
Siang itu endrias bergegas kembali ke kos kosannya karena dia harus segera mengganti pakaiannya dan pergi ke cafe dimana dia akan di interview..tapi ditaman didekat kampusnya dia melihat yui sedang duduk dan sepertinya menunggu seseorang
"kamu belum pulang yui?kamu nunggu seseorang?" sapa endrias ramah
"iya nih aku lagi nunggu kakakku katanya mau jemput aku tapi sampai sekarang belom muncul juga padahal kampus da sepi" ucap yui lembut "yas kamu mau kan nemenin aku disini soalnya aku takut, bisa kan?" sambung yui kemudian Endrias bingung harus jawab apa karena dia sendiri ada janji interview dengan pemilik cafe tepat jam 2 siang itu berarti satu jam lagi tapi dia pun ga tega ninggalin yui sendiri dan tanpa dia sadari dia pun menganggukkan kepalanya dan disambut senyuman oleh yui
"Duduk yas" ucap yui sembari mengisyaratkan endrias untuk duduk disampingnya, , karna tak ada respon dari endrias akhirnya yui menarik tangan endrias dan endrias pun duduk disampingnya
"kamu tinggal dimana yas?" tanya yui
"ga begitu jauh yui dari sini tapi kalau jalan kaki ya lumayan" jawab endrias ramah
"kenapa kamu ga tinggal aja diasrama yas? bukannya irawan dan juga irul tinggal di sana?kalau mau kamu bisa langsung ngomong aja sama irawan atau irul dan kalau kamu...." belum sempat yui melanjutkan ucapannya sebuah mobil berhenti didekat mereka
"yas itu kakakku da datang, oh ya kamu habis ini mau kemana biar sekalian diantar sama kakakku" ucap yui disambut senyuman oleh endrias
__ADS_1
"Ga usah deh yui terima kasih aku bisa sendiri kok" jawab endrias
"Ga, papa yas ayok barengan aja" ucap yui lagi "ya udah deh maaf ya ngerepotin" jawab endrias yang ga enak nolak ajakan yui
Yui dan endrias berjalan mendekati mobil tersebut
"masuk yas" ucap yui dibalas anggukan oleh endrias
" mas kenalin ini teman baruku namanya endrias dan yas ini kakakku namanya mas dimas"ucap yui yang dibalas senyuman oleh endrias maupun mas dimas
"Cafe Sahabat" jawab endrias singkat
"mas kita nganterin endrias ke cafe sahabat dulu ya mas" pinta yui pada dimas
" apa sih yang ga buat adik mas yang cantik ini"jawab dimas sembari membelai kepala adiknya
__ADS_1
Tak lama kemudian mereka tiba dicafe sahabat endrias pun mengucapkan terima kasih sebelum turun pada yui maupun mas dimas
"Yas makasi ya tadi da nemenin aku" ucap yui sembari melambaikan tangannya
"iya sama sama aku juga terima kasih da dianterin kesini" balas endrias
Endrias masuk kedalam cafe dan menemui pemilik cafe, setelah ditanya beberapa pertanyaan akhirnya dia diterima bekerja ditempat itu, Endrias sangat bersyukur karna dia tadi diantar oleh yui ke cafe kalau tidak mungkin dia akan kehilangan kesempatannya untuk bekerja ditempat itu
Waktu sudah menunjukkan jam 10 malam endrias bersama 2 orang temannya pun bersiap siap untuk pulang..Hari ini terasa begitu melelahkan..Endrias pun bergegas pulang ke kos kosannya dan langsung membersihkan tubuhnya lalu melaksanakan sholat isya...sebelum tidur endrias juga menyempatkan diri menelfon ibunya dikampung walau sekedar bertanya kabar..Disaat menelfon ibunya, ibu endrias memberi kabar bahwa arima akan bertunangan besok dan tentu saja kabar itu kembali mengguncang hati endrias
Endrias membuka galeri dihandphone nya dan menghapus satu persatu foto dirinya bersama arima sewaktu mereka bersama dan tak terasa air matanya telah jatuh membasahi wajahnya
"Rim, kenapa begitu sakit?kenapa kisah kita berakhir seperti ini?ku berharap dia bisa membuatmu bahagia dan aku akan belajar tuk menerima takdir kita dengan ikhlas, semoga kamu tidak akan pernah menyesali keputusan yang kamu ambil rim, kamu harus bahagia" ucap endrias sebelum akhirnya dia memejamkan matanya
Dimas pratama putra
__ADS_1