
Malam harinya endrias memutuskan bicara sama irawan karena semenjak bertemu yui tadi dia jadi tidak bisa fokus, bahkan dia beberapa kali salah mengirimkan pesenan ke meja tamu, fikirannya selalu mengarah ke yui sebab itulah dia memutuskan untuk pulang lebih awal
ting...tong "endrias menekan bel kamarnya dan tak lama kemudian irawan membuka pintunya, endrias yang melihat irawan hanya mengenakan handuk dan rambutnya masih basah itu menandakan dia baru selesai mandi
" mana irul, ir?"tanya endrias yang tidak melihat irul dikamarnya
"Irul hari ini katanya nginep dirumah pras, kamu sendiri tumben jam segini da pulang?kamu sakit?" tanya irawan sembari memakai kaos putih dan juga celana boxer miliknya
"fikiranku kacau ir, bisa kita bicara serius sekarang ir" irawan hanya diam mendengar pertanyaan endrias dia memilih mengeluarkan roti, selai pandan dan juga jus timun dari kulkas, irawan duduk di meja makan diikuti dengan endrias
"bicaralah" ucap irawan singkat
"Ir, sampai kapan kamu mengabaikan yui, kamu tahu persis kan gimana perasaan yui ke kamu tapi..." belum sempat endrias melanjutkan kata katanya irawan pun bersuara "to the point aja yas mau kamu apa?" irawan menatap tajam ke arah endrias
"Ir, apabila di hatimu ada sedikit saja rasa untuk yui aku mohon berilah dia kesempatan, tapi apabila kau tidak memiliki rasa itu tolong jangan mempermainkannya karna yui adalah gadis yang baik dan dia layak mendapatkan hati yang baik yang bisa menjaganya" ucap endrias lalu berdiri dan hendak meninggalkan irawan
__ADS_1
"apa kamu menyukai yui yas?"irawan memegang lengan endrias , dia mencoba mencari kejujuran di mata endrias
" aku ga tau ir, tapi melihat yui berjuang mendapatkan cintamu itu seperti aku melihat diriku sendiri ketika aku mencoba memperjuangkan cintaku, kalau mau menghancurkan, hancurkan yui sekarang ir jangan tunggu sampai rasa itu semakin besar dalam hatinya untukmu, tapi kalau kau bisa berilah dia kesempatan dia layak mendapat tempat terbaik dihatimu" jawab endrias lalu berjalan meninggalkan irawan yang masih terpaku mendengar jawaban endrias tersebut
Irawan yang tersadar dari lamunannya pun langsung menghampiri endrias, dilihatnya endrias sudah memejamkan matanya walau dia tau sebenarnya endrias belum tidur tapi dia lebih memilih kembali ketempat tidurnya karna dia tak mau lagi berdebat dengan endrias
Beberapa hari telah berlalu hubungan endrias dan juga irawan smakin menjauh setiap hari irawan selalu saja memilih menghindari endrias, irul yang merasa kedua sahabatnya ada masalah pun memilih untuk pura pura tidak tahu karena dia takut memperkeruh keadaan
Hari ini adalah hari ulang tahun irawan, yui sengaja datang ke kelas irawan dengan membawakan sebuah kue tart, yui berencana memberi kejutan kepada pujaan hatinya tersebut
"make a wish ir , kemudian tiup lilinnya" irawan memejamkan mata lalu beberapa saat kemudian membuka matanya dan meniup lilin tersebut sesuai keinginan yui
" apa kamu tidak mau tahu harapanku yui"ujar irawan
"apakah boleh ir" jawab yui
__ADS_1
"harapanku adalah kamu yuri anastasya mulai hari ini...." irawan terdiam sejenak memandang kearah endrias lalu ke yui
"mulai hari ini aku minta kamu berhenti menggangguku, mulai hari ini jangan lagi menungguku karna aku dan kamu tidak akan pernah menjadi kita" sambung irawan dengan penuh penekanan, yui yang masih terkejut dengan kalimat irawan hanya bisa menangis
" kamu jahat ir...."yui berlari tak tentu arah hatinya benar benar hancur berkeping keping untuk kesekian kalinya irawan melakukan ini padanya
yui yang sedang hancur
irawan dengan penyesalannya
endrias yang khawatir
__ADS_1