
Happy reading yeorobunπππ
Typo bertebaran. Mohon maklumππ
Tepat hari ini adalah hari yang seharusnya menjadi hari bahagia untuk kedua insan yang akan mengikat janji suci diatas altar. Namun......Tak sedikitpun senyum terlihat diantara keduanya.
Sang mempelai wanita tangah duduk di atas sofa sendiri, setelah selesai melakukan rias dan memakai baju ia hanya diam. Tangannya memilin gaun putih indah yang ia kenakan. Sedikit tidaknya ia merasa menyesal tidak mendengar kata hatinya.
"Seharusnya aku makan yang banyak dua minggu yang lalu, agar bajunya tak muat dan pernikahannya tak terlaksana kan" Dia mulai mendumel.
"Yak Eunmi-ah.... Meski kau gendut pun pernikahannya akan tetap terjadi. Kau lihat jajaran baju pengantin itu." Ucap sang eomma saat mendengar celotehan sang anak.
Eunmi melirik kearah kanan dimana pajangan gaun pengantin berjejer indah dan rapi.
'Apa calon suamiku sekaya itu?'
Eunmi kembali cemberut, bibir plum nya ia majukan sebagai tanda merajuk.
Sang ibu tertawa kecil melihat tingkah anaknya yang sebentar lagi menikah.
"Sudah siap? " Tanya Sang ayah yang muncul dari balik pintu menatap sang putri yang tengah duduk cemberut.
"Siap! " Ucap sang ibu semangat.
"Yang akan menikah siapa, yang semangat siapa" Gerutunya lagi melihat sang ibu yang terlihat lebih antusias darinya.
"Eyy tak baik pengantin wanita menggerutu di hari pernikahannya. Kajja(ayo) suamimu sudah menunggu" Ucap sang ayah sambil mengulurkan tangan pada Eunmi.
πππ
Sedangkan di lain tempat Taehyung terlihat gelisah. Gelisah karena bingung harus bagaimana. Hatinya sepenuhnya menolak pernikahan ini namun. Pikirannya malah sebaliknya. Ia benci karena ia tak bisa melawan kehendak sang kakek. Andai dia lebih berani seperti Yoongi dan Hoseok. Mungkin hari ini bukan gilirannya.
"Taehyung-ah? "
"Eum? Eomma? "
"Sudah siap? "
"Eumm" Gumamnya pelan. Sang ibu tersenyum lalu mendekat mengelus pelan pipi sang anak.
"Semuanya akan baik-baik saja. Oke? Kajja(ayo) kita pergi" Ucap sang ibu lalu dengan perlahan menarik Taehyung keluar dari ruangan ganti.
πππ
"Pakai baju yang ayah kirim dan datang ke alamat xxx acara pernikahan saudara calon Suamimu"
Appa
Soon Ae membaca memo yang ada diatas paket yang baru saja sampai. Ia pun meremas memo itu lalu melemparnya ke arah tong sampah.
Pekerjanya masih menumpuk tapi ayahnya bersikeras memaksanya untuk datang ke acara pernikahan orang yang tak pernah ia kenal. Dengan kasar Soon Ae melepas kacamatanya lalu menutup laptop malas.
"Berangkat" Ucap Soon Ae pada sekretaris nya yang juga ikut ke acara itu. Akan konyol jika ia pergi ke acara pernikahan orang yg tak ia kenal sendirian. Jadi mau tak mau ia memaksa sekretaris nya untuk ikut.
Setelah sampai di tempat pernikahan ia keluar mobil. Untuk sejenak ia menatap kagum dekorasi pernikahannya. Sangat mewah dan glamour.
"Aku kira ini acara award" Gumamnya yang terdengar oleh sang sekretaris.
"Kalau begitu eonni\(kakak\) akan memenangkan Piala "
Bukannya tidak sopan tapi memang Soon Ae sendiri yang menyuruh sekretarisnya itu memanggilnya dengan sebutan eonni jika di luar kantor. Itu terdengar lebih akrab bukan.
"Ckkk" decak Soon Ae lalu berjalan terlebih dahulu meninggalkan sekretaris nya yang tengah menahan tawa.
Ia hendak masuk namun jalannya terhenti saat salah satu penjaga disana meminta undangan.
Bodoh! Tertinggal di kantor!
"Eonni tidak membawanya? " Tanya sekretaris
"Tidak."
"Baiklah kalau begitu aku akan kembali ke kantor, aku akan cepat. Eonni tunggu saja di sini"
Setelah sekretaris nya pergi ia pun berlalu menuju taman yang memang dekat dengan tempat turunnya para tamu. Ia menekuk mukanya kesal, ia paling benci ditinggal sendirian di tempat yang penuh dengan orang yang tak ia kenal.
πππ
"Yak Soora\-ya kenapa wajahmu seperti itu eoh?" tanya nyonya Han melihat putrinya yang sejak tadi memanyungkan bibirnya sambil menatap keluar jendela mobil.
"Aniyo. Gwenchana\(tidak apa\-apa\)" jawab Soora tanpa merubah ekspresi wajahnya sedikitpun.
"Kalau begitu ayo tersenyum?" titah Nyonya Han.
__ADS_1
Gadis itu tersenyum fake kearah ibunya kemudian kembali ke ekpresinya semula.
"Anak ini.....kita kesana juga karna kau begitu ingin tau calon suamimu?" kata Sang ayah yang berada di jok depan.
"Aku tidak begitu....." kata Soora mengelak.
"Hemmm lihat saja nanti kau pasti akan langsung jatuh cinta padanya" goda Nyonya Han.
"Cihhh itu tidak akan terjadi" kata Soora yakin.
Merekapun tiba di acara pernikahan Taehyung dan Eunmi.
"Wahhhh daebak" kata Soora kagum dengan dekorasi gedung itu.
Tiba\-tiba pandangan Soora tertuju pada seorang gadis yang sedang duduk sendirian di taman.
Apa yang dilakukannya disana sendirian?
Soora sedikit menyipitkan matanya.
"Han soora...." panggil Nyonya Han membuat gadis itu terperanjak.
"Ahh ne eomma..." kata Soora menyusul langkah orang tuanya.
'Dia pasti mantan pacar calon mempelai pria. Atau mungkin pacarnya. Kasihan'
Pikir Soora sambil menaikkan bahunya.
πππ
Alunan merdu dari piano mulai terdengar, suara sang MC memandu acara pun kian jelas. Saat ini Eunmi tengah berada tepat didepan pintu, dimana dibalik pintu itu adalah altar.
Karpet merah maroon, bunga dan dekorasi lainnya terlihat menghiasi jalan yang akan dilalui Eunmi. Sejenak ia terdiam. Setelah ini ia akan melepas masa lajangnya, menyerahkan hidup dan jiwa raga terhadap orang yang entah siapa. Hatinya tercabik pilu mengingat itu. Namun.. Senyum kebahagiaan yang terpancar dari raut wajah orangtuanya membuat Eunmi sadar.
Pintu terbuka menampakan cahaya terang karena lampu sorot, lampu disekitarnya meredup. Ia menatap kedepan melihat jalan yang akan ia lalui. Hanya ada satu dan penuh dengan cahaya indah. Eunmi menelan bulat\-bulat rasa sakitnya dan mulai menampakan senyum saat sang ayah mengiringinya menuju altar.
Suara tepukan tangan, rasa kagum dan suara sorak sorai kebahagian mulai terdengar. Eunmi ikut tersenyum.
Saat langkahnya kian mendekat ia tak berani menatap kearah depan. Matanya hanya tertuju pada jalan yang ia lalui. Saat langkahnya hanya tinggal 5 langkah ia mulai kembali membaca mantra.
"Baiklah ini adalah harimu, makan dan bahagia!" Ucapnya tepat saat kata terakhir ia mengangkat wajahnya dan langsung berhadapan dengan sosok lelaki yang memakai baju tuxedo yang senada dengan baju pengantin nya. Mata Eunmi membulat lucu,.
Taehyung melihat sosok itu dari jauh matanya tak terlalu teliti untuk melihat penampilannya yang ia perhatikan adalah cara jalannya. Penuh keraguan, membuatnya memalingkan muka.
Namun sayang seribu sayang matanya tepat menatap ibunya yang tengah menangis haru dan tersenyum bahagia. Ia kembali menunduk lalu kembali menatap sang calon pengantin yang nyatanya tinggal beberapa langkah darinya. Ia melihat tak ada lagi keraguan dalam langkah sang pengantin, dan Tepat saat itu juga keduanya saling bertatapan.
Sang pendeta membacakan janji suci dan diikuti keduanya. Canggung tentu keduanya canggung namun keduanya memiliki tekad yang sama. Membuat orang disekitarnya bahagia. Maka dengan pasti mereka mengucap janji hanya untuk menjaga diri sendiri.
Sang pendeta menyuruh untuk bertukar cincin dan berciuman.
Taehyung maupun Eunmi saling diam bingung untuk melakukan ciuman. Taehyung memejamkan matanya sejenak lalu mendekat.
Chu~
Taehyung mencium kening Eunmi sembari berujar dalam hati.
'Biarkan waktu menjawab semuanya'
πππ
Acara pemberkatan selesai keduanya kini tengah berdiri bersama untuk menerima tamu. Taehyung hendak bertanya namun niatnya terhenti saat melihat wanit_ ah istrinya tengah menatap lapar kearah makanan, jika bisa ia bilang tatapannya sama dengan tatapan saat ia menatapnya pertama kali diatas altar tadi. Sejenak ia tersenyum tipis,
'apa aku sangat menggiurkan seperti makanan? '
"Makanlah jika kau lapar. Aku akan menyapa yang lain" Setelah berujar begitu Taehyung pun pergi menuju Yoongi dan Hoseok yang tengah berbual bersama.
"Kenapa tidak dari tadi ck! " Eunmi mengangkat tinggi-tinggi gaunnya membuat pelayan yang berada sampingnya kaget dan membantu Eunmi berjalan menuju meja dimana makanan tersaji.
Eunmi tanpa malu membawa sebuah piring dan mulai memakan makanannya membuat hatinya kembali seperti semula.
"Yoksii~ kau memang moodboster ku! " Ucaonya bahagia sambil kembali memasukan makanan pada mulut gembul nya.
πππ
Soora menyeruput minuman yang ada di tangannya sambil memperhatikan orang-orang yang ada disana.
Mereka semua terlihat sangat bahagia.
Ralat.
__ADS_1
Sebagian dari mereka tidak terlihat seperti itu. Termasuk Soora karna dia sama sekali tidak mengenal siapapun disana.
"Soora-ya..." kata Nyonya Han.
"Ne?(apa)" ucap Soora menatap eommanya.
"Lihat itu....." kata Nyonya Han menunjuk seseorang.
Mata gadis itu mengikuti arah jari telunjuk ibunya.
"Nugu?(siapa)" tanya Soora.
"Itu Ahn Hoseok calon suamimu" kata Nyonya Han tersenyum.
Soora mengamati namja itu.
"Dia tampan bukan?" tanya Nyonya Han.
"Mollayo(entahlah) mereka terlihat sama" kata Soora acuh.
"Yak.....". Wanita itu pun mencubit lengan Soora.
"Eomma appooo(ibu sakit)" protes Soora.
"Lagi pula disana itu ada 3 orang namja, ya mana aku tau yang mana......." kata Soora lalu menyeruput minumannya kembali.
"Tapi yang pasti bukan yang menikah tadi kan eomma. Aku tidak mau jika harus jadi istri kedua" kata Soora spontan.
"Yak pabbo-ya(bodoh) tentu saja bukan...." kata nyonya Han mulai jengkel dengan putrinya.
"Syukurlah....." kata Soora lega. Dan kenapa juga dia merasa seperti itu.
"Calon suamimu yang pakai jas hitam dengan senyum yang selalu menghiasi wajahnya" kata Nyonya Han menjelaskan.
οΏΌ
"Lalu namja yang berkulit putih dan terlihat angkuh itu namanya Park Yoongi dan dia pun akan segera menikah" kata Nyonya Han lagi menunjuk namja di samping Taehyung dan Hoseok.
Entah kenapa saat melihat raut wajah namja yang bernama Park Yoongi Itu, Soora merasa takut.
"Ahhh aku jadi kasihan pada calon istrinya. Dia pasti namja yang kejam. Wajahnya saja sudah menakutkan seperti itu" Gumam Soora.
Tapi calon suaminya......
Ahhhh memang tampan dan dia juga banyak tersenyum. Dan itu membuat gadis itu ikut tersenyum.
Soora kembali mengambil minuman. Tapi saat dia berbalik......
Brak.......
πππ
Soon Ae berjalan malas ia melirik kearah kanan dimana kedua orang tuanya tengah bercanda ria dengan segerombolan orang tua lainnya. Jangan bilang dia tidak sopan tapi.. Memang nyatanya begitu. Mereka tidak muda lagi.. Itu namanya orang tua. Hem
"Eonni "
"Hemm" Jawab Soon Ae saat ia dipanggil oleh sang sekretaris.
"Itu.. Park Yoongi, calon suamimu" Tunjuk sekretaris nya pada salah satu namja yang tengah berbicara dengan pengantin pria dan seorang namja lainnya.
"Ah baiklah. Aku tak perduli" Jawab Soon Ae. Yang gadis itu pikirkan sekarang adalah pergi dari tempat itu setelah memberi selamat pada kedua mempelai dan menemui orang tuanya untuk pamit. Pekerjaanya menumpuk di kantor.
Saat hendak berjalan mendekati pengantin yang berada di dekat sajian makanan tiba-tiba.
Brak.......
Sesaat semua orang diam lalu menatap dua yeoja itu.
"Ahh........gwencanayo(kau baik-baik saja).?!!" kata seorang wanita pada Soon Ae yang dia tabrak. Soon Ae syok dan masih menunduk sambil melihat gaunnya yang basah.
"Jeongmal jwoesonghamnida~(aku benar-benar minta maaf)" Ucap yeoja tadi sambil terus membungkukkan tubuhnya.
Soon Ae merasa risih. Ah bukan, bukan ia membenci wanita itu hanya saja caranya meminta maaf terlalu berlebihan. Oh ayolah Soon Ae hanya terkena jus di gaunnya bukan kehilangan sebagian badannya.
Soon Ae dengan samar mengangguk sambil berkata lirih
"Gwenchana(aku baik-baik saja)"
Mendengar itu Yeoja itu langsung berdiri tegap dan matanya membulat.
"Oh? Kau?! "
Soon Ae yang tengah membersihkan gaunnya dengan tisu yang diberikan sekretaris nya pun berhenti dan menatap yeoja tadi.
"Kau. Mantan kekasih dari pengantin pria kan? " Ucapnya lantang membuat orang-orang yang mendengar ucapannya itu pun menatap Soon Ae penuh minat.
Soon Ae yang merasa diperhatikan merasa malu dan gugup. Gadis itupun menggeleng samar.
"Kau salah orang"
"Oh Jinjja?(benarkah)" kata gadis itu memperhatikan wajah Soon Ae.
Dengan cepat ia berjalan hendak keluar namun....
"Oh chamkamman(tunggu sebentar)" kata Soora memegang lengan Soon Ae.
"Sekali lagi aku minta maaf dan Kenalkan aku Soora, Han Soora!" Ucapnya girang. Namun Soon Ae yang merasa malu langsung melepaskan ganggaman tangan Soora lalu pergi meninggalkan acara.
"Ne? Aku kan hanya ingin berkenalan dengannya" gumam Soora menatap kepergian gadis yang tak sempat dia tau namanya itu.
Di tempat lain Yoongi, Taehyung dan Hoseok memperhatikan kedua wanita tadi.
Dengan cepat Hoseok menatap Taehyung.
"Kau! Punya mantan kekasih?!! "
Yoongi ikut menatap Taehyung dengan pandangan malasnya.
"He?!!! Aku?!!!! "
TBC...........
Otte yeorubun????? Jangan lupa vomentnya yah supaya kita juga semangat up nya
Ok see u next chapter
__ADS_1
By admin Rara, Lion, Vinaπππ