
Setelah kejadian dirumah tadi dan kejadian dimana sang mama membentaknya untuk pertama kali.
Keanu memutuskan untuk tidak pergi ke California dan tetap berangkat ke kantor seperti biasanya.
"Pa, Ken pamit berangkat ke kantor dulu" ucap Ken mendekat ke arah papanya yang sedang bersantai di halaman depan sambil memegang majalah
"Iya, hati-hati Ken"
"Mama dimana pa?"
"Mama di kamar"
"Ken mau ke kamar mama dulu pa"
"Iya,jangan bikin Mama kamu marah Ken. Kasian dia" peringat Edgar
"Iya pa, maafkan Ken"
Keanu berjalan menuju ruangan dimana sang mama sedang menenangkan diri.
Tok..tok..tok
"Ma, ini Ken"
"Ken boleh masuk?"
"Hmmm"
Keanu masuk ke dalam kamar dan mendapati sang mama sedang berbaring diatas kasurnya dengan menutup selimut hingga leher
"Ma, maafin Ken"
"Ken janji tidak akan bikin Mama marah lagi" lanjut Keanu karna tidak mendengar jawaban dari sang mama
"Ma,jangan marah" Keanu menangis memeluk sang mama
"Mama tidak marah, tidak papa. Maafkan mama yang tidak pernah menghargai keputusan mu. Mama bertindak seperti ini mungkin hanya karna ke egoisan mama"
"Sudah jangan menangis" lanjut Lina dengan mengelus kepala sang anak
"Mama tidak salah, Keanu disini yang salah. Maafkan Ken ma"
"Iya mama maafkan, sudah sudah"
"Mama mau menjodohkan Ken kan? Jodohkan Ken tidak papa ma, Ken akan menerima wanita tersebut dengan baik"
"Tidak, semua tergantung apa mau mu Ken. Mama tidak akan memaksa lagi"
Mereka menangis dengan sesekali mengungkapkan perasaan.
Meskipun Elvio Keanu Winata sudah berumur 31 tahun. Dia tetap dianggap sebagai anak kecil oleh orangtuanya.
Keanu akan bertingkah manja, menangis jika itu di hadapan sang mama.
Keanu hanya akan menunjukkan sikap dinginnya oleh semua orang terkecuali sang mama dan papa.
"Ma, Ken berangkat ke kantor dulu ya"
"Iya Ken, berangkatlah. Hati-hati dijalan ya"
"Iya ma, mama tadi belum sarapan kan. Jangan lupa makan, jangan sedih"
"Iya nanti mama makan"
__ADS_1
Setelah Keanu berpamitan ke mama dia beranjak ke kamarnya untuk cuci muka. Dia akan menghilangkan jejak air mata yang tadi tidak sengaja turun begitu saja.
.
.
Sesampainya di kantor Ken membuka laptop dan mengerjakan pekerjaannya.
Dia laki-laki yang jarang sekali tersentuh oleh wanita. Bahkan sekretaris nya pun laki-laki.
"Azka, keruangan ku sekarang" telfon Ken dengan menggunakan seluler kantor
"Baik tuan"
.
.
"Tuan, ada yang bisa saya bantu?"
"Azka ,kali ini bersikaplah sebagai teman. Saya ingin bercerita"
Keanu dan Azka dulunya teman bangku sekolah menengah keatas. Mereka akan bersikap profesional kerja saat di jam kantor dan akan menjadi teman saat di luar jam kantor.
Terkecuali jika Keanu membutuhkan Azka sebagai temannya. Dia akan memberikan pengingat di awal pembicaraan.
"Oke Ken, apa yang ingin kamu ceritakan" jawab Santai Azka dengan mendudukkan diri di soffa milik Ken
"Mama ku ingin aku segera menikah"
"Ha? Ya menikahlah Ken. Menikah itu enak"
"Enak tapi kamu sampai sekarang juga belum menikah" timpuk Azka menggunakan bantal soffa
"Makanya itu,aku bingung. Tadi pagi mamaku sampai marah dan itu semua karena aku"
"Trus ,apa yang bisa aku bantu?"
"Apa kamu ada kenalan wanita?"
"Banyak, mau yang kek gimana?"
"Aku nggak tau Ka, aku aja gaada tipe wanita . Haduh pusing aku" keluh Ken
"Kamu masih normal kan Ken?"
"Masih lah breng*sek" Ken menendang kaki Azka
"Syukurlah"
"Kamu mau wanita yang barbar ,kalem, polos apa gimana?" Lanjut Azka
"Jangan yang barbar, aku nggak suka"
"Oke ,nanti aku Carikan"
"Terimakasih ka"
"Sip,santai saja"
***
Pukul 14.30 waktunya Salma bergegas pulang.
__ADS_1
Karna hari ini waktunya dia gajian, dia akan membeli beberpa kebutuhan pokok yang keluarganya perlukan.
"Salma ini gaji mu dan ini ada sedikit bonus untuk mu"
"Wahh terimakasih pak, bonusnya banyak banget"
"Iya ,itu karna penjualan kita makin hari makin banyak"
"Terimakasih pak"
"Sama-sama"
Salma keluar menuju depan toko kelontong tersebut dan menemui Bayu teman kerjanya.
"Bayu, aku mau beras 10kg ,telur 5kg dan mie kuning 1pack" ucap Salma ke Bayu
Salma akan selalu membeli di toko pak Rudi jika tidak di jam kerja. Itu Salma lakukan karna untuk menghindari salah paham dan salah sangka saja.
"Oke sal,tunggu dulu"
"Oke sip. Aku ke tempat Bu diyah dulu bay. Mau beli cabe"
"Oke siap"
Salma berjalan ke toko Bu diyah untuk membeli cabe dan aneka bawang.
"Sore Bu diyah"
"Sore mba Salma cantik, mau beli apa neng?"
"Mau cabe rawit 1kg Bu, sama cabe hijau ½kg , bawang merah ½kg ,bawang putih juga ½kg"
"Siap neng. Sebentar ,ibu siapkan dulu"
"Iya bu"
"Neng Salma belum mau nikah nih, kerja trus nggak capek neng?"
"Belum ada calon bu, kerja capek sih Bu. Lebih capek lagi nggak kerja, soalnya nggak megang uang.hehe" jawab Salma dengan bercanda
"Wah ya bener neng. Jangan malu untuk bekerja, pekerjaan apapun semua sama. Sama-sama dapat gaji , sama-sama buang tenaga"
"Iya buk betul"
"Neng Salma mau nggak ibu kenalin sama keponakan ibu. Dia orangnya ganteng loh"
"Hehe nggak nyari yang ganteng Bu, nyari yang baik dan menerima Salma dan keluarga sudah lebih dari cukup"
"Iya bener itu, keponakan ibu juga baik dan bonusnya ganteng"
"Kalau mau nanti ibu kenalin deh. Tapi orangnya ada di kota, nanti ya kapan-kapan ibu suruh dia main kesini" lanjut bu diyah dan Salma hanya tersenyum menanggapi ucapan Bu diyah tersebut.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Awww triple up nih 🔥
Jangan lupa like , comment dan vote untuk author ya 🤗
Yang belum follow ,bisa follow dulu yuk 😘
Jangan lupa kunjungi judul novel yang author tulis lainnya ☺️
terimakasih ❤️
__ADS_1