Bajingan Kesayangan

Bajingan Kesayangan
PART 49


__ADS_3

HALLO, AKU UPDATE CEPAT KARNA SENENG LIAT RESPONE KALIAN.. BUAT YANG BILANG TULISAN KU TERLALU KASAR DAN TERLALU FULGAR MAAFKAN AKU YA, AKU GAK BISA GANTI BAHASA NYA KARNA EMANG GAYA PENULISAN AKU YANG KAYA GINI..


happy reading..


...


Gue potong omongan sully " Kalau gue sama kaisar itu emang gak bakal pernah akur!!" ucap gue lantang dan tanpa ragu


"Gak akur gimana yang?"


Tiba-tiba suara bariton yang barusan gue omongin ini muncul dari balik pintu kamar rawat inap boby. Gue syok dan mati kutu tiba-tiba denger suara tersebut menggema dalam kamar rawat inap boby.


Dan tubuh gue makin kaku saat yang mempunyai suara bariton itu jalan semakin dekat kearah gue. Mampus lo krystall..


'Lebih baik lo mati aja tal' batin gue prihatin


"APA? YANGGG?" teriak kak victoria tak percaya?


"Enghh.. Anu" sudah jatuh tertimpa tangga, itulah pepatah yang bisa menggambarkan perasaan gue saat ini.


"Ya udah sih tal, ngaku aja" celetuk sully dari kutub utara sana dan itu bikin gue makin kejang-kejang.


"Ngaku apaan sih" elak gue


"Kasian deh mas Kaisar yang ganteng dan tajir melintir gitu gak diakuin"


"Lah guee? Si boby udah jelek, bokek, ompong lagi, masih gue rawat meski udah hampir skarat" celetuk nya panjang lebar, nih anak emang gak pake mikir dulu kalau nyablak.


"Woy ini maksud nya gimana?" Kak vict yang saat ini kebingungan meminta penjelasan


"Eh, ini kai lagi nyanyi lagu NOAH 'Yang.. Kemarin ku melihat mu, kau bertemu dengan nya" timpal gue sembari mempraktekkan lagu tersebut dengan jenaka. Gue yakin Kai pasti ilfeel banget, tapi apa boleh buat.


"Wah lo keterlaluan tal, itu bukan lagu NOAH gobl*k" kesal sully


"Eh bukan ya?" yaampun double deh hari ini kesialan gue. Udah nyanyi suara gue gak enak, salah sebut nama band nya lagi.


"Ya bukan lah, jelas-jelas itu lagu WALI" timpal nya semakin parah


"Lah anj*rrr sama aja.. Itu lagu ARMADA oon" Teriak Joy yang dari tadi berperan sebagai figuran mulai memainkan peran (?)


"Woy jelasin dong. Ini maksud nya gimana? Becanda aja nih" teriak kak vict yang semakin naik darah.


"Udah tal, bilang aja" kali ini sully kembali memancing amarah gue


"Apa sih"


"Lo pake boong sih"


"Gue gak bohong"


"Yaudah biar gue aja yang bilang" ujar sully bersiap-siap.


"Mau mati lo?" ancam gue


"Kalian kenapa sih?" Kaisar satria shawn yang dari tadi hanya bengong melihat tingkah gue and the gang mulai buka suara


"Mas, jelasin dong maksud mereka apa? Gak mungkin kan kalian pacaran?" ujar kak victoria dengan manja


kak victoria yang penasaran mulai mempertanyakan hubungan gue dan kai. Sementara gue hanya bisa berharap semoga kaisar kali ini sepemikiran sama gue buat sembunyiin dulu hubungan kita.


Bukan tanpa alasan, gue belum mau publikasikan hubungan gue dan kaisar karna takut anak-anak pada kecewa dan menghindar sama gue. Gue takut jadi bahan ledekan mereka, karna mereka tau nya kalau gue benci banget sama kaisar.


Gue gak bisa bayangin gimana ekspresi mereka setelah tau kalau gue dan kaisar ada hubungan? Siap-siap deh gue dapat sianida berjamaah dari mereka.


"Iya, kenapa?" jawab kai tanpa ragu


Tamatlah riwayat gue.


"Pa-pacaran gi-gitu?" teriak kak vict tak percaya


"Iya" balas kai singkat.


"Ci-cium ciuman gi-gitu??" tanya kak vict yang bikin gue malu sendiri denger nya.


Kai mengerutkan dahi, merasa aneh dengan pertanyaan kak vict "Kalau iya kenapa?" balas kai lagi. dan seketika gue mati kutu denger omongan nya


"GUE GAK TERIMA" teriak sully dari belakang dan itu ngagetin gue dan semua orang yang ada diruangan ini


Gue menggernyit bingung, kenapa bisa nih siluman jadi marah lagi ke gue ya? Bukan nya dia udah tau? apa bipolar nya kambuh lagi?


"S-sul?" ujar gue gugup

__ADS_1


"Hehe.. Becanda kok, lemesin aja shayy.. Tegang banget" celetuk nya dengan jenaka. Dasar siluman kadal.


"Mas apa yang kamu bilang barusan beneran?" kak vict yang tak perpengaruh dengan candaan sully kembali lirih menatap kai.


"Salah saya dimana ya?" ucap kai formal, gue mengernyit bingung. Ternyata kaisar bisa ngomong formal juga, beda kalau ngomong sama gue ngomong nya mesum mulu.


"Mas, Mas kai denger gak?" lirih kak vict.


"Apa?" ujar kai bingung


"Bunyi hati aku, 'KREK' gitu mas bunyi nya.. hati aku rapuh mas" ucap kak vict, gue yang tak habis fikir dengan drama anak kosan gue hanya bisa memperhatikan secara seksama. Walaupun jantung gue mau copot.


"Hah?! Ini kenapa? Aku nggak ngerti" ucap kai sok polos. Padahal dia tau kalau semua anak kostan tergila-gila sama dia.


"Masa mas gak ngerasain? Cinta aku dalam loh buat mas" sumpah, gue jijik banget denger omongan kak vict. Perasaan kemaren sully gak gini amat deh.


"Jangan ngawur kamu" ledek kai


"Aku ngak ngawur mas, tiap hari aku hampir mimpi basah karna mas" ujar nya lirih, bak drama azab di indosiar.


"Kak, lo lucinta luna?" celetuk sully, hanya dibalas tatapan tajam dari kak vict


"Tama dong kak, kayak aku mimpi batah teyus ehehe" tiba-tiba suami siluman kadal si motol beat juga ikut nyeletuk.


"Berisik, bisa diam gak lo bob? Gue botakin baru tau rasa lo"


"Gak usah maki-maki laki gue juga lo nenek lampir" kesal sully. Gue semakin yakin kalau sully sayang banget sama boby.


"Maka nya, laki lo suruh diem" kesal kak sully


"Lo aja tuh yang diem, godain laki orang di depan bini nya.. Dasar pelakor lo" timpal sully yang menggebu-gebu.


"Siapa? Siapa bini nya mas kai?"


"Tuh di belakang lo, si krystal yang udah jelas-jelas diakuin lansung dari mulut mas kai" amarah sully semakin menggebu-gebu. Gue mengernyit bingung. Kenapa malah si sully yang berantem sama kak vict.


"Gak mungkin, mas kai pasti cuman ngeprank gue" teriak kak vict percaya diri


"Halah, gak guna juga ngeprank lo kak.. Gak dapet apa-apa juga"


"Siapa bilang? Hadiah ngeprank gue, mas kai bisa dapetin seluruh hati gue dan jiwa raga gue"


"Pasti mas kai gak nolak? Ya kan mas? Nanti malam akan jadi malam yang special buat kita" ujar kak vict percaya diri


Gue tarik tangan kai buat mendekat kearah gue, gue lirik sekilas terlihat jelas senyum tertahan yang terukir pada mulut kaisar. Pasti kai lagi kesenengan karna jadi bahan rebutan.


"Eh jangan lancang lo tal" teriak kak vict


"Lo kali kak, yang lancang "


"Kok jadi gue?"


"Yaiyalah, kan dia pacar gue!"


"Lo halu banget sih tal"


"Ngaca please"


"Gue udah cantik, gak perlu ngaca"


"Cintikin jigi ninik giwi (cantikan juga nenek gue)" celetuk sully diantara perdebatan panjang gue dan kak vict.


"Diam lo" ujar gue dan kak vict serentak


"Okee, Lanjootttt" teriak sully


"Mau dong dilebutin" celetuk boby tanpa dosa


"Sadar bob lo miskin" bisik sully yang juga kedengeran sama gue


"Eh iya ya" ucap nya sadar


"Kalian gak kasian apa sama si boby yang lagi sakit? Masa berantem disini?" kali ini kai berusaha mengalihkan topik diantara gue yang api kompor dengan kak vict yang api neraka.


"Kasian itu sama aku mas, padahal aku udah beliin kamu boxer gambar angry birds, doraemon dan tedy bear pas lagi liburan di bali"


"Aku belum sempat ngasihin ke kamu, karna kita jarang eh salah deh, hampir gak pernah ngomong berdua"


"Tiap aku cariin, kamu malah gak ada. Pas aku tungguin pulang kerja kamu malah dikamar langsung tidur" curhat kak vict


"Udah kak, lo simpen aja boxer gambar angry birds, doraemon sama tedy bear yang elo beli pas lagi di bali.. Mas kai alergi pake boxer murahan yang harga nya seratus ribu dapet tiga"

__ADS_1


"Maksud lo?"


"Iya, kolor nya mas kai kan selevel Balenciaga, harga nya bisa lunasin hutang mantan gue eh bokap lo seumur hidup" celetuk nya


Gue jadi gelagapan pas sully dengan polos nya bocorin merek kolor kaisar, kaisar pasti kaget sully tau dari mana tentang merek kolor nya


"K-kok bisa tau kolor aku?" kai langsung melirik gue yang sudah berkeringat dingin


"Bu-bukan b-ukan aku" elak gue


"Terus?"


"Aku sendiri mas yang ngintipin kamu lagi mandi hehe" ujar sully diiringi tawanya


"HAH??" kai kaget bukan main


"Gak lah mas, becanda kali.. Kan waktu itu kolor mas ketinggalan" cerocos sully yang bikin gue shock dan buru-buru gue potong.


"Su-sully liat kolor kamu pas ketinggalan di jemuran" alasan gue. Semoga kak vict dan joy gak curiga.


"Kok gue gak pernah liat ya?" ujar joy


"Sungguh malang nasib mu nak" timpal sully sembari menggeleng-geleng


"Kak vict, kolol nya hibahin ke aku ajah" potong si motol beat


"Ogah, mending buat mang juned" kesal kak vict


"Ngapain sih pake minta segala, kan lo ada kolor gucci bob" celetuk sully


"Gussi cayang" ujar boby memperbaiki perkataan sully


"Eh iya, gussi" ralat nya pelan.


Emang dasar pasangan ajaib nih si siluman kadal sama motol beat bekas.


...


"Ciee yang cemburu?" kai menatap mata gue lekat-lekat


"Nggak lah, geer banget kamu" elak gue yang gal berani natap mata tajam Kaisar.


"Masa?" Kaisar menggenggam erat tangan gue dan mengusap pelan disana


"Iya kai" ujar gue pelan


"Aku gak percaya"


"Yaudah"


"Terus kenapa kamu jadi jutek gini?" kaisar yang merasa aneh dengan prilaku gue sesaat pulang dari jengukin boby mulai curiga


"Aku gak jutek"


"Sayang, kamu jangan bohong ya?" Kai mengangkat rahang gue pelan dan mempertemukan kedua mata kita.


Gue gak bisa bohong kalau situasi nya seperti ini" Kamu nya sih, diem aja pas kak vict ngerayu kamu" rengek gue pelan


"Tuh kan, kamu cemburu" tebak nya diiringi dengan tawa nya yang mempesona


"Ih, kaisar" rengek gue lagi


"Aku cuman pengen liat gimana reaksi kamu kalau lagi cemburu" ujar kai mencubit pelan hidung gue.


"Kamu nya aja yang ganjen" kesal gue.


"Aku ganjen kan cuma sama kamu" timpal nya sembari tak henti menatap gue


"Ih mesum"


"Kok mesum? Aku kangen tau"


"Jangan pura-pura kangen deh!" kesal gue


"Aku gak pura-pura sayang, aku peluk ya?" kai manis banget saat minta izin dulu buat peluk gue.


"Gak boleh"


"Yaudah aku peluk Victoria aja"


"KAISAAAARRRRR"

__ADS_1


...


__ADS_2