Bajingan Kesayangan

Bajingan Kesayangan
PART 40


__ADS_3

 


Happy Reading


 


Oke, gue punya ide bagus kali ini!


"Jadi kamu mau aku seksi?" Gue ngomong dengan sedikit menggoda ke dia.


Kai yang merasa aneh mendongak menghadap gue, kaisar mengangkat satu alis nya keatas "K-krys?" ucap nya ragu-ragu


"Pengen aku buka celana?" gue jalan kearah dia sembari sedikit mengangkat dari sudut baju gue keatas.


"B-bukan gitu, m-maksud aku cu-cuman" ucap nya terputus saat tangan kanan gue membungkam mulut seksi Kaisar Satria Shawn.


"Cuman apa sih sayang? Mana nih Kaisar yang mesum?" bisik gue pelan tepat ditelinga Kaisar Satriq Shawn


"K-krys k-amu jangan aneh-aneh deh" kai ngomong terbata-bata sembari lirik-lirik gue.


"Aku gak aneh-aneh" celetuk gue disela-sela aktivitas gue yang semakin mepet dideket kai


"K-krys, Kamu jangan bangunin singa tidur ya" Kai yang semakin gugup terlihat berusaha mengotrol dirinya.


"Singa? Mana singa? Aku gak liat?" ledek gue


"K-krys plise deh, aku itu cowok normal" ucap nya sembari menutupi diri nya dengan kedua tangan.


"Seberapa normal sih. Kaisar Satria Shawn?" ledek gue sembari mengedipkan sebelah mata gue.


Detik berikutnya Kaisar Satria Shawn ini bangkit dari posisi nya dan beralih kini **** gue. Gue yang kaget tak mampu lagi bicara sepatah katapun.


"Sekarang singa udah bangun" bisik nya pelan di telinga gue. Gue bergidik ngeri.


"K-kai" omongan gue terputus


"Sekarang kamu harus lebih hati-hati" timpal nya


Giliran gue yang dibikin mati kutu oleh Kaisar Satria Shawn. "A-ku cuman" ucap gue terputus saat bibir kaisar mendarat indah tepat pada bibir gue.


Ini bibir yang dulu juga pernah mencium bibir gue, benar. Ini bukan lah yang pertama bagi gue melainkan sudah yang kedua kali kaisar menciumi bibir gue.


Namun kali ini beda, jika dulu hati dan perasaan gue selalu mengumpat jika disentuh oleh kai, cacian dan makian selalu terucap saat dulu kai maksa gue buat melakukan hubungan haram itu.


Tapi sekarang, seolah gue menikmati setiap kecupan dari Kaisar Satria Shawn. Bibir tebal nan sexy dengan telaten menjelajahi mulut gue.


Cukup lama kita bergelut seperti ini, pakaian gue yang sudah mulai lusuh tak menghentikan semua itu. Kai yang semakin liar makin menghanyutkan gue untuk melakukan lebih.


Gue yang terhanyut seolah juga memberi akses kepada Kaisar untuk memperdalam ciuman nya. Ini nikmat. Bibir Kaisar menggairah kan.


Entah sejak kapan gue juga telaten membalas ciuman dari Kaisar Satria Shawn. Ini gila. Gue bisa gila dengan gairah malam ini.


Saat gue masih menikmati permainan dari Kaisar.


Tiba-tiba Kaisar berhenti menjalankan aktivitas nya. Dan beralih untuk bangkit dari posisi kita tadi. Gue menggernyit bingung, ada apa?


*Apa gue gak menggairah kan bagi dia?


Apa karna gue bukan wanita yang dia mau*?

__ADS_1


Hati gue bertanya-tanya kali ini, Kaisar yang mulai duluan menghentikan aktivitas kami tadi, masih tidak bergeming sedikit pun.


Gue yang hampir mabuk kepayang karna tehenti nya gairah dasyat gue hanya menatap nya bingung, bagaimana bisa raja singa ini tidak menghabisi gue malam ini.


Detik berikut nya Kaisar menatap gue sendu "Maafin aku" kata itu terlontar pelan tapi masih bisa gue dengar.


Gue yang masih tidak mengerti hanya mengernyitkan dahi "Untuk?"


"Aku hampir ngerusak kamu lagi, aku udah janji mau jaga kamu"


Deg


Gue ternyuh saat denger ucapan polos tapi tidak di buat-buat oleh Kaisar Satria Shawn ini. Terlihat persis dari raut wajah nya penuh dengan penyesalan.


Bahkan gue sendiri hampir lupa kalau gue sudah berjanji kepada Kaisar buat ngejaga diri gue. Dan dia menepati janji nya.


Gentle.


Entah kenapa gue semakin cinta kepada pria yang saat ini bersusah payah menahan gairah nya, terlihat jelas wajah Kai yang bersusah payah menahan aktivitas seksual nya malam ini.


Gue sangat tahu, pria pasti akan terasa sangat sakit menahan gairah bercinta jika tidak mengeluarkan cairan nya. gue denger itu dari sully.


Gue tersenyum kecil "Aku sayang kamu" ucap gue tanpa ragu kearah Kaisar.


Terlihat Kaisar sedikit kaget saat mendengar ucapan singkat dati gue. Kaisar yang kaget membulatkan kedua bola mata nya dengan mulut sedikit terbuka.


Kaisar masih diam sembari mengedip-ngedipkan matanya, gue yakin Kai saat ini pasti sangat kaget dengan pernyataan singkat gue berusan.


Jelas, itu pernyataan pertama yang gue ucapkan kepada Kaisar Satria Shawn. Sebelum nya gue selalu menyangkal namun kali ini gue mengucapkan tanpa ragu.


"Kamu serius?" Kai menggenggam erat tangan gue.


Dingin. Tangan Kai beberapa detik yang lalu masih terasa panas pada pada kulit gue. Sekarang malah berubah menjadi dingin bak es kutub.


"Aku bahkan lebih sayang kamu" ucap kai sembari mengangkat dagu gue dengan sebelah tangan nya.


Gue tersenyum, menurut gue ini adalah hal paling romantis yang pernah gue rasakan, titanic mah lewat.


Kai menggengam erat kedua tangan gue "Kamu harus jadi pacar aku" Ucap nya pelan tapi dengan sedikit penekanan.


Ucapan dari Kaisar terdengar sedikit memaksa saat dia bilang 'Harus jadi pacar aku' dan pasti nya nggak ada kata penolakan dari ucapan nya itu.


"Pilihan jawaban nya apa?"


"Mau atau mau banget" persis dengan fikiran gue, tak ada pilihan penolakan dari sini.


Gue menatap mata nya, tersenyum tipis " Aku sangat mauu" ucap gue kearah Kaisar Satria Shawn.


Detik berikut nya Kaisar menarik gue untuk terjun bebas pada pelukan nya. Aroma nya yang menenangkan bisa gue hirup dalam-dalam.


"Jangan pernah tinggalin aku" bisik nya pelan di antara perpotongan leher gue.


Gue tersenyum didalam dekapan pria yang telah resmi menjadi pacar gue ini "Harus nya aku yang bilang gitu"


"Karna aku gak akan pernah lakuin itu" balas nya segera.


Deg.


Setiap ucapan manis dari Kai selalu sukses membuat detak jantung gue menjadi seribu kali lebih cepat dari biasa nya.

__ADS_1


Bahkan senyum tak henti-henti nya terukir dari bibir gue. Gue mengeratkan pelukan dari Kaisar. Ini terlalu nyaman.


Kai membalas, kai juga mengeratkan pelukan dari kami berdua. Seolah tak ingin melepaskan ikatan ini. Kai makin menenggelamkan kepala nya pada perpotongan leher gue.


Cukup lama kita seperti ini, diantara gue dan kai tak ada yang ingin melepaskan pelukan ini duluan.


"Tipe cowok kamu kaya apa?" tiba-tiba kaisar bersuara dibalik perpotongan leher gue. Geli.


"Kenapa tiba-tiba?" Tanya gue, karna tiba-tiba kai nanyain hal seperti itu.


"Aku pengen tau" balas nya masih dalam posisi awal.


"Hem.. Bertanggung jawab, bijaksana, taat beribadah dan sayang keluarga" ucap gue


"Bentar-bentar" potong nya


"Kenapa?"


"Kamu lagi ngomongin aku ya?" timpal nya kegeeran. Gue tertawa tertahan.


"Jangan geer kamu"


"Aku gak geer. Sayang" ucap nya pelan sembari mengecup pelan leher gue. Geli banget.


"Tapi aku mau kamu, tetap jadi diri kamu" potong gue


"Maksud nya?"


"Aku mencintai kamu apa adanya, tanpa harus jadi siapa-siapa"


Kai melepaskan pelukan kita "Sejak kapan kamu pinter gombal?" ledek nya. Disaat melow gini. Masih sempat-sempat nya ledekin gue.


"Sejak kamu selalu ngerdusin aku" balas gue sembari cubit t*te kai. Rasain.


"Awww" rintih nya kesakitan sembari pegang t*te nya yang gue cubit.


"Sakit sayang." lanjut nya dengan mengusap-ngusap t*te nya yang gue cubit. Detik berikut nya kai natap t*te gue. Gue yang sadar itu langsung aja menutup **** gue dengan tangan.


"Kenapa? Mau bales?" kesal gue.


Kai memutar mata nya "Gak enak kalau sekarang" ucap nya cepat kemudian berdiri ninggalin gue.


"Kamu bilang apa? Gak enak?" teriak gue kesal


"Ampunn"


"Hey.. Hey mau kemana?" teriak gue.


"Toilet, mau ikutt? Nanti kalau ikut gak bisa keluar" balas nya dari kejauhan.


Emang dasar otak nya Kaisar terbuat selangkangan uler, makanya jorok mulu. Selalu berakhir begini kalau ngomong sama Kaisar.


...


BERIKAN TANDA CINTA KALIAN ADA NOVEL INI BERBENTUK KOMENTAR DAN KLIK LIKE NYA MAN TEMAN..


*Visual Kaisar Satria Shawn ketika singa nya udah bangun.


__ADS_1


*Kalau yang ini dedek Krystalira Amanda yang berhasil bangunin singa tidur



__ADS_2