Bukan Indigo

Bukan Indigo
Kisah Wanita di Jembatan Desa 2


__ADS_3

***


Pak Romli yang mengetahui dengan pasti kisah tentang Johar bertanya-tanya dalam hati, "mengapa Johar masih sering muncul? padahal jasadnya telah diketemukan.apakah karena Jain belum ditangkap?".batinnya.


***flashback


2 bulan setelah hilangnya Johar membuat ayahandanya menjadi sakit-sakitan, beliau terus berharap putrinya segera ditemukan. beberapa warga desa yang melintas di area jembatan desa pada malam hari berkata pernah melihat Johar disana. mereka berpikir Johar sedang menunggu seseorang.ada warga yang menyapa,namun tidak digubris dan Johar hanya diam saja, hal ini menguatkan spekulasi warga bahwa Johar memang tidak mau pulang alias kabur.jembatan itu dulunya memang terletak jauh sekali dari pemukiman dan merupakan perbatasan dengan desa tetangga.

__ADS_1


pada suatu malam, Maya sang kakak bermimpi didatangi Johar. Johar berpakaian terusan warna hijau seperti pakaian terakhirnya sebelum hilang. Maya senang menyambut kedatangan adiknya,namun ia curiga karena wajah adiknya sangat pucat dan terlihat seperti orang yang kedinginan. Maya bertanya "ada apa dek,kamu kemana saja?".pertanyaan itu dijawab tangisan oleh Johar, tangisannya semakin menjadi jadi.sambil memegang perutnya ia berkata "dingin sekali,kasihan anakku kak...". wajah dan tubuh Johar terlihat semakin pucat saja,dan tiba-tiba Maya terbangun dari tidurnya. banyak pertanyaan dalam dirinya mengenai mimpinya ini. ia mengucap istighfar beberapa kali, "Ya Allah,lindungi adikku".batinnya. sesungguhnya ini bukan mimpi yang pertama. sebelumnya ia sering bermimpi tentang Johar.di mimpi sebelumnya Maya melihat Johar sedang berdiri di jembatan desa seperti yang diceritakan warga. namun dalam mimpinya itu Johar terlihat menggendong sesuatu,namun tidak diketahui itu apa karena terlihat samar dan ada bercak darah di baju yang dikenakannya. lalu mimpi yang kedua kalinya,ia melihat Johar berlari seperti dikejar oleh sesuatu,ia terlihat menangis ketakutan. apa yang dimimpinya semuanya jelas teringat dalam benak Maya.


Esok harinya Maya menceritakan mimpinya ini pada Jain suaminya.Jain dengan kikuk menanggapi cerita istrinya dan berkata " ah itu hanya mimpi,kamu terus memikirkan adikmu,makanya kamu selalu bermimpi tentang dia". ujarnya."tapi ini serius bang, saya takut Johar dijahati orang".Maya berkata dengan cemas. Jain tidak mau terlalu menanggapi curhat istrinya,ia memutuskan untuk segera berangkat ke kantor. "sudah,saya ke kantor dulu".pamit Jain mencoba menghindar.


tidak puas dengan tanggapan suaminya,Maya bergegas ke rumah orang tuanya lagi. ia dengan penuh tekad ingin menuntaskan misteri hilangnya Johar. ia lalu menceritakan hal ihwal mimpinya kepada ibunya mengingat sang ayah sakit sejak hilangnya Johar,ia tak ingin menambah beban pikirannya,ibunya pun terkejut mendengar cerita maya karena ternyata ibunya pun mendapatkan mimpi yang hampir sama dengan maya.


Maya berjanji akan menemukan adik kesayangannya apapun caranya.ia sangat kasihan pada orangtuanya yang jelas merasa kehilangan. ia lalu masuk ke kamar adiknya, ia merasa sesuatu telah terjadi pada Johar. ia mau mendapatkan petunjuk sekecil apapun,di carinya apapun yang bisa menjadi petunjuk dikamar adiknya. ya, selama ini mereka hanya merapikan saja barang-barang di kamarnya,tidak menyentuh atau membuka apapun yang jadi privasi adiknya karena masih beranggapan Johar pasti akan pulang.namun kali ini, Maya sudah tidak tahan lagi, dibukanya buku-buku Johar , buku tulis,buku bacaan semuanya. menyisir satu demi satu halaman buku adiknya. lalu ia membongkar lemarinya,mengacak semua kotak aksesoris Johar. sama saja; tak ada petunjuk. kemudian ia membongkar kasur tempat tidur adiknya,di bawah kasur ini ia menemukan amplop berisi uang ratusan ribu, selembar kertas pemeriksaan dan buku catatan keseharian Johar.

__ADS_1


Jain di jemput dikantornya oleh polisi berpakaian preman.semua orang terkejut mendapati Jain dibawa oleh polisi,apalagi terdengar bahwa hal itu berkaitan dengan hilangnya Johar. ia awalnya mengelak dengan berbagai alibi,namun alibinya tidak menemukan bukti,oleh karenanya polisi terus menginterogasinya,menunjukkan buku harian Johar,mencecarnya dengan puluhan pertanyaan, hingga akhirnya setelah 2 hari diinterogasi Jain mengakui semua perbuatannya.


Polisi menyisir tempat yang dikatakan Jain adalah tempat ia menguburkan jasad Johar. betapa terpukul keluarga besar Johar mendapati kenyataan ini.mereka bahkan warga desa mengutuk apa yang dilakukan Jain. jasad Johar di ketemukan dalam kondisi mengenaskan, terusan panjang berwarna hijau masih melekat di tubuhnya. dan Jain pun resmi ditahan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.


Seminggu berlalu setelah upacara pemakaman Johar yang dihadiri oleh banyak orang, yang datang bersimpati mendengar kisah tragisnya. Jain yang awalnya ditahan di Polsek hari itu segera dipindahkan ke tahanan Polres. saat dalam perjalanan dengan mobil dinas polisi, tiba-tiba mobil mengalami pecah ban. alhasil petugas turun untuk memeriksa ,entah keteledoran apa yang dilakukannya,Jain yang berada di kursi belakang bisa meloloskan diri dengan tangan masih terborgol.


***

__ADS_1


pak Romli pulang ke rumah,ia menemui istrinya Maya yang tak lain kakak kandung dari Johar. ya, Maya telah menikah lagi dengan pak Romli laki-laki baik dan taat agama. setelah kasus yang menimpa Johar, Maya mengajukan cerai pada Jain,meski tak dihadiri karena Jain kabur entah kemana,justru yang akhirnya mempermudah proses cerai mereka. 4 tahun menjanda,Maya kemudian dinikahi oleh pak Romli. sedangkan ayah Maya meninggal 6 bulan setelah jasad Johar ditemukan, dan ibunya menyusul 5 tahun kemudian.


hari itu pak Romli pulang dengan membawa kabar tentang desas desus warga yang melihat arwah Johar lagi, membuat hati Maya kembali menjadi sedih.


__ADS_2