Biarkan Cinta Yang Memilih

Biarkan Cinta Yang Memilih
hukuman untukmu


__ADS_3

endrias melepaskan pelukannya dan menghapus air mata yui sembari berkata


" yui...ikutlah denganku...."


Yui menatap endrias tidak percaya dengan apa yang baru didengarnya, endrias yang mengerti makna tatapan yui pun tersenyum lalu kembali memeluk yui


"yui aku pulang bukan untuk menemui arima dan kalaupun kami bertemu tidak akan merubah kenyataan bahwa kamu adalah wanitaku saat ini(endrias menarik nafasnya dalam), yui aku sangat tahu dan faham akan rasa sakitnya ditinggalkan oleh orang yang kita cintai jadi tidak mungkin aku akan membiarkanmu merasakan sakit itu karena aku sangat menyayangimu" ucapan endrias ini bermakna begitu dalam buat yui dan yui merasa sangat bersalah karena telah bersikap egois dan kekanak kanakan


"maafin aku yas atas sikapku yang egois dan kekanak kanakan....."


"ga perlu minta maaf yui karena dengan begitu aku tahu kalau aku sekarang penting untukmu dan aku harap kalau aku akan Menjadi satu satunya dihatimu" balas endrias


"apa itu artinya bahwa kamu sudah mencintaiku yas?apakah kamu sudah melupakan arima?" tanya yui lirih


endrias terdiam mendengar pertanyaan yui dan menghela nafasnya panjang


"Yui aku...."

__ADS_1


yui mengeratkan pelukannya


"yas jangan di jawab, aku tidak peduli kalau kamu masih mencintai arima, aku tidak peduli kalau kamu belum mencintaiku yang aku mau kamu tetaplah disampingku, menggenggam tanganku dan memelukku seperti ini" ucap yui yang semakin menyembunyikan wajahnya di dada endrias, endrias membelai rambut yui lembut


" yui aku tidak tahu perasaanku sekarang ke arima seperti apa aku tidak tahu dan aku juga tidak peduli bagi aku saat ini dia hanya sebatas masa lalu dan kamu lah masa depan ku, kamu lah orang yang akan selalu aku perjuangkan, aku tidak akan meninggalkanmu kecuali kamu lebih bahagia tanpa kehadiranku, sekarang apa kamu akan ikut denganku pulang kampung?"tanya endrias dan dibalas yui dengan gelengan kepala


Yui melepaskan pelukannya kemudian melepaskan jam tangan milik endrias lalu memasangkan jam tangan miliknya di tangan endrias dan memakai jam tangan milik endrias ditangannya


"yas jam tanganmu aku sita kalau kamu menginginkan Jam tanganmu kembali maka kamu harus cepat cepat menemuiku, aku ingin setiap kali kamu melihat jam tangan ini kamu akan mengingatku ...."


"bohong.."


"yui mulai saat ini separuh jiwaku ada padamu dan separuh dari jiwamu akan selalu ku bawa bersamaku, jadi aku ga mungkin macam macam saat kau jauh dariku..."


"janji.." yui memberikan jari kelingkingnya pada endrias dan disambut oleh endrias


"yas karena besok kamu akan pergi maka aku mau kamu menghabiskan hari ini bersamaku, yui mengambil ponsel endrias dan menonaktifkannya dan tak lupa dia juga menonaktifkan ponsel miliknya sendiri

__ADS_1


"Hari ini aku mau menghukum mu karena kamu akan ninggalin aku sendiri disini" yui menyipitkan matanya ke arah endrias


"Hukuman apapun akan hamba terima asal tuan putri bahagia" endrias membungkuk kan badannya yang membuat yui tertawa lepas


"yakin????"



"sangat yakin tuan putri...."


"kalau begitu gendong aku sampai aku puas" goda yui dan tanpa menunggu lama endrias lalu berjongkok dan meminta yui untuk naik ke punggungnya


"serius yas???..." endrias hanya tersenyum lalu mengangguk, yui dengan cepat naik ke punggung endrias



"Lain kali kamu harus berfikir 1000x sebelum berniat meninggalkan aku karna aku akan menghukum mu lebih berat lagi" ucap yui dengan nada mengejek endrias

__ADS_1


__ADS_2