
setelah menempuh perjalanan kurang lebih 9 jam akhirnya endrias telah sampai ditempat tujuannya, ya dia ingin memulai melupakan rasa sakitnya dengan memilih menjauh dan tinggal ditempat yang baru
setelah berkeliling seharian akhirnya endrias menemukan tempat untuknya tinggal yang sangat sederhana karena dia harus berhemat sebelum dia mendapatkan pekerjaan, setelah membersihkan badannya dan melakukan sholat magrib endrias langsung mengambil handphone nya dan berniat menghubungi ibunya
tut...tut...tut...ntah berapa kali terdengar bunyi sambungan telefon berdering dan ibu sarah belum juga mengangkat telefon nya
mungkin ibu sudah tidur"fikir endrias dan akhirnya dia memutuskan hanya mengirim pesan agar tidak mengganggu istirahat ibunya, dan tak lama kemudian dia pun terlelap karena perjalanan jauh yang tempuh
keesokan harinya endrias bangun pagi pagi sekali karena hari ini dia harus segera mendaftarkan diri dikampus barunya
Ayo yas kamu pasti bisa"endrias menyemangati dirinya sendiri
Endrias pergi ke kampus menggunakan bus umum karena lagi lagi dia harus berhemat, dia tidak mau terlalu membebankan ibunya di kampung bahkan endrias berniat akan mencari pekerjaan part time agar bisa mencukupi kebutuhannya selama tinggal di kota J
__ADS_1
setelah menyelesaikan pendaftarannya endrias berjalan ke ruang kelasnya bersama salah satu dosen di sana,endrias masuk keruang kelasnya dan mulai menatap wajah temannya satu persatu
Anak anak kalian kedatangan mahasiswa baru, ayo yas perkenalkan diri kamu"ucap pak heru yang dibalas anggukan oleh endriasa
"Hai semua kenalin nama aku endrias aku berasal dari kota S mohon bantuannya" kata endrias sembari sedikit membungkukkan tubuhnya , "ya udah yas kamu duduklah disebelah irawan ada kursi kosong disana" ucap pak heru sembari menunjuk ke arah kursi kosong
"Hai namaku endrias" lirih endrias sembari mengulurkan tangannya pada irawan, , "udah tahu" balas irawan tanpa membalas uliran tangan endrias, endrias tersenyum melihat sikap dinginnya irawan tapi ntah mengapa dia yakin irawan adalah orang yang baik
tak terasa jam istirahat pun tiba
" hmmm..boleh"jawab endrias lalu memandang ke arah irawan" kamu ga ikut ir?"sambung endrias kemudian
irawan langsung berdiri dan berjalan lebih dulu tanpa menjawab pertanyaan endrias lalu dia menoleh kebelakang
__ADS_1
"nunggu siapa???" ucap irawan lalu melanjutkan langkahnya diikuti endrias yang mengikuti dibelakang sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal sembari memandang sekilas kearah irul yang mengangkat bahunya
"kalian mau pesan apa?" tanya irul lalu menatap ke kedua temennya
"aku mau pesen sandwich tuna spicy extra cheese dan minumnya jus alpukat tanpa tambahan gula+ susu" jawab irawan santai
"kamu yas mau pesen apa?" tanya irul lagi
"aku kayaknya pesen minum aja deh rul..aku pesen es teh manis aja" jawab endrias sembari tersenyum...sebenarnya endrias merasa lapar tapi dia harus berhemat karena dia belum menemukan pekerjaan paruh waktunya..irawan memandang endrias dengan pandangan yang sulit diartikan, endrias yang merasa ada yang janggal dengan pandangan irawan pun akhirnya buka suara"kenapa ir ada yang salah dengan pesananku?"tanya endrias keheranan
"bukan pesanannya yang aneh tapi kamu yang aneh, kalau kamu ga lapar kenapa ke kantin? atau jangan jangan kamu ga ada uang?" pertanyaan irawan ini bagaikan petir disiang bolong...duarrrrrrrrrrr
khairul anam
__ADS_1