
Selesai solat magrib shima dan nana sibuk di dapur bikin cemilan di recoki oleh alvan yang "katanya" ingin membantu.
"Kak nana sini alvan yg aduk." sambil
Meraih sendok yg nana pegang.
"ehhh gak usah biar kak nana aja,
Alvan duduk manis, nanti kita makan
Jus sama popcorn ini bareng2, oke?"
Nana mengedipkan sebelah matanya ke alvan.
"Oke deeeehhh alvan jadi mandornya
Kak nana sama atteh aja kalo gitu."
Alvan duduk manis di kursi.
"Naaahhh gitu dong, sayangnya atteh duduk aja ya? hmmm gimana klo duduknya sambil
Sambil nyanyi balonku? kak nana mau
Denger alvan nyanyi katanya."
"Waaahhh alvan udah pinter nyanyi?
Kak nana boleh denger gak?" ucap nana antusias.
"hmmm iya deh alvan nyanyi biar
dapurnya jadi rame."kata alvan nyengir.
ehm..ehmmm
Balonku ada lima
rupa-rupa warnanya
hijau kuning kelabu
merah muda dan biru
meletus balon hijau
Dooorrrrrr
Sengaja part 'dorr' suaranya lebih kenceng,
shima dan nana pura2 kaget, dan itu bikin alvan tertawa.
"Naaahhh jus sama pop corn nya udah jadi, alvan bawa popcorn nya ke ruang tv ya?
Kak nana yg bawa jus nya."
Alvan membawa toples berisi popcorn,
dia paling antusias mau nonton padahal
bentar lagi alvan teler, matanya udah terlihat mulai ngantuk.
__ADS_1
Shima dan nana asyik nonton drakor sambil makan popcorn, Alvan tiduran di pangkuan shima, udah mulai teler tinggal di elus2 dikit
langsung pindah ke alam mimpi.
"Shi klo aku punya pacar gimana ya?" tanya nana.
"Kamu punya pacar na?"
"ihhh malah balik nanya" nana cemberut.
"Iya deh maaf, ya menurut aku sih gak apa2, selama dia sayang sama kamu, kamu
Sayang sama dia dan dia mau menerima
kamu apa adanya, aku ikut bahagia."
"Aku belum tau sih seberapa sayang dia sama aku, karna aku juga belum lama pacaran
Sama dia, tpi dia bilang sama aku klo dia
Serius menjalani hubungan ini, karna kata dia umurnya udah gak muda lagi." ucap nana.
"Ya sebenarnya gak perlu terlalu terburu buru juga sih, kamu perlu mengenal seperti apa dia, karakternya, kepribadian nya,
Karna ini kan tujuannya untuk berumah
Tangga, bukan hanya bermodalkan cinta
Aja, ada banyak hal yg perlu kalian
berdua ketahui dan fahami satu sama
lain.
juga gak tau hidup aku kedepannya
Seperti apa, aku hanya bisa mendoakan
yang terbaik buat kamu." ucap shima
Mengusap tangan nana.
"Iya shi, klo memang dia yg terbaik
buat aku, semoga di beri jalan yang baik
juga." nana tersenyum memandang shima.
"Apakah cowo kamu satu kantor sama
kamu na?"
"Iya dia atasan aku, aku juga gak tau
sejak kapan dia suka sama aku,
dan aku juga gak nyangka bisa jadian
sama dia, hee hee." nana tersenyum nyengir.
"Shi, nanti agak siangan pak Ibrahim mau datang lagi ke sini, mau meninjau
__ADS_1
langsung kebun yg akan di buat villa,
Katanya sih mau sama istrinya juga,
Nanti kamu ke pasar ya? belanja
lebih banyakan buat hari ini."
"iya appa, hari ini shima ke pasar sama
Nana, aku titip alvan sama appa ya?
tanya shima.
"iya alvan biar appa yg jaga."
Pulang dari pasar shima dan nana sibuk
membereskan belanjaan di dapur,
menyiapkan cemilan buat para tamu
Nanti.
Tidak lama kemudian pak ibra datang,
namun tidak bersama istrinya,
melainkan bersama supir dan juga
asistennya, ehhhh tunggu2 asistennya
kok ganti? yang ini lebih ganteng,
Mirip artis2 turki, ada brewok2 tipisnya
gitu.
Assalamu'alaikum...
Wa'alaikum salam." jawab appa
"Apa kabar ibra? tanya appa
"Baik2, kamu apa kabar?" tanya pak ibra
"Alhamdulillah baik, ayo masuk" jawab appa
Setelah mereka saling bersalaman,
pak ibra dan dua orang lainnya masuk.
Mereka ber empat berbincang-bincang
di selingi tawa pak ibra dan appa.
"Hayooooohhhh lagi ngintip ya?" bisik nana.
"Syuuuutttt, ini bukan ngintip, tpi liat secara diam2." shima pun bicara tak kalah pelan.
"Itu namanya ngintip markonaaaaahhhh, Emang ada siapa sih?" tanya nana penasaran
__ADS_1
"Temennya appa beserta para ajudannya deh kayaknya."
Nana cuma Oohhh aja.