Bidadari Pengikat Hati

Bidadari Pengikat Hati
13. Mommy


__ADS_3

Luna bengong sendiri ia membetulkan pakaian yang sudah setengah polos, dia merasa sepi diapartemen setelah di tinggal Raiden pergi bekerja. Entah kenapa rasanya ia tidak ingin Raiden pergi meninggalkanya, ia juga tidak bisa menolak semua perlakuan Raiden padanya, ia hanya percaya Raiden.


Raiden sangat kesal, disaat dia penuh gairah, selalu ada saja yang mengagalkanya, dia mengumpat dirinya sendiri, sudah lama tidak menghiraukan sosok wanita, sekalinya bertemu Luna ia tidak bisa mengontrol dirinya, Luna menghancurkan pertahananya.


Sementara itu di kantor Niko sedang diinterupsi oleh nyonya Helena, ibu pemilik perusahaan, siapa lagi jika bukan Raiden.


''Kenapa Raiden belum sampai perusahaan??, apa dia sudah memiliki kesasih Nik??


''Saya tidak pernah melihatnya bersama perempuan nyonya??, jawab Niko


''Selama ini tidak ada satu perempuanpun disisinya, apa dia tidak suka dengan perempuan, atau ia penyuka sesama jenis'', nyonya Helena menatap Niko tajam, ''dia tidak mungkin seperti itu kan???.


''Kami pria normal nyonya, bukan pecinta sesama jenis'',jawab Niko


''Jangan melindungi putraku karena kau sahabat dekatnya, atau jangan-jangan kau dan Raiden sedang ada......????, tatap nyonya Helena curiga.


''Hubungan kami hanya urusan pekerjaan dan persahabatan saja nyonya''. jawab Niko


Tak berapa lama Raiden sampai di perusahaan, ia segera menuju ruang kerjanya dengan terburu-buru.


''Mom apa kabar??, Raiden langsung memeluk punggung wanita paruh baya itu.


''Kau jam segini baru sampai kantor??, kenapa nomormu susah sekali di hubungi??, wanita paruh baya itu mengomel namun tetap berdiri dan memeluk putra semata wayangnya.

__ADS_1


''Mommy aku baru balik dari peternakan kemarin dan sedikit lelah''.


"Apa mommy datang sendirian, bagaimana dengan Lio??


"Mommy datang bersamanya, tapi dia langsung keperternakan".


"Kenapa dia langsung kesana???


"Dia bilang ingin memastikan sesuatu".


"Apa dia sudah selesai sekolah???, dia mau melanjutkan kemana??.


"Dia tidak ingin melanjutkan pendidikanya, dia bilang ingin mencari saudara perempuannya".


''Untuk itu mommy mau kamu suruh dia melanjutkan pendidikan disini saja dan kau awasi dia''.


''Mom, Lio bukan anak-anak lagi, dia sudah dewasa


''Apa kau mau dia hanya lulus sekolah dan tidak punya keahlian apapun??, bagaimana dia akan melanjutkan hidupnya nanti''.


''Mommy jangan kuatir nanti akan aku bicarakan denganya''.


Lio adalah anak angkat nyonya Helena, meski hanya anak angkat tapi nyonya Helena sudah menganggapnya seperti anak kandungnya sendiri.

__ADS_1


''Raiden, berapa umurmu sekarang???, tanya nyonya Helena,'' kapan kau akan menikah, kau itu sudah tidak muda lagi???


''Mommy, aku pasti akan menikah, tapi tidak sekarang, banyak pekerjaan yang harus aku urus''.


''Pekerjaan yang mana, semua pekerjaanmu di kerjakan Niko''.


''Mom, aku pasti akan menikahi wanita yang akan melahirkan banyak cucu untuk mommy, tapi tidak sekarang''.


''Lalu kapan???, apa kau masih belum bisa melupakan pertunanganmu yang gagal, apa kau sudah memiliki pacar lagi sekarang??, kapan kau akan mengenalkan pada mommy???


''Mom, bisakah tidak membicarakan itu dulu, banyak pekerjaan yang harus aku selesaikan''.


''Ya sudah, mommy hanya ingin melihatmu, selesaikan pekerjaanmu dan pulang ke rumah''. ucapnya


''Apa mau aku antar pulang mom??.


''Kau bilang banyak pekerjaan, mommy pulang sama sopir saja''.


''Baiklah, jangan lupa istirahat, mommy pasti lelah setelah perjalanan jauh, aku akan segera bicara dengan Lio''.


''Kau harus yakinkan dia, mommy mau dia melanjutkan pendidikanya''.


''Iya, sampai nanti mom''.

__ADS_1


__ADS_2