Biarkan Cinta Yang Memilih

Biarkan Cinta Yang Memilih
melepaskannya


__ADS_3

Irawan terduduk lemas setelah yui berlari meninggalkannya, dia bernafas lega karna semua sudah berakhir " maafin aku yui, aku harap keputusanku saat ini benar walau ku akui aku sebenarnya memiliki sedikit rasa untukmu tapi aku yakin ada seseorang yang lebih bisa membahagiakan mu, aku ga mau gara gara aku kamu akan kehilangan orang yang lebih baik dariku"batin irawan


Ditempat lain endrias berlari mengejar yui, saat ini dia begitu mengkhawatirkan yui, yui yang berlari tanpa arah tidak menyadari sebuah motor yang melaju dengan kencang mengarah padanya, endrias yang menyadari itu berlari sekuat tenaga dan mendorong tubuh yui


"apa kamu sudah gila yui?kamu mau mati" bentak endrias sambil memegang pundak yui


"aku menyerah yas, aku lelah berjuang sendirian" tangis yui pecah dia mendekat dan memeluk erat endrias, endrias yang merasa bersalah pun membiarkan yui menangis dalam pelukannya selama beberapa saat dan kemudian dia melepaskan pelukan yui dan menghapus air mata gadis itu



"ikutlah denganku" endrias menggenggam erat tangan yui, yui hanya mengikuti kemana endrias membawanya,sesekali yui menatap pria yang dihadapannya saat ini, entah mengapa setiap kali bersama endrias dia akan merasa begitu nyaman

__ADS_1



"kita sudah sampai yui" ucap endrias lalu menunjuk ke arah danau di depan mereka


" kita ngapain kesini yas" tanya yui


" kita naik sampan itu ya" ucap endrias lagi


"aku ga mau yas, aku takut, aku ga bisa berenang yas gimana nanti kalau sampan kita tiba tiba tenggelam dan aku...." yui menghentikan kata katanya disaat jari telunjuk endrias sudah ada dibibirnya


"Irawan kamu jahaaaaaaaaat, kamu brengseeeeeeek, kamuuu tegaaaaaa irrr

__ADS_1


keeenaaapaaaa irrrr, akuuu ingiiiiin membencimu tapi akuuu ga bisaaaa kenapa kamu ga bisa nerima aku ir, kenapaaaaaa" teriak yui, endrias yang melihat yui mengeluarkan semua uneg unegnya berharap gadis itu akan merasa lebih baik setelah ini


setelah puas berteriak yui duduk kembali


"terima kasih yas, terima kasih sudah membawaku kesini" ucap yui


"sama sama yui" jawab endrias lalu menatap kedalam mata yui, tatapan itu begitu teduh


"Yas apa yang membuatmu dulu sangat mencintai gadis di masa lalu mu itu?tanya yui , endrias yang mendengar pertanyaan yui langsung mengambil nafas panjang


" yui, mencintai seseorang tidak butuh alasan, aku mencintainya karna dia arima, tak ada alasan lain yui, aku mencintainya apa adanya dan hanya hatiku yang tahu kenapa aku mencintainya, kamu tahu yui takdirku bertemu dengannya menjadi temannya adalah pilihanku sedangkan mencintainya itu diluar kendaliku"ucap endrias lemah

__ADS_1


yui menggenggam erat tangan endrias dan menyentuh wajah endrias dengan tangan kanannya sehingga mata mereka bertemu


"yas....aku...aku......"


__ADS_2