BERPETUALANG DENGAN SISTEM

BERPETUALANG DENGAN SISTEM
Rencana penyerangan kerajaan Black rock.


__ADS_3

Toto memandang Gandara dan para pasukannya yang sedang berlutut satu kaki dihadapannya. Karena kecerobohan Gandara dan yang lainnya hampir saja kerajaan elf Black rock terbakar.


"Untuk saat ini aku memaafkan kalian, sering-seringlah berlatih agar sihir api mudah dikendalikan" kata Toto. itu


"Terimakasih atas kebaikan yang mulia raja" kata Gandara yang lainnya serentak.


"Ya berdirilah. Aku mengumumkan bahwa hari ini akan melanjutkan perjalanan membawa barang dagangan ke kerajaan Blue sea bersama empat prajurit elf cahaya. Oleh karena itu aku perintahkan kalian para pasukan skeleton ku untuk tinggal disini dan menjaga keamanan kerajaan kita. Apakah kalian mengerti?" tanya Toto memandang pasukan skeleton yang berbaris rapi.


"Kami mengerti yang mulia" jawab mereka serentak. Setelah Toto mengumpulkan semua elf hitam. Kemudian Toto berpamitan kepada para penduduk kerajaan.


"Para rakyatku semuanya hari ini aku akan pergi bersama empat elf cahaya melanjutkan perjalanan ke kerajaan Blue sea. Untuk keamanan kerajaan aku akan percayakan kepada 100 pasukan skeleton ku. Apakah ada yang keberatan?" tanya Toto menatap warga elf hitam.


Antonio mengangkat satu tangannya "Yang mulia raja kenapa harus anda sendiri yang pergi kesana? bukannya anda bisa mewakilkan seseorang untuk menjalankan tugas anda?".


"Aku bisa saja melakukan itu. Tetapi aku ingin menambah pengalaman makannya aku akan pergi sendiri" jawab Toto.


"Yang mulia siapa jika anda pergi siapa yang akan menggantikan anda memimpin kerajaan ini?" tanya satu elf hitam yang menjadi petinggi istana.


"Untuk itu aku percayakan kepada Antonio" kata Toto.


Setelah pertemuan selesai kemudian para elf hitam mengantarkan rombongan Toto sampai pintu gerbang kerajaan.


"Yang mulia hati-hati dijalan"


"Yang mulia cepatlah kembali"


"Yang mulia jangan lupa makan"


Berbagai komentar para warga terdengar oleh Toto, dia hanya menanggapinya dengan tersenyum dan melambaikan satu tangan. Kemudian Toto pun melakukan perjalanan lagi.


"Yang mulia raja padahal anda tidak perlu ikut mengantarkan barang ini, biar kami berempat yang melanjutkan tugas" kata Mar sekarang memanggil Toto dengan raja, dia tidak berani memanggil tuan muda lagi.

__ADS_1


"Aku sudah berjanji kepada raja Anaya untuk menjaga barang ini sendiri, itu merupakan amanat yang harus aku lakukan" jawab Toto sambil melirik Mar sebentar.


....


Sementara itu di kekaisaran Green earth, Margono sedang duduk di kursi kebesarannya didepannya terdapat puluhan orang yang berjajar rapih menghadap dirinya.


Dia sedang membicarakan penyerangan kepada kerajaan Valley of tree. Margono masih kesal karena dia tidak berhasil membawa putri Lita dan Leti kekaisarannya.


Apalagi dia diusir secara paksa oleh pasukan semut yang misterius entah datang dari mana. Dia tidak akan puas jika tidak menghancurkan tersebut.


Terlihat jelas oleh semua para petinggi rakyat elf kekaisaran. Margono sedang menahan amarah yang susah di terbendung. Wajahnya dan matanya memerah. Kedua tangannya memegang erat kursi bagian tangannya.


"Antika apakah ada kabar baik dari Draka?, sudah lama aku tidak memberi laporan kepadaku?" Margono menatap Antika yang sedang berdiri pada barisan paling depan.


"Yang mulia kaisar setelah Draka dan beberapa pasukan ninja melaksanakan tugas untuk membunuh manusia itu, dia menghilang tidak ada kabar." jawab Antika.


"Mungkinkah Draka gagal melaksanakan tugas dari ku?" Margono berkata pelan.


"Tapi tidak menutup kemungkinan jika meraka gagal. Untuk itu aku perintahkan kau Antika untuk menyelidiki manusia itu apakah sudah mati atau masih hidup" Margono memerintahkan Antika pasukan elit terbaiknya.


"Tugas diterima hamba pamit sekarang" kata Antika kemudian melompat dan berubah menjadi burung gagak hitam kemudian keluar dari jendela istana.


Tanpa disadari oleh Antika bahwa ada seekor semut kecil berwarna hitam yang menempel ditubuhnya. Dia mengikuti kemanapun Antika pergi.


"Sekarang aku mau dengar pendapat kalian, bagaimana cara kita menghancurkan kerajaan Valley of tree? aku tidak tahu kenapa para semut sialan itu berpihak kepada mereka" kata Margono kebingungan.


"Apakah mungkin dewa hutan melindungi mereka yang mulia?" tanya Pa salah satu petinggi mengemukakan pendapatnya.


"Jika seperti itu kita akan kesulitan menghancurkan mereka, dewa hutan bisa saja mengirim hewan lain untuk menjaga menjaga kerajaan itu" kata Margono.


"Yang mulia bagaimana jika kita memaksa kerajaan bawahan kita yang lainnya untuk membantu penyerangan kita?" usul Da salah satu dari mereka.

__ADS_1


"Apa kau tidak tahu bahwa kerajaan Black rock sudah hancur? aku mendapatkan informasi bahwa mereka dikalahkan dalam penyerangan ke Valley of tree. Bahkan raja Saka yang kuat berhasil dibunuh oleh seekor semut yang miliki sihir api." Su ikut memberikan informasi.


"Su kenapa kau baru memberitahuku sekarang ?" kata Margono sedikit kesal dia telah kehilangan sekutu kuatnya.


"Maaf yang mulia aku kira anda telah tahu mengenai informasi itu" Su tertunduk takut kena semprot Margono.


"Kalau begitu bagaimana kalau kita mengambil alih kerajaan Black rock terlebih dahulu untuk menambah kekuatan kita? pasti disana masih ada sisa prajurit yang masih bertahan" Ka penasihat kekaisaran berpendapat.


"Sepertinya itu ide yang bagus, karena kerajaan Black rock sudah tidak ada pelindung kuat kita akan dengan mudah menguasainya" kata Margono tersenyum tipis.


Kemudian kaisar Margono berdiri "Segera siapkan 500 pasukan untuk mengambil alih kerajaan Black rock. Sugio kau pimpin penyerangan ini. Aku tidak ingin mendengar kegagalan lagi" Margono menatap jendral perang keduanya Sugio.


"Titah kaisar hamba terima" kata Sugio sambil berlutut satu kaki menghadap Margono.


"Baiklah sekarang aku merasa lelah, Pa kau kumpulkan 5 gadis elf yang berwajah cantik dan mulus. Bawa mereka ke kediaman ku. Aku ingin bercocok tanam" kata Margono berjalan kearah kediamannya sambil tertawa keras.


Pa yang mendengar perintah itu segera mengumpulkan para selir kekaisaran yang baru mereka rekrut. Untuk memuaskan kaisar Margono. Tentu saja mereka harus gadis dan sudah matang.


...


Sementara itu jendral Sugio sudah mengumpulkan 500 elf pilihan. Dia melakukan pengarahan sebelum mereka berangkat menyerang kerajaan Black rock.


Sugio angkat pintar dalam membangkitkan semangat pasukan. Karena dia mempunyai jurus ceramah no jutsu. Apalagi para pasukan di iming-imingi hadiah koin emas yang banyak dan satu gadis elf perawan jika mereka berhasil menjalankan tugas.


500 pasukan itu tentu saja merasa sangat senang dan semangat dalam melaksanakan tugas mereka kali ini. Mereka tidak tahu bahwa sekarang kerajaan Black rock dijaga pasukan skeleton yang kuat, bisa menggunakan sihir element dan tentu saja tidak bisa mati.


bersambung....


Silahkan like, komentar, hadiah, dan vote.


Jangan lupa pijit tombol Favorit agar tidak ketinggalan up date selanjutnya.

__ADS_1


Terimakasih sampai jumpa lagi bos ku.


__ADS_2