
Kisah kedua ku ini disaat aku berusia 11 tahun. bisa dibilang sebenarnya aku ini anak yang pemberani,hanya saja ...ketika beberapa kali mendapati hal- hal diluar nalar membuat nyali aku malah menjadi ciut.
seperti biasa,aku setelah selesai adzan magrib akan pergi bermain ke rumah sepupuku,yang kebetulan beda beberapa rumah dari rumahku.
dan untuk menuju kesana harus masuk ke sebuah gang dan melewati sebuah rumah kosong yang sudah lama tidak berpenghuni. dihalaman rumah kosong itu ada sebuah pohon yang konon menurut cerita orang tuaku bahwa ternyata pernah terjadi kasus bunuh diri disitu dan korbannya adalah laki-laki,entah dia punya masalah apa, hingga kini belum diketahui pasti penyebabnya.konon katanya mayatnya ditemukan tergantung dipohon tersebut.
aka tetapi karna aku yang merasa pemberani,tidak merasa takut dong lewat disitu,apalagi selama ini belum ketemu apa-apa yang janggal ditempat itu.
namun,ceritaku ini sebenarnya tidak berasal dari rumah kosong itu tapi justru berada dirumah sepupuku yang mau aku kunjungi ini.
rumah sepupu aku ini terdiri dari 2 unit rumah yang berada dalam satu halaman.yaitu rumah batu yang biasa mereka tempati dan 1 rumah panggung peninggalan nenek kakeknya yang dibiarkan kosong tidak ditempati. yang memisahkan kedua rumah tersebut adalah 2 buah kamar mandi yang terletak ditengah halaman atau berada di lorong belakang.
di setiap malam selain berkumpul dijalan raya depan rumah bersama teman-teman sekampung,aku juga selalu pergi bermain atau belajar ke rumah sepupuku,karena memang sepupu aku itu masih seumuran ,satu kelas dan satu sekolah juga.
orang tua tak pernah melarang karena memang karena jaraknya dekat dengan rumah dan masih merupakan saudara,sehingga kalaupun kemalaman, biasanya akan dijemput langsung sama bapak atau abang.
__ADS_1
pada malam itu selesai bermain dan makan malam,kami semua menonton tv diruang keluarga.diruang keluarga itu, ada jendela teralis yang view-nya mengarah ke tangga belakang rumah panggung sepupuku yang tidak berpenghuni tadi alias kosong. seperti biasa, kalau menonton tv tidak asik dong kalau tidak sambil mengobrol dan mengomentari isi tayangan televisi yang kami tonton. kebetulan yang duduk menonton saat itu ada aku,2 orang sepupuku dan bibi.aku duduk paling pinggir di samping jendela teralis .
pada saat asyik ngobrol reflek kepala aku menengok ke kanan keluar jendela teralis itu dan pandangan mengarah ke tangga belakang rumah panggung,dan, apa yang aku lihat???
sosok perempuan memakai gaun berwarna putih yang menutup hingga ke mata kaki.dan rambutnya... MasyaAllah panjang banget menyentuh dasar tangga, dan posisinya adalah membelakangi atau seakan hendak melangkah naik menuju ke atas rumah panggung itu.
sontak aku merasakan tubuhku merinding.aku terdiam,kaku dan kali ini langsung kembali melihat ke arah televisi.beberapa saat aku mencoba melirikkan mata dan sedikit menengok kembali ke tempat tadi.setelah aku tengok,sosok itu sudah tidak ada,ia menghilang dan kondisi pintu rumah itu masih tertutup.
aku berada di rumah sepupuku hanya sebentar, apalagi sudah melihat hal yang janggal tadi.aku melihat jam,sudah jam 9.30 malam atau pukul 21.30, untuk kali itu.aku memilih untuk meminta bantuan kakak sepupuku untuk mengantarkan aku pulang,padahal di hari lain,sebelum kejadian itu,ku bisa pulang sendiri.tapi, kali ini tidak dulu, lontong..eh tolong..I am Sorry,dorry,memory.
dan tibalah beberapa hari kemudian, tetangga belakang rumahnya cerita ,kalau memang setiap malam,sering mendengar suara-suara perempuan menangis.dan itu berasal dari rumah panggung kosong itu dan dari kamar mandi di antara halaman kedua rumah tersebut. tetangganya takut dan merinding dong,masa sih suka banget nangis malam-malam itu makhluk.
sejak itu, ku jarang ke rumah sepupu kalau malam-malam sendiri kecuali ketika bersama saudara-saudara atau bersamaa ayah dan ibuku saja.
***
__ADS_1
kejadian beberapa bulan kemudian,aku dan saudara laki-laki aku pagi-pagi buta,pergi ke rumah sepupuku yang lain yang dekat rumah juga dan masuk ke gang yang lain. waktu itu memang orang tua aku sudah ada disana karna memang uaku yaitu kakak dari ibuku jatuh sakit dan dalam keadaan lagi di ngajiin,sudah koma.
nah kebetulan di gang itu cuma ada 2 rumah yang ukurannya panjang dan saling membelakangi. diantara kedua rumah itu ada halaman kosong yang tidak dipagar dan ada beberapa pohon yang tumbuh disitu,termasuk pohon cempaka.seperti di ketahui kalau pohon cempaka adalah poho yang biasa di tanam oleh orang - orang di kuburan.
saat hendak melewati halaman tersebut,tiba-tiba di balik pohon cempaka itu seperti ada seseorang yang sedang bersembunyi,lama-lama kelamaan sosok itu semakin menampakkan wujudnya. semakin lama semakin jelas kelihatan rambutnya panjang dan ternyata memiliki muka rata, aku panik sekali dan takut,mau bilang ke saudaraku tapi mulut seperti terkunci. saat saudara aku berjalan maju aku malah berjalan mundur. karna memang saudaraku tidak melihat,hanya aku yang melihatnya sendiri.hingga saudaraku mereriakiku "kenapa jalan mundur...ayok buruan" kata Abang aku...aku malah semakin mundur dan bilang " aku mau pulang aja bang". dan akupun lari sekencangnya pulang ke rumah, Abang aku bingung "itu anak kenapa sih?!".
sampai rumah,kakak aku yang dirumah tanya "kenapa balik lagi?.
aku tidak menjawab dan cuma buru-buru masuk kamar dan bersembunyi dibalik selimut sambil melafalkan doa-doa sampai aku tertidur lagi.
dan malam itu memang ternyata malam terakhir uaku ada didunia,karena beliau akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya,dan aku belum sempat menjenguk karena keburu ketemu hal-hal diluar nalar.
esoknya saat Abang aku pulang buat mandi dan pergi lagi buat persiapan pemakaman ua, Aku menceritakan kembali apa yang aku alami semalam.si Abang cuma ketawa dan bilang " tuh,makanya jadi anak nurut sama orang tua,nggak boleh ngambek-ngambek,setannya tu ga suka sama anak yang suka ngambek". lah...Abang aku ada-ada aja nasehatinnya, apa hubungannya aku ngambek sama tu setan, "emang tu setan rugi apa kalau aku ngambek,weeeehhhh". Abang cuma ketawa dengar protes aku.
Alhasil ternyata malam itu bukan malam terakhir aku bertemu hal-hal mistis tapi merupakan awal mula dari segalanya.
__ADS_1