin gue.


"Terserah deh, mendingan kita kesana sekarang. Buruan" teriak gue tak sabaran.


"Iya..Iya" timpal nya sembari memutar stir mobil nya kerumah sakit kartini.


..




Visualisasi Mas Kaisar Satria Shawn dan Dedek Krystalira Amanda


KUTUNGGUUUUU...


LIKE DAN KOMENNYAAA JANGAN LUPAAAA WEEEII.. AYAFLUUUU..

__ADS_1


__ADS_2