
Satu Minggu berlalu...
Lina dan Edgar kembali dari Bandung..
"Bi, ini tolong masukkan ke dalam ya" ucap Lina
"Baik nyonya"
"Bi, Ken belum bangun?"
"Belum nyonya, den Keanu belum terlihat keluar dari kamarnya"
"Oh yauda"
Lina masuk ke dalam kamarnya dan membersihkan diri, kemudian di berjalan ke arah kamar anak semata wayangnya.
Tok..tok..tok
"Ken,sudah bangun?"
"Ken"
"Keanu?"
"Hmmm,siapa?" Teriak Ken dari dalam
"Ini mama ,buka pintunya"
"Eoh,iya ma bentar"
Ken membukakan pintu dengan berjalan terhyung.
"Ma"
"Jam segini belum bangun"
"Masih ngantuk ma"
"Mama pulang jam berapa?"
"Mama baru pulang, buruan kamu mandi dan siap-siap. Ayo ikut mama"
"Kemana?" Tanya Ken dengan merebahkan diri di kasurnya
"Katanya kemarin minta istri, udah mama carikan ini"
"Eoh, udah dapet?"
"Udah .makanya cepet kamu bangun dan langsung mandi"
"Mama tunggu dibawah" Lina beranjak dari duduknya
'haisshh, bisa-bisa nya dalam seminggu mama udah dapet' keluh Keanu
Ken berjalan ke arah kamar mandi.
Setelah selesai mandi ,Ken turun ke bawah dan melihat mamanya yang sedang mengobrol dengan tantenya.
"Ken, sini duduk" tegur Lina
"Iya ma"
__ADS_1
"Pagi Tan"
"Pagi Ken, jam segini baru bangun"
"Iya Tan" Ken menjawab dengan muka datar
"Ken, kemarin kan kamu bilang mau dicariin istri. Ini Tante diyah ada kenalan anak gadis yang mungkin cocok dengan mu" terang lina
"memangnya dia seperti apa Tan?"
"Dia anak dari keluarga sederhana, dia hanya tamatan SMA dan mempunyai 2 orang adik. Dia bekerja sebagai pelayan toko kelontong"
"Kalau di kata baik, dia baik. Dia sopan dan di ramah" lanjut Tante diyah
"Apa kamu mau Ken?" Tanya Lina
"Mau" jawab Ken dengan cepat
Ken menjawab cepat karna dia tidak mau ditawarin dengan wanita lainnya. Dia tidak ingin membuat mamanya sedih lebih dari ini jika dia menolak.
"Serius Ken?" Tanya Lina dengan muka berbinar
"Iya ma, kapan Ken akan bertemu dengan gadis itu?"
"Kapan yah?" Tanya Lina ke diyah
"Sebisanya kalian ke Bandung aja kak, dia bekerja di toko kelontong dekat tempatku jualan"
"Oke oke. Kapan kamu ada waktu luang Ken?"
"Hari ini dan lusa?"
"Oke hari ini, kita ke Bandung" - Lina dengan muka bahagia
"Ya nggak papa, kan Deket ini"
"Haissh, yasudah. Terserah mama ,Ken ikut aja"
"Diyah ,kamu nggak papa kan nganter hari ini?"
"Nggak papa kak, santai"
Mereka bertiga memutuskan untuk berangkat ke Bandung siang hari.
Edgar tidak ikut, karna dia pagi tadi sudah terbang ke Surabaya untuk membuka usaha terbarunya disana.
"Sudah siap semua ma?"
"Sudah, kita nggak bawa supir aja Ken? Supaya bisa gantian sama kamu"
"Nggak usah nggak papa ma"
"Ayok"
Diyah adalah adik dari Lina, mereka berasal dari keluarga sederhana dan mereka berasal dari Semarang. Karna Lina menikah dengan Edgar dan diboyong ke Jakarta ,jadi sekarang Lina tinggal di Jakarta setelah menikah.
Begitupun dengan diyah, diyah menikah dengan laki-laki yang berasal dari Bandung dan memutuskan untuk tinggal di Bandung setelah menikah.
Orangtua keduanya sudah meninggal sejak Ken berumur 2tahun.
Dan diyah mempunyai 2 orang anak laki-laki yang kini tinggal di Jakarta dan Surabaya. Kedua anak laki-laki diyah bekerja di perusahaan yang Ken kelola.
__ADS_1
.
.
Mereka sampai di rumah diyah pukul 6sore.
"Assalamualaikum no" ucap Lina
"Waalaikumsalam kak,masuk kak"
"Ken, kamu siap-siap. Habis isya kita kerumah gadis itu . Tadi om Vano sudah berkunjung kerumahnya" ucap diyah
"Iya Tan"
Keanu berjalan menuju kopernya dan mengambil sepasang baju yang akan ia kenakan nantinya.
Dirumah tantenya ini berbeda dengan rumahnya. Dirumahnya tiap kamar ada kamar mandi, dirumah tantenya ini satu rumah hanya ada 1 kamar mandi.
"Diyah, apa gadis itu baik?" Tanya Lina dengan pelan, takut jika Keanu mendengarnya
"inshaAllah baik kak, dia anak yang rajin dan juga cantik"
"Umurnya berapa?"
"Kalau umur aku kurang tau kak, tapi dia sudah bekerja dari lama. Jadi mungkin selisihnya nggak terlalu banyak"
"Oh yasudah, semoga pilihanmu ini sesuai dengan apa yang Ken inginkan ya yah"
"Iya kak , inshaAllah"
***
Setelah mereka menjalankan ibadah sholat isya, mereka berangkat kerumah Salma dengan menggunakan mobil.
10 menit berlalu..
Tok..tok..tok
"Assalamualaikum" ucap Vano
"Waalaikumsalam pak, mari silahkan masuk" ucap pak Rohman
"Permisi pak"
"Iya masuk masuk"
Mereka masuk kedalam rumah sederhana yang pak Rohman dan keluarga punya.
Disana pak Rohman menghidangkan beberpa menu sederhana.
"Pak Rohman dan ibu, sebelumnya saya disini ingin meminta maaf jika kehadiran saya dan keluarga membuat pak rohman repot atau bingung"
"Pertama, kehadiran saya dan keluarga disini untuk menjalin silaturahmi dan yang kedua saya disini sebagai om nya Keanu ingin mengutarakan niat baik Keanu terhadap putri bapak"
"Mungkin putri bapak belum mengenal Keanu dan begitupun sebaliknya. Tapi, tak kenal maka tak sayang kan pak" canda Vano
"Hahaha, betul betul pak Vano"
"Ekhm. Sebelumnya terimakasih atas kehadiran pak Vano, ibu dan nak Keanu ya"
Keanu mengangguk.
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...