Biarkan Cinta Yang Memilih

Biarkan Cinta Yang Memilih
sangat bahagia


__ADS_3

"Yas...."lirih yui


"biar aku yang menghangat kan mu..."


" aku merindukanmu yui..."


" sangat merindukanmu.."


..." sebentar aja biarkan kita seperti ini" yui merasa benar benar bahagia karena endrias merindukannya, yui membalik kan tubuhnya dan kini mata mereka kembali bertemu, yui dapat merasakan kejujuran dari tatapan endrias kepadanya...


..." kalau kamu merindukan aku kenapa kamu tak sekalipun mengabari ku yas? kenapa kamu tak pernah membalas chat ku? aku fikir kamu udah melupakanku karna kamu sudah bertemu dengan dia, kamu tahu aku seperti orang gila menunggu kabar darimu aku begitu tersiksa dengan rasa rinduku sendiri kalau kamu tidak menginginkan aku tolong kembalikan separuh nyawaku yang kamu bawa bersamamu" yui meneteskan air matanya dadanya begitu sesak mengingat bagaimana dia menghabiskan hari harinya tanpa endrias...


endrias menarik yui dalam pelukannya dan membelai rambut yui lembut


..." maafin aku yui, aku kemarin hanya ada masalah kecil yang mengganggu fikiran ku tapi semua sudah selesai aku akan tetap disini bersamamu...aku tidak tahu ujian seperti apa yang akan kita hadapi ke depannya, aku harap kamu mau menghadapinya bersamaku dan berjuang bersamaku" yui tak bergeming mendengar kata kata endrias dia hanya mempererat pelukannya karena yui merasa akan terjadi sesuatu tapi yui tidak mau bertanya kecuali endrias sendiri yang mengatakan padanya...

__ADS_1


"Yas diantara cinta kasih dan sayang mana yang akan kau berikan padaku....?"



"Aku bukanlah orang yang suka mengobral janji yui, biarlah waktu yang akan menjawab pertanyaan mu itu, tetaplah bersamaku, yang aku inginkan saat ini adalah kamu menjadi masa kini dan masa depanku


kamu mau kan???yui sedikit mengangkat kepalanya dan mencari kebohongan dalam perkataan endrias tapi apa yang dia temukan adalah sebuah ketulusan yang membuat yui kembali meneteskan air matanya karena dia merasa menjadi wanita yang paling bahagia malam ini


" Yui bisakah kamu berhenti mengeluarkan air mata mu karna kalau ada yang lihat bisa bisa mereka mengira bahwa aku macam macam sama kamu" goda endrias sembari menghapus air mata yui




"Hukuman????"

__ADS_1



"Ya hukuman karena kamu selalu membuat ku menangis dan hukuman karena kamu membuatku menunggumu begitu lama ..."


"Baik..katakan apa hukuman untukku?.."tanya endrias sembari tersenyum kecil


" Hmmmm...apa ya? aku akan memikirkannya nanti....."


"Ya udah kalau begitu kamu masuk karena ini sudah malam, ga mungkin kan hukumanku adalah harus memelukmu seperti sekarang sepanjang malam.." goda endrias, yui segera melepaskan pelukannya wajahnya kini begitu merah mendengar kata kata endrias


"Baiklah yas aku akan masuk sampai ketemu besok di kampus" yui mencium pipi endrias lalu berlari masuk ke dalam rumahnya, yui masuk ke dalam kamarnya dengan jantung yang berdebar 3x lebih cepat dari biasanya, dia berjalan ke arah jendela kamar nya dan membuka sedikit tirai jendelanya dia masih melihat endrias terpaku di tempatnya beberapa saat sebelum kemudian berlalu pergi


Yui menghempasksn dirinya di tempat tidurnya sembari mengingat kejadian malam ini, kata kata endrias seakan bergantian terdengar di telinganya, yui menutupi wajahnya dengan selimutnya dia benar benar merasa malu dan juga sangat bahagia


__ADS_1


"Yas kelihatannya hatiku sekarang telah memilihmu, aku sayaaaaaaang banget sama kamu yas, tolong jaga hatimu untukku karena aku tidak mau kembali merasakan sakit karena di abaikan" batin yui


__ADS_2