
"Aku arima...aku yakin endrias pasti pernah cerita siapa aku" ucap arima dengan nada mengejek, arima sebenarnya ingin menunjukkan ke yui betapa pentingnya dia buat endrias
Yui tersenyum kecil lalu menatap endrias sendu, yui ga menyangka bahwa arima akan berada di hadapannya dan melihat endrias yang tidak terkejut dengan kehadirannya yui mengetahui bahwa endrias pasti sudah tahu akan hal ini
"Udah lah rim cukup, bukankah semua sudah ku jelaskan jadi stop membicarakan tentang hal itu" endrias berkata dengan nada yang sangat tegas, endrias hendak berlalu tapi arima menahannya
" Tunggu yas, aku mau minta tolong antarin aku ke ruang pendaftaran dan siang ini tolong aku mencari kontrakan"pinta arima lembut
"Kamu ga keberatan kan yui kalau aku pinjam endrias sebentar atau kamu...?"
__ADS_1
"Yui ikutlah denganku aku ingin menunjukkanmu sesuatu.." ucap irawan lalu menarik tangan yui yang belum sempat berkata apa apa..setelah beberapa langkah irawan pun berbalik dan berkata pada endrias untuk pergi mengantarkan arima
Irawan meminta yui untuk masuk ke dalam mobil dan segera melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang
"Kita mau kemana ir..."
"Kemana aja yang penting kita keluar, apapun yang ada di dalam otak mu tentang endrias belum pasti benar lebih baik kamu bicarakan smua baik baik dengannya nanti..."
yui meneteskan air matanya, baru tadi malam dia merasa sangat bahagia karena dia fikir endrias memiliki rasa yang sama untuknya tapi hari ini rasa sakit itu datang lagi bahkan lebih sakit daripada ketika irawan mengabaikannya
__ADS_1
"Terserah...aku heran sama endrias bisa bisanya dia menjalin hubungan sama seseorang yang tidak mempercayainya" ketus irawan
"Maksudmu aku yang salah ir?salah kah kalau aku merasa seperti sekarang? kamu pasti tahu betapa besar endrias mencintai arima, kamu tahu kan ir?" yui berkata dengan menangis sekencang kencang nya dan irawan tiba tiba mengerem mobilnya mendadak dan menatap tajam ke arah yui
" aku tahu...tapi kamu harus ingat yui betapa endrias hancur karena arima, kalau kamu memang mencintai endrias tunjukkan bahwa kamu mencintainya, sekarang aku mau tanya sama kamu pernahkah endrias melarangmu bertemu denganku? tidak kan? itu bukan karena endrias tidak peduli padamu tapi karena endrias percaya bahwa kamu tidak akan mengecewakannya" suara irawan kesal
"Kamu ga tahu ir apa yang aku rasakan karena kamu tidak pernah mencintai seseorang, dulu disaat kamu mengabaikan ku mungkin aku terluka dan juga kecewa tapi kalau endrias meninggalkan aku sekarang maka aku sendiri pun ga tau apa aku bisa bangkit lagi atau ga ..." suara yui berubah sendu
"Apa itu artinya kamu sudah mencintai endrias yui...?"
__ADS_1
"Aku ga tahu ir sejak kapan perasaan ini muncul yang aku tahu waktu endrias pulang kampung aku seperti orang gila yang slalu menunggu kedatangannya dan waktu dia kembali aku sangat bahagia ir sampai hanya allah yang tahu bagaimana perasaan ku saat itu dan sekarang waktu aku melihat arima aku jadi takut ir, aku percaya pada endrias tapi aku tidak percaya pada diriku sendiri, apa aku sanggup hidup bersama bayang bayang masa lalunya......" Yui berkata sembari meneteskan air matanya, Irawan tanpa sadar memeluk yui dan membiarkan gadis itu menangis dalam pelukannya selama beberapa saat
"Aku yakin kamu dan endrias bisa melewati ini semua yui...." batin irawan