Biarkan Cinta Yang Memilih

Biarkan Cinta Yang Memilih
akhirnya bertemu


__ADS_3

Keesokan paginya yui begitu semangat untuk ke kampus dia sudah tidak sabar untuk bertemu dengan pria yang telah memporak poranda kan hatinya, entah mengapa saat ini endrias adalah sosok yang sangat mudah membuat mood nya berubah ubah


Yui



Endrias



Yui berjalan mendekati endrias yang sedang berdiri sambil menatapnya intens


"kenapa kamu memandangku seperti itu yas?apa ada yang salah dengan penampilanku?" ucap yui sembari memperhatikan penampilan nya saat ini


"Kamu cantik yui" ucap endrias tanpa mengalihkan pandangannya dari yui, wajah yui langsung memerah mendengar pujian dari endrias barusan


"Kamu nungguin aku?" yui mencoba mengalihkan pembicaraannya karna dia saat ini benar benar merasa gugup

__ADS_1


"Iya, , aku tadi masak nasi goreng trus aku sengaja bawain ini buat kamu siapa tahu kamu belum sarapan" endrias mengeluarkan sebuah kotak nasi dari dalam tas nya


"Makasih yas tapi kamu nemenin aku makan ya di kantin" tanpa menunggu persetujuan endrias, yui langsung menarik tangan endrias ke kantin



Yui membelalakkan matanya begitu melihat isi kotak yang di bawakan endrias untuknya


"Yas kamu serius ini untukku?sebanyak ini?apa kamu mau membuatku gendut?" tanya yui dan di balas senyuman oleh endrias yang kini duduk berhadapan dengannya


"Ya kamu benar ini salah mu dan kamu harus tanggung jawab" yui berpura pura memasang wajah kesalnya dan itu membuat endrias gemas sebelum akhirnya mencubit pipi yui


" Yas sakit tau" yui mengusap pipinya yang memerah


"Makanlah sebelum aku mencubitmu lagi" ucap endrias lalu mengacak ngacak puncak kepala yui


Yui begitu semangat melihat hidangan di depannya,sebenarnya yui tidak begitu menyukai nasi goreng tapi kali ini nasi goreng ini terasa begitu nikmat di lidahnya

__ADS_1


" Aaaaa.."yui menyuap kan nasi goreng ke endrias dan tak ada penolakan dari endrias, yui makan dengan lahapnya, endrias membersihkan noda saus yang ada di bibir yui, jantung yui kembali berdebar tak menentu hanya karena perhatian kecil yang ditunjukkan oleh endrias


"Yas kamu harus tanggung jawab kalau aku benar benar mencintaimu, semakin ke sini aku semakin takut kalau hanya aku yang menyimpan rasa itu untukku" yui menggenggam tangan endrias yang sedang membersihkan noda saus di bibirnya, endrias tak menjawab pertanyaan yui karena apa yang dikatakan yui adalah isi hatinya saat ini


Setelah menghabiskan bekalnya yui dan endrias berjalan menuju kelas mereka tapi ketika akan memasuki kelas mereka di kejutkan oleh arima yang sudah berada di depan pintu kelasnya, melihat sosok endrias arima langsung mendekat dan memeluk endrias, yui yang melihat pemandangan di depannya hanya menatapnya kesal dan endrias sendiri langsung melepaskan pelukan arima dan wajahnya berubah datar


arima



"Kamu apa apaan sih rim ini kampus" ucap endrias sinis


"maaf aku hanya bahagia ketemu kamu dan ini....."


"Aku yui pacarnya endrias" yui berbicara dengan penuh penekanan agar arima sadar bahwa endrias sekarang adalah miliknya, arima menatap yui dengan tatapan mengejek


"Aku arima...aku yakin endrias pasti pernah cerita siapa aku" ucap arima dengan nada mengejek, arima sebenarnya ingin menunjukkan ke yui betapa pentingnya dia buat endrias

__ADS_1


__ADS_2