Bidadari Pengikat Hati

Bidadari Pengikat Hati
11. Terpukau


__ADS_3

Raiden tidak menjelaskan bagaimana Luna hidup yang sebenarnya, akan tetapi ia hanya ingin berkonsultasi untuk keadaan Luna dan ingin memeriksakan keadaanya, ia tidak ingin orang tahu dan memanfaatkanya. Baginya yang terpenting sekarang Luna bisa hidup lebih baik, entah kenapa dia peduli pada Luna, padahal selama ini dia selalu cuek pada mahkluk yang berjenis wanita, dulu Raiden hampir bertunangan, akan tetapi pada saat hari pertunanganya tiba, kekasihnya pergi bersama pria lain, sejak itu Raiden tidak pernah dekat lagi dengan wanita, meski banyak wanita cantik yang ingin dekat denganya, terutama karyawan wanita di perusahaannya, dan salah satunya adalah adik sahabatnya Niko yang sangat terobsesi dengan Raiden.


''Apa nona Luna sedang melakukan diet ketat???, tanya dokter wanita yang masih muda


Luna menggeleng, lalu melihat Raiden, ''tidak'', ucapnya lirih.


''Lalu apa yang anda makan???


''Buah dan sayur, kacang-kacangan, juga telur ayam''.

__ADS_1


''Apa hanya itu saja yang anda makan setiap hari???


Luna mengangguk, ''iya'', jawabnya lagi


''Sudah berapa lama makan seperti itu???, satu tahun dua tahun???,tanya dokter yang bernama Bela itu.


''Sudah lama, sekitar delapan tahun lebih??


Luna diam tidak tahu harus menjawab apa, dia ingat tahun pertama ia masih memiliki persediaan makanan, setelah itu tahun-tahun berikutnya persediaan makanan telah habis dan ia mulai memakan apa yang ada di hutan dan yang pernah di tanam olehnya dan kedua orang tuanya dan semua makanan mentah.

__ADS_1


''Baik, nona Luna, berat badan anda memang kurang, tapi secara keseluruhan anda sehat, kulit anda bagus, tulang dan otot juga bagus, untuk menambah berat badan anda bisa menambahkan makanan yang mengandung karbohidrat, ada banyak orang yang menghindari makanan yang mengandung karbo karena takut gemuk, atau ingin memiliki berat badan ideal, tidak perlu makan yang banyak dalam sekali makan, agar tidak mengalami kegemukan nantinya dan bisa mendapatkan berat badan ideal, tidak ada pantangan semua makanan boleh di konsumsi'', dokter Bela menjelaskan dan menjawab semua pertanyaan Raiden, cukup lama mereka berada di ruangan itu. Raiden juga minta suplemen dan vitamin yang baik untuk Luna, setelah selesai mereka segera berpamitan.


Raiden keluar dari rumah sakit setelah membelikan suplement dan vitamin untuk Luna, lalu membawa Luna kesebuah tempat spa yang ada di kota itu, Raiden akan melakukan pijat setelah pergi mendaki atau berpetualang untuk merenggangkan ototnya yan kaku, dan sekarang dia datang bersama Luna, beberapa karyawan disana yang sudah mengenal Raiden terkejut melihatnya datang dengan seorang gadis cantik.


Raiden dan Luna disambut dengan ramah disana dan segera di layani dengan baik.


Ini adalah pertama kalinya untuk Luna melakukan spa, hingga beberapa jam Luna belum selesai melakukan perawatan dari ujung rambut sampai ujung kaki, Raiden menunggu sembari membuka laptopnya, melihat laporan pekerjaan yang ia tinggalkan selama beberapa hari, hingga akhirnya ia melihat sosok wanita cantik berdiri di depanya, Raiden melihat dari ujung kaki dan kemudian menatap pemilik kaki jenjang itu terpukau.


''Luna....., kau cantik sekali'', ucapnya tanpa sadar memuji kecantikan Luna yang memotong rambutnya lebih pendek dan rapi dengan riasan tipis di wajahnya, yang membuatnya tampak sangat cantik.

__ADS_1


Luna tersenyum, ''trimakasih'', Luna langsung mencium pipi Raiden dan memeluknya erat.


Raiden tertegun kaku, tidak menyangka akan mendapat ciuman dari Luna yang begitu tiba-tiba.


__ADS_2