
Shima berangkat ke tempat kondangan
bersama siti, teman semasa SMP yang
rumahnya tidak begitu jauh dengan rumah
shima.
sesampainya di tempat kondangan
shima hanya celingukan,
siapa tau aja ketemu teman2 nya yg
lain, sebenarnya shima
agak kurang percaya diri karena teman
semasa SMP nya pasti sudah memiliki
gelar sarjana, atau bahkan sudah bekerja
di perusahaan2 di kota.
Huuufffttttt...
shima menghembuskan nafasnya panjang,
berharap mengurangi rasa tidak percaya
dirinya.
"kamu kenapa shi? " tanya Siti.
"Aku gugup, merasa tidak percaya diri
kalau nanti ketemu teman lama, takut
di tanya kamu kuliah di mna? kerja di mna,
udah nikah belum, aku bingung jawabnya."
jawab shima sedih
"jika ada yg bertanya seperti itu, jawab
apa adanya aja shi, karena teman yg baik
tidak akan mencela kehidupan temannya
sendiri." siti tersenyum mengusap pundak
shima memberi semangat.
"yuk ah masuk, ngapain lama2 berdiri
di sini." siti menarik tangan shima
agar mengikuti nya.
"shima, heyyy..." marwan melambaikan
tangan nya.
Shima pun melambaikan tangannya malu2.
"marwan?" tanya siti kaget
"bentar, yg ini siapa nih? teman kita juga
ya shi?" tanya marwan kepada shima.
"tuh kan ternyata kamu juga pelupa."
jawab shima melirik sinis.
"he..hee.. sory2, yg ini kayak kamu
kemarin, wajah nya gak asing tpi lupa
__ADS_1
namanya." marwan nyengir memperlihatkan
gigi putihnya.
"ini siti, yg waktu itu pingsan pas olahraga,
terus kamu sebagai kakak kelas yg baik hati,
rajin menabung dan tidak sombong, gendong
dia sampe ke UKS." ucap shima.
"Ooooohhhh iya iya aku inget sekarang,
soalnya yg aku inget cuma yg lari2 ngikutin
aku ke UKS, he..hee..."
Shima memutar bola matanya.
Kemudian mereka menyalami pengantin,
dan lanjut mengantri untuk santapan
jasmani.
Jarak beberapa meter dari shima, ada yg
memperhatikan dia yg lagi ngobrol sambil
makan, sesekali di iringi tawa yg entah apa
yang sedang mereka bicarakan, nostalgia
mungkin.
"Ternyata dia disini" gumam nya
tanpa mengalihkan pandangannya dari shima.
"Shima, kamu di sini juga?" tiba2 pak ibra
datang dan menyapa nya.
ke sumber suara.
"Ehhh pak ibra, iya pak kebetulan yg nikah
teman saya waktu smp." jawab shima
sambil tersenyum.
"Oohh iya, kebetulan yg punya hajat juga
temen bapak dulu, teman appa mu sama
pak hasan juga, Eh iya appa mu tidak
datang kesini?" tanya pak ibra.
"Appa kesini nanti sore, karna pagi sampai
siang katanya ada perlu di pabrik,
bapak ke sini sama siapa?" tanya shima lagi.
"itu sama wildan." pak ibra menunjuk
ke arah wildan.
Dan ternyata Wildan pun tengah memandang
ke arah shima, reflek shima pun tersenyum
dan menganggukkan kepalanya ke arah
wildan.
Shima dan siti pun berpamitan pada
__ADS_1
teman2 nya yg lain, mereka cukup lama
di sana, asyik ngobrol sampai lupa waktu.
Saat ke parkiran, shima bertemu kembali
dengan pak ibra kemudian pak ibra
menawarkan untuk pulang bersama,
karna kebetulan pak ibra akan mampir
terlebih dahulu ke rumahnya.
"Shima mau pulang? bareng bapak aja,
kebetulan bapak akan mampir ke rumah mu."
"Tidak perlu pak, shima bareng temen shima
saja, kita juga pulang satu arah." jawab
shima sungkan.
"Tapi shi, aku mau ke minimarket dulu,
gak apa2?" ucap siti.
"Tuh temen kamu juga ada keperluan lain
dulu, yuk pulang bareng kita aja." pak ibra
membuka pintu mobil bagian belakangnya.
"hmm ya udah deh, maaf om
jadi ngerepotin."
"gak apa2, kan sekalian."
"Siti aku pulang duluan ya kalau gitu."
Siti pun menganggukkan kepalanya
sambil tersenyum.
Selama di mobil shima merasa
panas dingin, gugup, grogi, deg-degan,
padahal yg di grogi'in dingin2 bae.
"ini hati sama body pada kenapa sih,
Ampe keringet dingin" shima berucap
dalam hati.
Tanpa shima tau sebenarnya wildan
sama groginya, mencuri curi pandang lewat kaca spion dalam, padahal ini bukan kali pertama wildan bersama
seorang perempuan muda, Dengan klien, sekertaris kliennya, bahkan
dengan karyawan nya pun dia selalu
merasa biasa saja.
Saat wildan kembali melihat kaca spion
tiba2 dia melihat mata shima tengah
memandang ke arah spion tersebut,
mereka sama2 kaget dan membuang
pandangan nya ke sembarang arah.
Yaaaahhhh tercyduk deeeeehhhh...
__ADS_1
Jangan lupa like, dan juga sumbangan
koin beserta poinnya selalu aku nantikan.