
Para warga elf hitam berbondong-bondong lalu berkumpul di pelataran istana batu. Mereka semua penasaran ingin melihat siapa yang berhasil duduk di kursi terkutuk.
"Berhenti kalian tidak diperbolehkan memasuki istana tanpa seizin raja" kata salah satu penjaga pintu istana yang bertubuh tinggi besar.
Para warga mengerti, mereka pun menunggu dengan sabar di pelataran istana.
...
Semetara itu ditempat yang jauh terpisahkan oleh samudera luas seorang iblis berbadan tinggi besar, kulitnya berwarna merah darah dengan kedua tanduk panjang melengkung diatas kepalanya.
Dia melihat dengan kedua matanya yang tajam persis seperti pupil naga sebuah batu kristal yang memperhatikan seorang manusia yang sedang duduk di kursi terkutuk dia adalah Toto.
Iblis itu bernama Kurai Akuma. Dia memegang tongkat trisula pada tangan kanannya. "Manusia kau akan aku sesatkan secara perlahan. Akan ku buat kau menjadi penerus ku, Hahaha". Dia tertawa terbahak-bahak sampai tubuh gemuknya bergetar hebat.
"Suamiku apa yang kau lihat? sepertinya kau telah melihat sesuatu yang menyenangkan?" tanya seorang wanita iblis berwajah putih pucat mendekati raja iblis Kurai.
"Istriku aku sangat bahagia karena telah menemukan seorang manusia yang cocok dengan kandidat penerus ku. Dia mempunyai aura kegelapan yang sama denganku. Lihatlah sendiri jika kau penasaran" Kurai mendekatkan bola kristal kepada istrinya yang bernama Awai shiro.
Awai shiro mendadak terdiam sebentar saat melihat wajah seorang manusia yang terlihat dalam kristal pengintai. Tidak sadar air matanya keluar perlahan.
"Awai kenapa kau berwajah seperti itu setelah melihatnya?" raja Kurai menatap istrinya lekat-lekat. "Apa kau mengenalnya?" Kurai lanjut bertanya.
"Tidak tahu suami aku tiba-tiba merasa sedih saat melihat wajahnya, padahal aku baru kali ini melihatnya". Awai menoleh kearah Kurai.
"Aku tidak peduli jika dia mati sekalipun, terserah apapun kehendak mu aku akan tetap mendukungmu" kata Awai meyakinkan suaminya.
"Tenanglah akan ku pastikan dia akan menjadi pengikut kita, walaupun dia harus mati. Aku akan menghidupkannya kembali" kemudian Kurai menghilang hari hadapan Awai.
Dalam kesendirian Awai mengingat-ingat manusia yang dia lihat pada kristal pengintai tadi "Siapa dia kenapa wajahnya membuatku merasa rindu yang sangat dalam?". katanya dalam hatinya.
....
Sementara itu Kurai sekarang telah berada dihadapan seorang iblis berbadan kekar warna biru yang sedang berlutut menghadap Kurai.
"Bowler cepat kau perintahkan salah satu anak bawahanmu untuk membawa manusia yang telah menundukkan kursi terkutuk di kerajaan Black rock" Kurai berkata datar sambil membelakangi Bowler yang sedang tertunduk hormat
"Aku tidak peduli kau membawanya dalam keadaan hidup atau mati, yang penting kau membawanya secepatnya kehadapan ku" lanjut Kurai.
"Siap yang mulia raja aku akan melaksanakan tugas ini sebaik mungkin" kata Bowler kemudian dia berdiri dan berlalu pergi setelah memberikan hormat.
__ADS_1
Jarak atara benua iblis dan benua para elf bisa dikatakan sangat jauh. Keduanya dipisahkan oleh samudera yang luas dan berbahaya bagi makhluk fana seperti manusia.
Namun semua itu tidak berlaku bagi bangsa iblis, jarak sejauh apapun mereka bisa menempuhnya hanya dengan mengedipkan mata saja. Ya mereka mempunyai kekuatan dasar teleportasi.
Ras iblis mampu merasuki setiap makhluk yang bernyawa, sehingga akan susah untuk manusia atau ras elf mendeteksi keberadaan mereka. Seperti saat ini salah satu utusan panglima perang Bowler telah menugaskan beberapa anak buahnya untuk menyusup ke kerajaan Black rock.
....
Sehari telah berlalu, pagi ini Toto sedang berada dikediaman pribadinya. Saat ini dia berencana akan melanjutkan perjalanan ke kerajaan elf Blue sea. Tapi sebelum itu dia akan berlatih dulu didalam inventori sistem.
Setelah didalam inventori Toto memandangi pasukan tengkoraknya, "Sistem apakah pasukanku kekuatannya bisa ditingkatkan?" tanya Toto.
[ Bisa tuan dengan biaya 10 poin sistem pasukan tengkorak tuan bisa meningkatkan kekuatan dan kelenturan tulang mereka ]
Saat ini para pasukan tengkorak hanya berupa kerangka yang rapuh berwarna putih. Jika terkena serangan benda keras dan padat akan mudah sekali dihancurkan. Walaupun Toto bisa membangkitkannya kembali, tetap saja jika dalam pertempuran akan memakan waktu untuk membangkitkannya kembali.
"Sistem tingkatkan pasukan skeleton ku sekarang" kata Toto tanpa keraguan.
[ Peningkatan pasukan akan dilaksanakan hitung mundur dimulai ]
10%
30%
40%
50%
60%
70%
80%
90%
100%
[ Selamat kekuatan pasukan skeleton berhasil ditingkatkan poin anda dikurangi 1000 poin sistem ]
__ADS_1
Jumlah prajurit skeleton milik Toto sekarang sudah mencapai 100 orang dengan biaya peningkatan 10 poin pada tiap pasukannya. Para skeleton yang tadinya berwarna putih rapuh sekarang telah berubah warna manjadi warna perak berkilau.
"Draka kemarilah" Toto ingin menguji kekuatan tulang salah satu budaknya.
"Hamba yang mulia raja" dengan patuh Draka maju menghadap Toto beberapa langkah.
"Berikan pedangmu dan berdirilah dengan tegak" Toto mengulurkan tangan kanannya pada Draka.
"Silahkan tuan" Draka memberikan pedang panjangnya dengan kedua tangan sambil menundukkan kepala.
Setelah Toto memegang pedang Draka, lalu dia tanpa aba-aba menebaskan pedang itu ke tubuh kerangka Draka. "Tring" suaran benturan antara pedang dan tubuh kerangka Draka menimbulkan suara berdengung.
Tidak ada goresan sedikitpun pada tubuh Draka apalagi retak atau hancur. Toto merasa puas setelah melihat dengan matanya sendiri kekuatan tubuh Draka saat ini.
"Sistem apakah prajurit ku bisa diajari sihir element?"
[ Bisa tuan, tetapi mereka untuk saat ini hanya bisa menerima skill sihir satu orang satu sihir ]
"Tidak apa-apa sekarang bagaimana cara ku mengajarkan mereka sihir element?" tanya Toto masih belum mengerti apa yang harus dilakukan.
[ Tuan bisa membeli bola element sihir dari sistem dan memasukannya kepada tubuh mereka satu orang satu, harga persatu bola elementnya seharga 10 poin sistem. Apakah tuan ingin membelinya Ya atau tidak ]
" Ya beli seratus buah, masing 25 lima bola element yang berbeda "
[ Pembelian bola energi akan diproses hitung mundur dimulai 10..20..30..40..50..60..70..80..90..100% ]
[ Selamat tuan telah membeli seratus bola element poin sistem dipotong 1000 poin ]
Kemudian secara misterius seratus buah bola element terdiri dari empat warna sebesar kelereng melayang dihadapan Toto dan para pasukannya.
Warna merah menandakan bola element sihir api, biru menandakan sihir air, coklat menandakan sihir element tanah dan yang terakhir berwarna putih menandakan sihir angin.
" Garaga, Maya , Draka dan kau Gandara majulah ke depan. Dan berbaris lah memanjang " kata Toto memerintah ke empat prajuritnya yang paling kuat.
Merekapun kemudian berjajar rapih dihadapan Toto. "Untuk yang lainnya kalian bagi empat regu secara merata dan berdiri dibelakang para petinggi ku".
Tanpa ada yang membantah merekapun membagi diri dan berdiri dibelakang Garaga, Maya, Draka, Dan Gandara.
Setelah semuanya bersiap pada posisi mereka, kemudian Toto melemparkan keseratus bola element itu kepada seluruh pasukannya.
__ADS_1