Biarkan Cinta Yang Memilih

Biarkan Cinta Yang Memilih
sebatas sahabat


__ADS_3

Hari hari terus berlalu hubungan yui dan endrias pun semakin dekat berbanding terbalik dengan arima, endrias selalu saja mencari alasan untuk menghindar dari arima semua dia lakukan agar yui tidak salah faham lagi dan agar arima tidak berharap kembali padanya, endrias sekarang mengerti kenapa dulu irawan memilih untuk bersikap dingin pada yui karena itulah yang sekarang dia lakukan pada arima


"Yas..." panggil arima


"ada apa rim?" tanya endrias datar


"Yas kenapa aku merasa kamu sedang menghindariku? emang aku ada berbuat salah padamu?aku kesini karena aku ingin bersamamu dan ini yang aku dapatkan..." ucap arima sembari menggenggam tangan endrias tapi endrias melepaskan tangan arima sembari tersenyum dan kemudian mengusap pucuk kepala arima


"Rim aku akan selalu ada buatmu tapi hanya sekedar sahabat, karena aku tidak bisa menghancurkan yui seperti kamu menghancurkan aku dulu, jadi aku minta kamu untuk bisa menerima ini agar walau kita tidak berjodoh setidaknya kita masih bisa bersahabat" ucap endrias lembut


Dari kejauhan yui datang dan bersembunyi di balik dinding, yui ingin tahu apa yang endrias dan arima bicarakan

__ADS_1


"Bersahabat?tidak berjodoh? kenapa kamu sekejam ini sama aku yas, aku berjuang agar ayahku merestui kita tapi kamu dengan mudah membuangku seperti sampah, atau mungkin aku memang tidak pernah ada dihatimu?selama ini aku menganggap yui adalah pelarian mu tapi ternyata akulah sampah yang ingin kau buang dari hidupmu dan juga hatimu..." arima menatap dalam ke arah endrias dan kini air matanya mengalir begitu deras, endrias memegang pundak arima mencoba menenangkan gadis itu tapi arima menepis tangan endrias lalu menampar endrias dengan penuh emosi


" Kau tidak usah berlagak peduli kalau dalam hatimu kamu mentertawakan aku, kamu jahat yas,tapi bodohnya aku masih mencintaimu walau kamu sudah menyakiti ku,aku benci kamu yas aku menyesal pernah mengenalmu aku benci kamu...."arima berlari meninggalkan endrias yang terpaku, hati endrias masih merasa sakit melihat gadis yang pernah dicintainya itu menangis seperti tadi, tapi dia juga ga bisa berbuat apa apa


"Maafkan aku rim, kamu salah kalau kamu mengira bahwa kamu adalah sampah yang ingin aku singkirkan karena sejatinya kamu adalah orang yang aku cintai, perasaanku padamu dulu adalah nyata rim,aku harap kamu akan segera menemukan orang lain yang lebih baik dariku karena aku ingin selalu melihatmu bahagia"endrias tersadar dari lamunannya ketika tiba tiba dia merasa ada seseorang yang memeluknya dari belakang,indera penciuman endrias dapat mengenal pasti siapa yang kini sedang memeluknya


" Yui..."


" Hmmmm....kasih tau ga ya...jangan jangan kamu bicara untuk dirimu sendiri.." endrias balik menggoda yui


"Aku kangen berat ma kamu yas, rinduuuuu banget..sangat sangat rindu apa kamu senang mendengarnya..?ucap yui manja dan dibalas senyuman endrias

__ADS_1


" Dan kamu harus bertanggung jawab karena membuatku merindukan mu...."


"Caranya.." tanya endrias


"Tetaplah di sisiku dan jangan pernah berfikir untuk meninggalkanku, apa kamu mau berjanji.." yui memberikan jari kelingkingnya dan disambut oleh endrias sembari menatap yui lembut


"Kamu tidak boleh ninggalin aku kecuali aku yang memintamu pergi yas..."


"Itu namanya curang yui, kalau pun suatu hari kamu menemukan orang lain dan menyuruhku pergi aku akan tetap menunggu mu di tempat di mana kau meninggalkanku" yui begitu terharu mendengar kata kata endrias dan langsung memeluk pria di hadapannya itu


" Yas 3 hari lagi kita akan ada kemah tahunan kamu harus ikut ya ..." tanya yui yang lagi lagi di balas oleh senyuman oleh endrias

__ADS_1


__ADS_2