
Annyeong haseo👋👋👋 kami kembali lagi yeorobun😘😘😘. Buat jaga-jaga mungkin kalian butuh kipas.
Happy reading😘😘😘
Setelah selesai memberikan ucapan selamat semuanya menikmati pesta dan jamuan yang disediakan oleh Kakek Park. Termasuk ketiga pasangan cucu kesayangan kakek Park.
"Kajja menghabiskan makanan buatan ku sendiri" Eunmi mulai bergerak dengan gerakan agresif. Taehyung hanya menggeleng kan kepalanya melihat sang istri mulai bergerak aktif.
"Kau yakin dia lebih tua dari mereka Tae ? Kenapa aku tak yakin sama sekali. Kurasa umurnya dengan Soon Ae tertukar" ucap Hoseok geleng geleng kepala melihat kelakuan Eunmi yang terlihat kekanakan.

"Tapi dia menggemaskan hyung. Dan aku lebih suka melihat dia yang bergerak aktif dari pada hanya diam ditempat." Taehyung tersenyum kecil dan berlalu meninggalkan Hoseok untuk menyusul Eunmi yang mulai terlena dengan godaan makanan yang ada disana.
Soon ae hanya tersenyum lalu lebih memilih mengambil segelas orange juice dan duduk di kursi sambil memperhatikan kegiatan kedua kakaknya. Yoongi pamit untuk sekedar mengobrol dengan rekan kerjanya, Taehyung dan Hoseok pergi mendekati istri mereka yang tengah menyantap makanan.
"Ayo menyapa kakek " Bisik Hoseok pada Soora membuat Soora yang tengah memakan cupcakes nya membulatkan mata karena tak mendengar dengan jelas.
"Ayo memberikan hadiah pada kakek masa kau lupa" Ucap Hoseok agak keras membuat Soora dengan cepat mengangguk.
"Ah kajja! (Ayo) Aku juga penasaran dengan 'kado spesial' yang kau maksud"
Mereka berjalan menghapiri kakek Park.
"Harabeoji(kakek) Aku dan Soora punya kado spesial untukmu" kata Hoseok membuat sang kakek menatapnya.
"Kado spesial?" tanya sang kakek.
"Ne(iya)"
"kado apa?"
"Harabeoji akan lihat sendiri nanti".
Kembali Hoseok membuat kakek Park penasaran. Apalagi Soora dia lebih penasaran lagi sebenarnya apa 'kado spesial' yang dimaksud suaminya.
Dia sudah bertanya beberapa kali tapi jawaban Hoseok selalu sama. 'kau akan tau sendiri nanti'. Membuat Soora jengah.
Alunan musik mulai terdengar. Hoseok mengulurkan tangan pada Soora mengajaknya untuk berdansa. Dengan senyuman manis Soora menyambut tangan Hoseok.
Soora mengalungkan tangannya di leher Hoseok. Menatap manik mata coklat miliknya.
"Aku mencintaimu Soora-ya" bisik Hoseok.
"Aku juga mencintaimu oppa" tutur Soora tanpa mengalihkan pandangannya dari Hoseok.
Disisi lain kakek Park sangat bahagia melihat adegan itu. Orang tua Soora dan juga Hoseok pun merasakan hal yang sama.
"Jadi ini kado spesial yang dimaksud Hoseok....." gumam kakek Park tersenyum.
"......memang kado yang sangat spesial" lanjutnya.
"ahh syukurlah anak kita sepertinya sudah menerima satu sama lain" tutur Nyanya Ahn pada besannya.
"Kurasa begitu" jawab nyonya Han dengan raut wajah bahagianya.
Hoseok makin mengeratkan pelukannya, membuat dia dan Soora tidak memiliki jarak lagi.
"Apa kau lapar?" tanya Hoseok.
"Aku hanya haus" jawab Soora.
Tanpa berkata apa-apa lagi Hoseok menarik tangan Soora menuju meja tempat hidangan berada. Dia memberi Soora segelas sirup.
Mereka terus saja menebar kemesraan yang mungkin saja membuat orang yang melihatnya akan sangat iri. Hoseok menatap kakek Park seakan bertanya bagaimana 'kado spesial' yang di berikannya.
Kakek Park mengangkat gelasnya tanda Hoseok sudah berhasil dan juga membuat sang kakek senang. Namja itu kembali melihat Soora dan tiba-tiba mencium pipi gadis itu.

"Aku sangat mencintaimu" bisiknya pada Soora.
💜💜💜
Eunmi bersikap biasa saja ketika dia memasuki ruangan pesta tadi. Melihat kearah lantai dansa , dan mendapati Soora dan Hoseok yang sedang berdansa disana.
"Romantis sekali mereka. Aku jadi iri"
"Kalau iri , kenapa kita tidak berdansa saja istri ku" Taehyung tiba tiba saja berada dibelakang dia dan berbisik ditelinganya.
Membuat Eunmi terkejut dan segera menyikut perut Taehyung.
Taehyung hanya mengaduh sambil memegang perut nya yang terkena pukulan sang istri.
"Kau mengagetkan ku oppa. Aku bisa jantungan jika seperti ini" Eunmi menatap Taehyung sinis sambil menetralkan deguban jantungnya.
Walau tersamarkan , setidak nya rona kecil menghampiri pipi yang mulai menirus itu. Wajar bukan dia tersipu , Taehyung menggunakan deep voice seksi nya ketika berbisik tadi. Mengingatnya membuat pipi Eunmi makin memerah namun itu tak berlangsung lama karna suara Teehyung kembali terdengar
"Lagi pula siapa suruh kau menghilang , aku berkeliling mencari mu tadi. Terus eomma(ibu) mengatakan kau menghilang setelah mengambil makanan cukup banyak...."
Taehyung menyipitkan matanya lalu berujar "... apa kau sembunyi dan menghabiskan makanan diam diam agar tak seorang pun melihat mu makan banyak ??" nada usil Taehyung kembali terdengar.
Eunmi memelototkan matanya dan menginjak kaki Taehyung dengan keras.
"Mati saja kau sana Jeon Taehyung."
"Aw aw , dasar wanita menyebalkan tapi aku suka" Taehyung tersenyum lebar melihat Eunmi yang menghentak hentak kasar kakinya ketika dia pergi beranjak dari sana.
"Sayang jangan jauh jauh , nanti aku rindu" Taehyung sedikit berteriak melihat Eunmi yang pergi. Dan berbalik hanya untuk memberikan tatapan tajam yang menurutnya manis sekali. Dasar Taehyung yang sudah menjadi bucinnya Eunmi.
Soon Ae tersenyum kecil saat melihat kedua pasangan itu. Mereka terlihat bahagia. Namun ia tidak.
Yoongi yang tengah mengobrol dengan rekan kerjanya sesekali memperhatikan Soon Ae. Selama acara Soon Ae hanya duduk di kursi yang disediakan dan sesekali meminum orange juice nya.
Setelahnya Yoongi berjalan mendekati Soon Ae.
"Kajja pulang" Ucap Yoongi membuat Soon Ae bingung
"Pulang? "
"Aku lelah, ayo pulang. "
"Tapi acara_"
"Kakek mengizinkan kita pulang duluan" Ucap Yoongi lalu berjalan terlebih dahulu membuat Soon Ae mau tak mau mengikuti.
Yoongi sebenarnya tak terlalu mempermasalahkan jika ia berada di pesta sampai selesai namun.. Ia hanya merasa tak enak saja melihat Soon Ae yang terlihat sedih dan lelah(?) jadi lebih baik ia mengajak Soon Ae pulang. Lagipula Soon Ae tidak menikmati acaranya. Pikir Yoongi.
💜💜💜
"tolong berikan minuman ini ke yeoja yang ada disana ya. Dia pasti haus" ujar seseorang kepada pelayan yang berlalu lalang dipesta itu.
"Baik nyonya" setelah menjawab pelayan itu segera menuju kearah yang dituju tadi yang ternyata sosok Eunmi.
"Nyonya silahkan minum nya." ucap sang pelayang sambil memberikan minuman ke Eunmi yang sedang berdiri dibalkon sambil melihat kearah angin.
"Ah ne , terima kasih" Eunmi meminum minuman yang diberikan oleh pelayan tadi. Menyesap sampai habis lalu memegang gelasnya.
Lalu sengaja memutar badannya menghadap acara pesta tadi.
Tersenyum tipis melihat Soora yang tampak mesra dengan Hoseok dan juga Taehyung yang sedang tersenyum kotak ketika berbicara dengan mungkin rekan kerjanya.
'Soon ae ?? Dimana dia? Sejak tadi aku tak melihatnya. Apa dia bersama orang tuanya atau sudah pulang?' Eunmi mengendikkan bahu nya ketika tak juga menjumpai Soon Ae di penglihatannya.
Eunmi terlihat sedikit pusing , oyong sejenak ketika melangkahkan kakinya menuju Taehyung.
Dan ketika sosok Taehyung melihat gelagat Eunmi yang terlihat susah berjalan sambil sedikit terengah dan wajah yang memerah sontak berjalan ke arah nya.
"Eunmi\-ah kau kenapa ? " Taehyung bertanya dengan nada khawatir.
"Aku mau pulang Tae , kepala ku pusing. Badan ku juga terasa panas. Aneh sekali rasanya" balas Eunmi .
"Baiklah , mari kita pulang duluan. Aku akan pamit kekakek dan orang tua kita dulu. Tunggu disini dan jangan kemana mana." Taehyung segera beranjak setelah mendapat anggukan kepala dari Eunmi.
Selang beberapa menit Taehyung kembali dan membuka jas nya ketika dirasa melihat baju Eunmi yang tampak sedikit terbuka. Ketika tak sengaja menyentuh tangannya Eunmi sedikit melenguh. Taehyung sedikit bingung dengan keadaan Eunmi saat ini.
"eugh bisa kita secepatnya pulang Tae , aku sudah tidak tahan berlama lama disni. Ayo pulang" Eunmi menarik tangan Taehyung menuju mobil nya. Dan segera diikuti Taehyung dengan masih menunjukkan tatapan bingungnya.
💜💜💜
Yoongi dan Soon Ae hanya diam di perjalanan, Soon Ae menatap jalanan Seoul yang sepi di malam hari. Ini pukul 11 malam ngomong\-ngomong.
Saat metanya menatap jalanan tak sengaja ia melihat Jungkook yang tengah duduk sendiri di kursi minimarket
"Stop! Yoongi\-ssi tolong menepi sebentar"
Yoongi menurut dan menatap Soon Ae yang berjalan terburu menuju minimarket.
Yoongi hanya memperhatikan saat Soon Ae bertemu seorang namja.
"Oh ternyata dia yang membuatmu gelisah dan sedih. Huh" Gumam Yoongi.
__ADS_1
Soon ae berjalan tergesa\-gesa saat melihat Jungkook hendak pergi dari tempat itu.
"Jungkook!! " Teriak Soon Ae membuat Jungkook berbalik dan menatap kaget kearah Soon Ae.
"Kenapa kau menghilang?! Non arra? \(Kau tau!\) Aku mencarimu Choi Jungkook!! " Kesal Soon Ae membuat Jungkook tertegun.
'Ternyata kau kembali' Gumam Jungkook.
"Ada apa? "
"A\-aku ingin menjelaskan sesuatu padamu" Ucap Soon Ae mulai gugup ia bingung harus menjelaskan dari mana. Namun ia harus menceritakan semuanya dengan jelas agar tak ada yang tersakiti atau salah faham akan situasi yang rumit ini.
"Tentang apa? " Tanya Jungkook lagi.
"Tentang kau yang melakukan pernikahan dengan cara perjodohan? " Soon Ae menutup kembali mulutnya saat mendengar Jungkook terlebih dulu bicara.
"Tak perlu dijelaskan aku sudah tau"
"Kookie\-ah mi\_"
"Jika kau bertemu denganku hanya untuk meminta maaf lebih baik jangan. " Ucapan Jungkook telak membuat Soon Ae semakin gelisah.
"Pulanglah suamimu menunggu" Ucap Jungkook yang sadar bahwa Yoongi berdiri di luar mobil menunggu Soon Ae.
Meski ia tau Yoongi tak memperhatikan tapi ia cukup tau diri sedang berbicara dengan istri orang lain.
"Aku pergi dulu" Karena tak kunjung mendapat jawaban dari Soon Ae Jungkook pun berbalik dan pergi.
"Aku mencintaimu! " Ucap Soon ae membuat Jungkook sontak berhenti dan berbalik.
"Baiklah dengarkan aku. Mungkin ini terlihat konyol dan memalukan. Sebenarnya aku juga mencintaimu Jungkook\-ah lama sebelum kau menghilang 2 tahun lalu. Kau adalah cinta pertamaku. Dan akan selalu begitu. Namun.. Karena kau yang menghilang tanpa kabar 2 tahun yang lalu membuat aku gelisah dan tak tau harus apa. Akhirnya orang tuaku menjodohkan aku dengan Dia \(Yoongi\) aku tentu menolak namun apa dayaku. Kau tau silsilah keluargaku dan dengan hal itu ayahku mengancam dan akhirnya aku menyetujui pernikahan itu. Maaf tak jujur sedari awal" Ucap Soon ae sambil menunduk.
Jungkook tak kaget dengan pengakuan Soon Ae karena ia juga bisa merasakan cara Soon Ae menatapnya dan cara Soon Ae merespon setiap ucapannya. Namun.. Ia hanya ingin mendengar pengakuan Soon ae.
"Apa kamu mencintai dia? \(Yoongi\)? " Tanya Jungkook membuat Soon Ae mendongak menatap Jungkook.
Soon Ae diam. Ia juga bingung akan perasaannya.
"Aku tau ini ide sedikit gila dan menentang. Tapi karena aku sangat mencintaimu aku rela menjadi pecundang. Soon ae\-ah maukah kau menjadi pacarku? " Soon Ae membulatkan matanya.
"Tak perlu menjawab sekarang, pikirkan dulu dan temui aku lagi jika sudah memiliki jawaban pasti. Aku tak akan menuntut jawaban iya darimu aku hanya ingin kejujuran dari hatimu" Setelah berucap seperti itu Jungkook pergi meninggalkan Soon Ae yang mematung.
Yoongi yang tak tau apa yang tengah mereka bicarakan hanya memperhatikan dari jauh. Setelah melihat kepergian namja tadi Yoongi pun mendekati Soon Ae.
"Ayo pulang udara semakin dingin" Ucap Yoongi membuat Soon Ae sadar dan akhirnya pergi mengikuti Yoongi untuk pulang.
Sesampainya di rumah Yoongi dan Soon Ae langsung masuk ke kamar masing\-masing.
Soon Ae membuka ponselnya yang sempat berbunyi notifikasi.
Ada pesan dari nomor yang tak ia kenal.
"Hubungi aku jika sudah memiliki jawaban\-Choi Jungkook"
Soon Ae mengunci kembali ponselnya lalu menyimpan nya diatas kasur. Soon Ae mengigit bibirnya, ia bingung apa yang harus ia lakukan. Di sisi lain ia ingin berada bersama Jungkook cinta pertamanya namun di sisi lain ia adalah seorang istri sah dari Park Yoongi.
Ia bingung sungguh bingung sehingga membuatnya ingin menangis.
Soon Ae menjatuhkan dirinya untuk berbaring di atas kasur lalu menatap kearah langit\-langit kamar tidurnya.
'Jika kau penasaran kenapa tidak bertanya saja?' ucapan dari sang kakak membuat ia kembali terbangun dan berjalan menuju kamar Yoongi.
Tepat didepan pintu Soon Ae berhenti.
"Aku ingin mendengar jawaban jujur dari Park Yoongi dan jawabannya akan membantuku untuk memilih sebuah keputusan. "
Soon Ae membuang nafas dalam lalu masuk ke dalam kamar Yoongi.
Soon Ae melihat Yoongi tengah melepas jasnya. Merasa diperhatikan Yoongi berbalik dan menatap Soon Ae yang berjalan mendekat.
"Ada apa? "
"Ada sesuatu yang ingin aku tanyakan. " Ucap Soon Ae membuat Yoongi mengerutkan kening dan mengangguk memberikan izin.
Soon Ae terlihat gelisah namun akhirnya mengangguk memantapkan hatinya. Dan pertanyaan yang selalu ingin Soon Ae tanyakan akhirnya terucap juga.
"Yoongi, Apakah kau mencintaiku? "
Yoongi diam untuk tiga detik lalu menjawab dengan mudah.
"Tidak"
Soon Ae yang mendengar jawaban singkat Yoongi sontak mengigit bibirnya menahan pilu. Kenapa harus sakit mendengar jawaban itu keluar dengan mudah dari mulut Yoongi? Apa Soon Ae berharap Yoongi menjawab iya? Entahlah. Tapi dengan begini ia jadi tau apa yang harus ia putuskan sekarang..
"Kenapa tiba\-tiba bertanya? " Tanya Yoongi membuat Soon Ae menggeleng kaku.
"Kalau begitu bisa kau keluar? Aku ingin istirahat" Ucap Yoongi membuat Soon Ae mengangguk dan pergi dari kamar Yoongi.
💜💜💜
Eunmi turun terlebih dahulu dari mobil dengan peluh yang membanjiri tubuhnya. Taehyung sedikit bingung sebenarnya apakah AC mobilnya tak terasa? Padahal cuaca Seoul sedang dingin di malam hari. Tak mau ambil pusing Taehyung pun berjalan memasuki rumah dan langsung pergi ke kamar.
__ADS_1
Saat ia masuk ke kamar ia tak menemukan Eunmi namun suara gemericik air di kamar mandi membuat ia tau Eunmi sedang di dalam.
Taehyung mengganti bajunya lalu membuka ponselnya untuk sekedar berselancar di dunia game nya. Sudah hampir 15 menit tapi Eunmi tak kunjung keluar juga. Taehyung merasa bingung. Ia pun menyimpan ponsel nya lalu berjalan menuju kamar mandi.
"Eunmi\-ah.. Kenapa kau lama di dalam? Apa kau sedang mandi? " Tak ada jawaban dari dalam membuat Taehyung khawatir.
"Eunmi?! " Ia menggedor pintu tapi tak juga mendengar jawaban. Dengan terpaksa ia membuka pintu dan hal yang pertama ia lihat adalah Eunmi yang menangis di bathtub dengan baju lengkap.
"Eunmi!! Waeiree?! ! \(Kenapa\) " Taehyung kaget lalu mendekati Eunmi betapa kaget nya ia saat merasakan air di dalam bathtub ternyata dingin.
"Yak Jeon Eunmi kau bisa sakit!! " Teriak Taehyung lalu berusaha mengangkat Eunmi tapi Eunmi menolak.
"Hiks.. Tae.. "
"W\-wae?! "
"Tubuhku panas.. Hiks"
"Kau sakit?! ! "
"Molla\(entahlah\). Hiks.. Seluruh tubuhku panas, dan aaku tak mengerti kenapa dibeberapa bagian tubuhku gatal? Hiks ini menjadi sakit sekarang.. " Ucap Eunmi membuat Taehyung terdiam.
Gejalanya.. Taehyung tak bodoh untuk mengetahui apa yang sedang Eunmi alami.
"Obat perangsang" Gumam Taehyung pelan.
Dengan cepat Taehyung memangku bridal tubuh Eunmi dan membawanya menuju kursi meja rias. Dengan cepat Taehyung membawa handuk besar dan menyelimutkan handuk itu pada tubuh Eunmi tak lupa juga ia menyalakan penghangat ruangan.
"Eunmi ya. Apa tadi ada yang memberikan obat atau permen atau semacamnya? "
Eunmi menggeleng.
Taehyung mengusap kepalanya frustasi.
"Eunmi dengarkan aku. Kau sedang dalam pengaruh obat perangsang. Tubuhmu akan merasa panas dan sensitif.\_"
"O\-obat perangsang? "
Taehyung mengangguk
"Lalu bagaimana cara mengobatinya Tae? Ini sakit"
Taehyung mengigit bibir nya semakin frustasi.
"Tak ada obat yang bisa meredakan efeknya. Tapi ada satu cara lain. Dan aku yakin kamu tak akan menyukainya. "
"A\-apa itu? Kumohon bertau aku.. "
"Berhubungan intim"
Eunmi membulatkan matanya saat mendengar ucapan Taehyung.
Taehyung tau reaksi ini yang akan di tunjukan Eunmi.
"Apa kau mau melakukan nya? " Tanya Taehyung. Namun Eunmi menggeleng dan lebih memilih bertahan dalam keadaannya.
Eunmi dengan susah payah berjalan menuju lemari dan mengambil baju tidurnya. Eunmi masih bisa berjalan dan berganti baju setelahnya memilih untuk tidur di kasur mengabaikan Taehyung yang terlihat sangat khawatir.
Ia tak bisa begitu saja membantu Eunmi untuk terbebas dari efek obat itu meski ia adalah suami sah nya tapi Taehyung masih punya perasaan jika Eunmi menolak ia tak bisa melakukannya.
20 menit berlalu Taehyung hanya berbaring disamping Eunmi. Dan Eunmi hanya meringkuk sambil mengigit bibir. Sesekali Taehyung mendengar erangan sakit dari Eunmi. Dalam pikirannya Taehyung tengah berperang antara harus melakukan hubungan itu dengan Eunmi untuk membantunya meskipun tau Eunmi akan membencinya atau membiarkan Eunmi dan melihat ia menangis kesakitan semalaman?
Taehyung semakin frustasi saat mendengar erangan itu semakin terdengar menyakitkan.
Dengan cepat Taehyung bangun dan membalik tubuh Eunmi yang awalnya menunggunginya. Ia terkejut saat melihat darah segar keluar dari bibir Eunmi. Ia mengigit terlalu keras bibirnya sendiri.
"Berhenti Eunmi\-ah!! Jangan sakiti dirimu kumohon. " Eunmi menatap Taehyung dengan tatapan sayunya. Bohong jika Taehyung tak terangsang namun ia masih memiliki akal sehat yang mengontrol dirinya. Meski ia konyol tapi Taehyung masih waras.
"Eunmi\-ah aku tau ini akan membuatmu membenciku. Tapi jika itu bisa membantumu maka bencilah aku. Bencilah aku jika kau ingin dan biarkan aku membantumu" Ucap Taehyung lembut sambil mengusap darah yang keluar dari bibir Eunmi.
Eunmi tau apa yang dimaksud Taehyung.
"T\-tolong aku Taehyung\-ah.. Tolong aku" Ucap Eunmi lemah.
"Kau percaya padaku? " Tanya Taehyung membuat Eunmi mengangguk pelan.
"Aku mencintaimu. Dan kumohon percaya padaku"
Taehyung dengan perlahan mencium bibir Eunmi penuh kehati hatian takut membuat luka pada bibirnya makin terbuka. Menghisap , melumat dengan lembut seakan akan bibir itu adalah artefak kuno yang musti dijaga.
Tangan Taehyung mulai menggerayangi tubuh Eunmi ketika merasakan Eunmi mulai membalas ciuman nya. Membuka baju atas Eunmi dengan perlahan lahan. Melepas sejenak tautan bibirnya Taehyung melihat kearah wajah Eunmi.
Terpampang disana wajah sayu penuh nafsu yang sudah melambung tinggi. Membuat libido Taehyung memuncak.
Dan malam itu , dikamar mewah itu. Menjadi saksi bisu penyatuan tulus seorang Jeon Taehyung dan Jeon Eunmi.
Biarkan mereka saling menyelami surga dunia.
TBC............
Panassssssss. Kok tiba\-tiba di sini panas bgt yah😂😂😂
Ok lah see u next chap yah😘😘
By Rara Vina Lion💜💜💜
__ADS_1