BERPETUALANG DENGAN SISTEM

BERPETUALANG DENGAN SISTEM
RENCANA PERJALANAN KE NEGARA BLUE SEE


__ADS_3

Sumber pendapatan kerajaan elf Valley of tree adalah dari perdagangan antar kerajaan. Apapun bisa menjadi barang dagangan asal ada yang membutuhkannya.


Barang yang sering dijual di kerajaan tetangga diantaranya pakaian, ramuan, hasil bumi dan kristal energi. Saat ini kerajaan Valley of tree akan mengekspor hasil bumi ke kerajaan elf Blue sea.


Perjalanan menuju kesana bisa dibilang sulit karena melewati jalur kerajaan Black rock mereka tidak tahu bahaya apa yang menanti disana. Walaupun mereka sudah memenangkan perang melawan kerajaan Black rock sebelumnya.


Tetapi di kerajaan Black rock masih terkenal dengan banyaknya bandit-bandit yang tidak terikat dengan kerajaan. Untuk itu raja Anaya membutuhkan bantuan Toto untuk mengawal dagangan kesana.


Sebab menurut pemikiran Anaya, Toto adalah manusia terkuat yang ada di kerajaannya sekaligus anak angkatnya. Untuk itu Anaya menyuruh Lita dan Leti memanggil Toto ke hadapannya.


Toto sudah tahu bahwa Lita dan Leti mencarinya, tetapi belum tahu maksud kedua elf cantik itu mencarinya. Saat keluar dari tabel inventori Toto tiba di kamarnya.


Lalu mandi dan berganti baju bersiap mencari due elf cantik bersaudara itu. Waktu sudah menunjukkan sore hari. Dengan mengaktifkan mata tembus pandang Toto dengan mudah menemukan mereka.


Saat ini Lita dan Leti sedang duduk teras kediamannya. Mereka berpikir daripada mencari Toto tak tentu arah lebih baik menunggu di rumahnya.


Toto membuka pintu rumahnya, sontak kedua elf cantik itu terkejut yang melihat Toto keluar dari balik pintu.


"Kak sejak kapan kau pulang?, kami dari tadi menunggu mu disini." Lita bertanya heran.


"Iya bahkan aku sudah memeriksa kedalam rumah mu, tadi kau tidak ada disitu. Kau masuk rumah dari mana?" Leti menabahkan dengan kedua tangannya dilipat di dada. Hida kedua tonjolan indahnya terlihat membulat sempurna.


Menghadapi cecaran pertanyaan kedua makhluk elf indah itu Toto merasa bingung menjawabnya. Dia menghela nafas ringan untuk menenangkan diri.


"Mungkin kalian salah lihat kali, dari tadi aku tidur dikamar. Setelah pulang dari perpustakaan dan membaca buku aku merasa ngantuk". jawab Toto asal saja untuk menutupi kecurigaan mereka berdua.


"Ya sudahlah mungkin kau benar aku salah lihat. Ngomong-ngomong apa sekarang kau punya waktu?" Leti menatap Toto dengan kedua mata bulatnya.


"Tidak ada memangnya ada apa kalian mencari ku?" tanya balik Toto.


"Ayah handa ingin bertemu denganmu. Kata ada sesuatu yang ingin dia bicarakan" Lita ikut bersuara merdu membuat hati Toto melayang.

__ADS_1


"Baiklah aku sudah siap dari tadi. Jangan menunda waktu ayo kita berangkat" Toto memandangi mereka berdua tidak ada rasa bosan.


Mereka membalas dengan anggukan bersamaan. Lalu mereka bertiga berjalan menuju istana kerajaan. Angin yang bertiup pelan mengibarkan pakaian mereka bertiga.


Toto berjalan ditengah diapit kedua elf penuh keindahan. Membuat siapapun yang melihatnya akan merasa iri.


"Lita bagai mana latihan memanah mu apa menyenangkan?" Toto memulai pembicaraan.


"Lumayan, kemampuan ku kata kak Leti sudah sedikit berkembang" senyum merekah di wajahnya menambah kecantikan Lita yang menatap Toto.


Deg, Toto merasa seakan jantungnya berhenti berdetak saat melihat senyum Lita, "Bagus, teruslah berlatih, mungkin kapan-kapan aku juga akan ikut berlatih bersama kalian" balas Toto.


Sejujurnya Toto ingin melatih Lita bertarung untuk membela diri sendiri, karena suatu saat nanti ada waktunya dia akan jauh dengan Lita. Namun dia merasa tidak enak dengan Leti.


Jadi dia menunggu waktu yang tepat untuk menjalankan rencananya "Bagaimana Leti apakah aku boleh ikut berlatih bersamamu?" tanya Toto memandang Leti yang wajahnya tidak kalah indah dari adik kandungnya.


"Tentu saja boleh, orang kuat sepertimu sangat dibutuhkan untuk membimbing pasukan supaya lebih kuat" sesaat Leti melirik Toto kemudian mengalihkan pandangannya lagi kearah lain.


"Salam tuan putri dan tuan Toto, yang mulia raja sudah menunggu kedatangan kalian di aula utama" salah satu penjaga pintu menyapa mereka bertiga.


Mereka tersenyum lalu menganggukan kepala pelan bersamaan. Raja Anaya yang sedang duduk berdampingan bersama permaisuri Yuna langsung berdiri saat melihat kedua anaknya datang bersama Toto.


Begitupun dengan para petinggi kerajaan membungkuk hormat pada mereka bertiga.


"Hormat kepada raja dan ratu kerajaan Valley of the" Toto dan kedua putri berlutut dengan satu kaki.


"Hahaha tidak perlu terlalu hormat pada ayahmu sendiri" Anaya tertawa bahagia dia sangat puas dengan sifat mereka.


"Duduklah kalian bertiga pada kursi yang sudah ditentukan" lanjut Anaya sambil duduk kembali bersamaan dengan istrinya.


"Untuk mempersingkat waktu, aku langsung saja pada intinya. Sebelumnya ada surat resmi yang datang dari kerajaan tetangga kita. Mereka meminta kita untuk mengirimkan beberapa barang untuk dijual di sana.

__ADS_1


Seperti yang kalian ketahui perjalanan kesana sangat jauh dan berbahaya karena kita akan melewati kerajaan Black rock. Disana terdapat banyak bandit yang suka menjarah barang dagangan.


Oleh karena itu aku meminta bantuan nak Toto untuk mengawal perjalanan dagang kita.


Apakah nak Toto bersedia membantu?" Anaya menatap penuh harap kepada Toto.


Toto tersenyum tipis, lalu menjawab "Aku tidak masalah mengawal barang dagangan kerajaan ini. Karena aku sudah menganggap kerajaan ini adalah kerajaan ku sendiri. Namun kapan perjalanan ini akan dilakukan?"


"Saat ini kita akan mempersiapkan barang yang dibutuhkan serta prajurit pengawal yang ikut kesana. Paling lambat kita akan berangkat minggu depan" jawab Anaya sambil memegang lembut tangan kiri istrinya.


Permaisuri Yuna hanya melirik suaminya sambil tersenyum indah.Toto menganggukan kepalanya tanda mengerti.


"Dan untuk kau Lita, aku berharap segera meningkatkan kemampuan bertarung mu karena bulan depan akan diadakan kompetisi di kekaisaran untuk menyaring bakat muda para elf"


"Baik ayah aku mengerti" jawab lita.


"Ayah kaisar bolehkah aku ikut berlatih bersama Lita? untuk mengisi waktu luang ku" tanya Toto.


"Tentu saja boleh, kami sangat senang jika nak Toto mau berbagi ilmu bersama para elf di kerajaan ini" Anaya merasa senang dengan niat baik Toto.Pertemuan pun terus berlanjut membahas persiapan yang perjalanan minggu depan sampai larut malam.


Setelah selesai, para petinggi kerajaan elf membubarkan diri mereka masing-masing. Sedangkan Toto diajak makan malam bersama dengan keluarga kerajaan.


Di pagi harinya seberkas cahaya matahari menerobos masuk kedalam kamar tidur Toto tepat mengenai wajahnya. Sontak dia membuka matanya karena silau, telapak tangan kirinya menutupi wajahnya agar tidak terkena sinar matahari langsung.


Toto terduduk kemudian berdiri dan berjalan kearah kamar mandi. Setelah membersihkan tubuhnya kemudian dia mengenakan pakaian santai.


Baju yang ada di kerajaan ini biasanya terbuat dari serat kayu yang dikeringkan, kemudian diproses sedemikian rupa sampai menjadi lembut dan tahan sobekan. Bahkan ada baju yang tahan air dan api.


Mereka tidak menggunakan kulit binatang untuk membuat pakaian, karena mereka percaya para hewan adalah dewa penjaga menurut kepercayaan mereka.


Kecuali kalau ada hewan buas yang menyerang mereka jika terpaksa maka merekapun tidak akan segan untuk membunuhnya dengan alasan membela diri.

__ADS_1


__ADS_2