
Seratus buah bola sihir element terbang kearah kening pasukan skeleton kemudian mereka memasuki kepala skeleton. Semua pasukan diselimuti cahaya berbeda warna.
Garaga dan dua puluh empat pasukan skeleton dibelakangnya diselimuti energi sihir berwarna coklat. Menandakan mereka mendapatkan sihir tanah.
Maya dan dua puluh empat pasukan skeleton dibelakangnya diselimuti energi sihir berwarna biru. Menandakan mereka mendapatkan sihir air.
Raksasa Gandara dan dua puluh empat pasukan skeleton dibelakangnya diselimuti energi sihir berwarna merah. Menandakan mereka mendapatkan sihir api.
Yang terakhir adalah Draka bersama dua puluh empat pasukan skeleton dibelakangnya diselimuti energi sihir berwarna putih. Menandakan mereka mendapatkan sihir angin.
Setelah semuanya mendapatkan energi sihir, kemudian Toto keluar bersama semua pasukannya dari inventori sistem. Secara serentak mereka semua sudah berada dihalaman luas didepan istana batu.
Para penduduk kerajaan elf Black rock dikejutkan dengan kehadiran mereka secara mendadak. Keluar dari kekosongan. Setelah mereka melihat bahwa yang memimpin pasukan skeleton itu adalah Toto.
Para elf hitam kemudian bersujud bersama-sama sambil berteriak "Hormat kepada raja kerajaan Black rock yang baru".
Toto melihat tingkah para elf yang menghormat seperti itu hanya tersenyum tipis. "Berdirilah kalian semua, dan lanjutkan aktifitas sehari-hari kalian semua seperti biasa. Jangan hiraukan para prajurit skeleton ini. Karena mereka adalah para budak ku" Toto mengedarkan pandangannya pada semua penduduk yang bersujud padannya.
"Baik yang mulia raja" kemudian semuanya berdiri kemudian mereka melakukan aktivitas sebelumnya yang sempat tertunda.
Lalu kembali berbalik menatap kearah seratus orang prajurit skeleton miliknya yang sudah diberikan sihir element dasar.
"Sekarang coba kalian perlihatkan kemampuan sihir yang telah aku berikan barusan" kata Toto berteriak.
"Dimulai dari mu Garaga dan kalian pasukan yang dibelakangnya. Coba kau buat dinding yang kuat dari tanah mengelilingi semua wilayah kerajaan ini" kata Toto memandang Garaga dan pasukannya.
"Baik yang mulia raja" kata Garaga dan semua pasukan dibelakangnya. Kemudian mereka menghentakkan kaki mereka semua ketanah. Khusus Garaga dia menghentakkan bumi dengan ekor ularnya.
Seketika terjadi gempa bumi lokal diseluruh kerajaan elf Black rock. Semua para penduduk elf hitam terkejut dan menghentikan aktivitas mereka lagi.
"Ada apa ini?" tanya salah satu elf pada yang lainnya.
"Ini akibat dari pelatihan pasukan raja kita, lihatlah disana" jawab seorang elf laki-laki menunjuk kearah Garaga dan pasukan skeleton dibelakangnya.
Terlihat oleh mereka semua pasukan Garaga sedang mengagkat kedua tangan mereka keatas seperti sedang mengangkat sesuatu yang berat.
__ADS_1
Seketika sebuah gumpalan dari tanah mencuat dari bawah tanah membentuk dinding kuat melingkari seluruh wilayah kerajaan Black rock. Dinding itu Menjulang tinggi melebihi dinding kerajaan sebelumya. Dengan ketebalan satu meter.
"Wuah" semua elf melebarkan mata mereka dengan mulut terbuka lebar melihat pemandangan yang luar biasa didepan mereka.
Apalagi para anak-anak elf mereka berteriak riang sambil melompat lompat. Ada sebagian dari mereka berusaha meniru gerakan yang diperagakan Garaga dan semua pasukan dibelakangnya.
"Bagus aku senang kalian bisa menguasai sihir tanah hanya dengan sekali percobaan" kata Toto bangga melihat Garaga dan pasukan yang dibelakangnya.
"Terimakasih yang mulia raja atas pujiannya" kata Garaga dan pasukannya serentak sambil membungkuk hormat.
"Sekarang giliran kalian, perlihatkan kepadaku apa yang kalian bisa dengan sihir air" kata Toto memandangi Maya bersama pasukan dibelakangnya.
"Baik yang mulia raja" jawab Maya dan pasukannya serentak.
Kemudian dengan arahan yang diberikan Toto sebelumnya mereka menggerakkan gerakan tangan. Seketika beberapa titik air terkumpul dari udara sekitar.
Semakin lama titik-titik air itu berkumpul menjadi satu, hingga membetuk gelombang air yang besar melayang diatas kepala mereka semua.
Lalu mereka membentuk air itu menjadi sebuah seluet naga kemudian mengarahkan gelombang air itu keatas langit.
Antonio yang melihat kejadian dari arah kejauhan berdecak kagum. "Raja Toto memang sangat hebat, mempunyai pasukan sekuat mereka. Apalagi tuan Toto pasti dia lebih hebat dari mereka. Kita beruntung mempunyai raja seperti dia" kata Antonio berkata pada wanita elf yang ada disampingnya.
"Benar sekali suamiku, aku yakin dibawah kepemimpinan raja kita yang baru, kerajaan Black rock akan berada pada puncak peradaban" kata istri Antonia yang bernama Alina.
Seluet naga air bergerak cepat keatas langit hingga bertubrukan dengan awan.
"Duaaaar" suara menggelegar terdengar diatas langit saat seluet naga bertabrakan dengan awan tebal. Sehingga hujan lokal tercipta lalu turun membasahi seluruh wilayah kerajaan.
"Hahahaha hebat sekali kalian" Toto tertawa lebar dari telinga ke telinga.
"Terimakasih yang mulia raja" kata Maya dan semua pasukan yang ada dibelakangnya sambil membungkuk hormat kearah Toto.
"Sekarang kau Draka dan para pengikutmu segera perlihatkan sihir element angin yang sudah aku berikan pada kalian" Toto memandang Draka dan pasukan yang berada di belakangnya.
"Baik yang mulia raja" kata Draka dan lainnya serentak menjawab sambil membungkuk sebentar ke arah Toto.
__ADS_1
Lalu mereka memasang kuda-kuda dan menggerakkan kedua tangan dari atas kebawah beberapa kali. Seketika bola angin sebesar rubuh mereka tercipta dibawah kaki masing-masing. Lalu mereka semua terangkat ke udara dengan menunggangi bola angin yang berputar cepat.
"Waaahhh" seru semua warga elf bersamaan sambil bertepuk tangan.
Draka dan para elf yang menjadi bawahannya kemudian terbang berputar-putar diatas kerajaan Black rock. Setelah beberapa menit mereka akhirnya turun kembali kehadapan Toto sambil terus membungkukkan badan mereka.
"Bagus sekali, sekarang aku mempunyai pasukan udara uang kuat" kata Toto sambil menepuk pundak Draka pelan.
"Terimakasih atas pujiannya yang mulia Raja" kata Draka dan uang lainnya serentak.
"Sekarang giliran mu Gandara majulah ke depan" Toto memandang Gandara dan pasukannya sambil menyimpan kedua tangannya dibelakang punggung.
"Baik yang mulia raja" kata Gandara maju diikuti pasukannya dari belakang. Kemudian mereka memasang kuda-kuda dengan kedua tangan mereka keatas.
Garaga yang lainnya kemudian menyedot panas dari cahaya matahari, kemudian mereka memadatkannya menjadi sebuah bola api dikedua tangan mereka yang terangkat.
Semakin lama semakin besar bola api yang mereka buat. Sehingga udara panas menyebar ke sekeliling mereka. Para warga elf hitam terlihat kepanasan, keringat keluar dari tubuh mereka dengan deras.
"Cepat lemparkan bola api itu ke langit" teriak Toto, dia tidak mau terjadi apa-apa bila Gandara dan yang lain melanjutkan aksinya.
Tanpa harus diperintah dua kali Gandara dan pasukannya melemparkan bola api mereka keatas langit. Bola api menyatu menjadi besar di langit, bergerak cepat menembus beberapa lapisan awan.
Sampai akhirnya bola api itu menghilang di angkasa hampa. Toto menghela nafas lega setelah bola api itu menghilang.
"Kalian secara garis besar sudah memuaskan ku. Tetapi kalian harus melatih sihir api itu supaya lebih mudah dikendalikan" Toto menatap Gandara dan yang lainya serius.
kemudian Gandara dan yang lainnya berlutut kearah Toto, "Maafkan atas kecerobohan yang kami lakukan yang mulia raja, kami pantas menerima hukuman" kata mereka sambil menundukkan kepala.
bersambung....
Silahkan like, komentar, hadiah, dan vote.
Jangan lupa pijit tombol Favorit agar tidak ketinggalan up date selanjutnya.
Terimakasih sampai jumpa lagi bos ku
__ADS_1