
Burung-burung berkicau dengan indahnya, matahari menerobos di celah-celah pepohonan, Luna terbangun lebih awal dan melihat Raiden tidur di dekatnya, wajahnya begitu bersih dan tampan, Luna segera bangun dan keluar dari villa, ia bergegas mencari makanan, buah- buahan, jamur dan telur ayam hutan, lalu dia pergi mandi di air terjun, setelah selesai ia segera kembali ke villa, ia takut Raiden bangun dan pergi meninggalkanya. Saat sampai dia sedikit lega melihat Raiden berdiri di depan villa.
''Kamu dari mana??, tanya Raiden kuatir, namun lega melihat Luna kembali dengan rambut yang basah, terlihat begitu cantik.
Luna menunjukkan buah dan jamur serta telur yang di bawanya.
''Dari mana kau mendapatkanya???
''Aku mencarinya di sekitar sini'', ia memberikan pada Raiden, ''aku sudah mencucinya di air terjun tadi, ini untukmu, aku sudah makan''.
Raiden mengernyit, ''apa kau langsung memakanya, tidak perlu di masak dulu??.
Luna menggeleng, ''aku memakan seperti itu setiap hari''. ucapnya
__ADS_1
Raiden getir mendengarnya, hatinya terasa begitu sakit, bagaimana keluarganya meninggalkanya sendiri di hutan belantara di pulau yang tidak ada jalan yang bisa di lalui, namun ia segera menepisnya mungkin sesuatu telah terjadi pada keluarganya sehingga tidak bisa kembali ke villa.
Raiden menerimanya lalu menyalakan kompor mini dan merebus air untuk membuat kopi dan merebus telur dan jamur. Setelah matang ia memakanya bersama Luna.
''Luna, aku ingin menjelajah pulau hari ini, jika hari ini selesai sore bisa keluar dari sini, apa kau mau ikut???, tanya Raiden
Luna mengangguk senang, ia tersenyum manis.
''Apa kau mau melihatku mandi??, goda Raiden tersenyum nakal.
Luna segera memalingkan wajahnya membelakangi Raiden. Sampai beberapa menit kemudian Raiden selesai dan meminta pakaianya pada Luna, ia tidak malu bertelanjang dada di depan Luna dan hanya menggunakan celana pendek.
Mereka melanjutkan menjelajah pulau, Luna menunjukkan tempat-tempat yang begitu indah, Raiden sangat senang mendapatkan teman Luna, ia mengambil gambar keindahan pulau dengan kameranya, beberapa kali ia mengambil foto bersama Luna, dan mencuri foto Luna saat sendiri.
__ADS_1
Luna mengajak Raiden ke tempat favoritnya sebuah lereng yang terdapat hamparan bunga-bunga yang indah berwarna warni.
''Apa kau yang menanam bunga-bunga ini???
''Bunga-bunga ini sudah ada disini, lalu aku dan keluargamu menyebar benihnya hingga menjadi hamparan bunga, sekarang tidak perlu lagi menanam karena biji bunga-bunga itu akan tumbuh dengan sendirinya'', ucap Luna
Mereka duduk di hamparan bunga, Raiden dan Luna memetik beberapa tangkai bunga, Raiden membuat tiara dan memakaikanya di kepala Luna, sedang Luna membuat rangkaian buket bunga mawar yang indah. Raiden meminta Luna untuk berpose di hamparan bunga, dan mengambil foto Luna beberapa kali, Raiden tidak bosan entah sudah berapa banyak foto yang ia dapat.
Waktu terus berlalu, hingga terlihat senja yang indah.
''Luna, sepertinya kita harus bermalam disini, dan melanjutkan perjalanan besok, menjelajah pulau ini tidak cukup sehari saja, apa kau tidak keberatan???.
Luna mengangguk, Raiden mendirikan tenda untuk bermalam, Luna mengumpulkan kayu kering untuk dijadikan perapian, malam itu mereka beristirahat di tenda kecil, menceritakan kisah mereka berdua, mereka menjadi semakin akrab.
__ADS_1