Bukan Pernikahan Yang Ku Mau (Alya)

Bukan Pernikahan Yang Ku Mau (Alya)
Dalang dibalik semua


__ADS_3

Dikamar


Iky menurunkan Alya di ranjang. Merapihkan posisi kaki dan kepala Alya. Menyelimuti Alya dengan selimut lembut miliknya. Membelai lembut rambut Alya dan pipinya.


"Jangan membuat aku khawatir lagi ya. Aku ngga tau harus berbuat apa jika sesuatu yang tidak baik menimpamu" ucap Iky yang dibalas anggukan oleh Alya.


"Aku gapapa kok. Aku baik-baik saja. Bahkan aku bisa berlari mengejarmu tadi. Berarti aku sudah sehat. Besok pun aku bisa membuatkanmu sarapan."


"Hmm jangan gegabah. Istirahat saja dulu. Lalu mengapa kamu bisa berpikir mengejarku ke coffee shop? Padahal kamu juga tidak mendengar aku pergi dari rumah. Aku biasa melampiaskan amarahku dengan berolahraga. Kemarin aku pergi ke pacuan kuda dibelakang. Bagiku hanya itu yang membuatku lebih tenang."


"Ituu.. akuu.. mmmm.. aku kemarin mendengar rekaman telepon Reza yang kau simpan. Kamu pasti merasa sakit mendengar ucapan Reza. Dan mengapa kamu pura-pura menjadi aku dengan tidak menjawab sepatah kata pun?" Alya duduk dan membenarkan posisinya.


"Kemarilah biar aku jelaskan" Iky menggeser Alya dan duduk disampingnya. Memeluk bahu Alya.


"Aku tau kamu menikah denganku bukan karena cinta. Aku pun tidak mau masuk kedalam privasimu. Aku menyimpannya karena kamu harus tau perasaan Reza kepadamu sehingga kamu bisa mengambil keputusan untuk menyikapinya. Biar bagaimanapun kamu sudah resmi menjadi istriku."


Iky pun terus mengoceh menjelaskan sejak kapan ia mulai jatuh cinta kepada istrinya. Dan rasa yang semakin bertambah setiap waktunya. Alya yang mendengarkannya semakin masuk kedalam rasa yang dimiliki Iky. Ditambah lagi Iky menceritakan masalalunya tumbuh tanpa kasih sayang orang tua. Tak sekali Alya membelai wajah suaminya. Hingga ia menitikkan air matanya. Sebesar itu kah cinta Iky.


Di penutup cerita, Iky mencium lembut kening Alya. "Tak mengapa jika kamu tidak mau melakukan kewajibanmu untukku. Asal kamu tetap berada disampingku. Aku akan merasa nyaman..."


Alya menghentikan ocehan Iky dengan kecupan lembut dibibirnya. Kemudian Iky membalasnya dengan ciuman yang dalam. Alya merasakan cinta suaminya. Perlahan Alya pun mulai memancing Iky untuk melakukannya. Biar bagaimanapun Iky adalah suaminya. Dan sangat tidak pantas jika ia masih memiliki rasa cinta untuk orang lain selain suaminya. Iky mulai menggeser kimono Alya. Mencium lehernya. Dan mengabsen setiap inci tubuh Alya. Membelai lembut setiap bagian tubuhnya. Hingga mereka mulai melampiaskan hasrat mereka masing-masing. Ya. malam ini mereka melakukannya atas dasar cinta yang sudah mulai tumbuh.


...


Pagi menjelang. Alya dan Iky masih terbaring manja di ranjang. Walaupun matahari sudah memancarkan sinar hangatnya, mereka pun enggan beranjak. Masih dalam balutan selimut tanpa sehelai busana. Mereka masih saling bertatap pandangan. Tersenyum malu-malu dan berpelukan. Alya meraba punggung Iky yang penuh luka ditutupi oleh Tatonya. Bagian dada Iky juga memiliki banyak sayatan bekas luka. Baru kali Ini Alya dengan jelas melihat tubuh Indah suaminya dengan hiasan bekas luka yang mengiris hati Alya. Ya. Hidup Iky memang keras. Dan itulah yang membuat Iky bisa sekuat ini. Satu hal yang dia tahu. Iky memang sering terlibat dengan perkelahian. Namun Iky tidak mampu membunuh orang lain sedikitpun.


"Suamiku, Bolehkah kamu menceritakan siapa Clara?" Tanya Alya penasaran.


"Clara? Pasti kamu cemburu ya dengannya?" ledek iky mencolek hidung Alya.

__ADS_1


"Yap. Dia adalah anak dari rekan bisnis yang sudah menghianatiku. Dulu aku dengan Ayahnya bersahabat. Aku membiayai semua usahanya. Ayahnya merupakan bos mafia terbesar di rancah dunia Eropa. Tapi dia pandai berbahasa Indonesia. Saat kami masih memiliki hubungan baik. Clara selalu meminta ayahnya untuk menikah denganku. Aku yang saat itu masih dibilang terlalu muda pun menolaknya. Namun semakin lama semakin bertambah usia, layaknya orang dewasa pergaulannya sering memancingku untuk bersetubuh dengannya. Akupun tidak mau. Untung saja aku saat itu kembali ke Indonesia dan melihat gadis yang aku cintai sampai sekarang yang menjadi istriku ini. Ya sialnya aku harus kembali ke Eropa. Belum sempat membuatmu jatuh cinta padaku... " Iky terus mengoceh melanjutkan ceritanya.


"Sekarang perasaan dia padamu bagaimana?"


"Tentu saja dia masih mencintaiku. Suamimu ini kan tampan sekali. Mampu membuat perempuan klepek-klepek dan ingin tidur denganku. Walau sebatas nafsu saja. Tapi mereka juga ingin meraup kekayaanku. Tentu saja tidak bisa"


"issshhh sombongnya.. Terus apa kamu sering meniduri gadis-gadis itu?" tanya Alya ragu berwajah masam.


"Kamu ingin tahu banget? Berciuman saja aku pertama kali denganmu. Apalagi berhubungan intim. Sudah pasti kamulah yamg merebut keperjakaan aku. Sebenernya aku tidak rela.." Iky pun tertawa


"Heeeiii...!!!"


"Hahahahaha iya iya maaf aku becanda. Tapi sungguh kok kamu yang pertama. Bagaimana jika kita melakukannya lagi?"


"Apaaa??? ini sudah hampir siang.. aaaaaa tidaaak toloonggg!!!" Alya pun merasa geli saat suaminya mulai sudah mulai menjamahnya.


...


"Sampai kapan aku harus menunggu dua sejoli yang sedang dimabuk asmara ini." Monolog Vino.


Tak begitu lama, Ardi menelpon Vino. Ia mengetahui dalang dibalik penculikan Alya. Siapa lagi kalau bukan Ayah Clara. Kejahatannya sangat terkenal dimana-mana. Dibalik itu juga, Iky mengetahui dari mana dana yang diselundupkan dan menyebabkan kerugian besar bagi perusahaan Iky. Namun Iky tak kunjung menyelesaikan hasratnya. Mau tidak mau Vino menunggu Iky.


...


14.00


Akhirnya Iky keluar dari kamarnya dan melihat Vino sedang asik menggoyangkan jemarinya dilaptop. Ia pun menghampiri Vino.


"Jadi Bagaimana? Apa kamu sudah mengetahui dalang dibalik semua ini?" Tanya Iky.

__ADS_1


Vino terkejut melihat leher Iky yang banyak memiliki tanda cinta. "Astaga. Istrimu ganas sekali. Hahahaha"


Sontak Iky menuju cermin dan melihatnya. Ia pun membuka kaosnya. Makin banyak ditubuhnya. Iky pun mengusap wajahnya sambil tertawa kecil.


"Cepatlah kau menikahi Angel. Biar kau juga mendapatkan tanda cinta darinya" Ledek Iky kepada Vino.


Vino pun menjelaskan temuannya. Pak David adalah dalang penyelundupan dana keuntungan yang disalurkan kepada Mafia terkeji di Eropa yang tak lain adalah Ayah Clara. Selain itu juga Vino membeberkan bahwa Ardi menemukan bukti kuat mengenai penculikan Alya. Orang yang sama, Ayah Clara. Ia masih menyimpan dendam kepada Iky yang menolak mentah-mentah membeli teknologi canggih miliknya.


Iky hanya tertawa. "Biarkan saja. Dia sudah masuk kedalam jebakanku. Tunggu mereka lemah, Kita akan membuatnya berlutut dihadapanku"


Tok..tok..tok


Alya memasuki ruang baca membawa dua cangkir kopi dan cemilan.


"Apa kabar Nona?" Tanya Vino.


"Baik kabarku. Oiya Tuan Vino.. eh maksudku Vino.. ahh tidak tidak. Kak Vino.. apa kamu tau kabar Mas Ardi? kapan ia akan kembali ke Indonesia?"


"Ia masih sibuk dengan urusannya di Eropa. Nona tidak perlu khawatir, setiap hari ia masih menghubungi kedua orangtua Nona. Bahkan sering sekali merengek hanya mengatakan rasa rindunya" Vino menjelaskan dan Alya hanya tertawa mendengarnya.


.


.


.


Bersambung.


Mohon bantu like dan rate nya ya kak.

__ADS_1


Boleh juga di vote kak hehe maaf ya ngelunjak.. 😬😬


__ADS_2