
Kami kembali lagi tentu dengan cerita yg makin seru dan membuat penasaran😂😂😂
Happy reading😘😘😘
Sesuai dengan apa yang diusulkan oleh Eunmi waktu itu. Semua akhirnya setuju. Meski ini sedikit gila tapi demi melihat hasil nya kenapa tidak?
Ya Eunmi menjelaskan bahwa tujuannya hanya untuk melihat sejauh mana kepedulian para suami terhadap istri nya yang terpisah oleh jarak. Meski entah ini berhasil atau tidak setidaknya ini akan menjadi jalan keluar untuk kedepannya.
Eunmi juga memberitahu apa yang akan terjadi jika kita memilih bercerai dari suami kita. Pihak dari keluarga Park (kakek Park) akan membuat kita semakin susah melangkah. Bukan hanya kita yang akan mendapat dampak negatif tapi juga perusahaan dan usaha keluarga kita. Mengancam adalah satu-satunya jalan agar kita tatap bersama dengan suami sampai akhir hayat mungkin.
Meski begitu Soon Ae, Eunmi dan Soora tak ingin terjebak dalam pernikahan tanpa cinta dan tak ingin pula membuat orangtua dan keluarga mereka tersiksa karena pikiran dangkal mereka untuk bercerai. Mencari jalan keluar adalah satu-satunya meski harus balik mengancam dan harus berkorban... Tapi tak apa asal orang yang mereka sayangi aman dan tetap bahagia.
💜💜💜
Maid yang membantu Soora mengemasi barang-barangnya terheran. Pasalnya dia melihat hubungan Soora dan Hoseok baik-baik saja tapi kenapa Soora tiba-tiba ingin pergi? Soora sebenarnya sudah menjelaskan padanya tapi tetap saja dia masih bingung.
"Masukan saja semuanya" titah Soora lesu.
Jujur saja perasaannya campur aduk sekarang. Dia sempat menolak ide Eunmi tapi setelah mendengar alasannya dia berubah pikiran dan mengiyakan perjanjian itu.
Soora mengambil alat alat make up yang ada di meja rias dan memasukkan kedalam tas khusus alat make up.
Soora memandang foto pernikahan nya yang terpampang dengan jelas di dinding kamar tersebut. Tersenyum kecut mengingat sebentar lagi dia akan berpisah dari suami nya walau itu hanya sementara.
"Kuharap tidak terjadi penyesalan" gumam Soora menyapu air matanya.
Dia menatap sang maid.
"Terima kasih karna kau tidak terlalu banyak bertanya. Jika dia datang perlakukan dia seperti aku....."
Soora menarik napasnya pelan lalu mengambil alih kopernya.
"....aku pergi" tuturnya lalu pergi dari sana.
"Nyonya hati hati dijalan." maid itu membungkuk kepada Soora.
Beberapa saat kemudian Soora sudah sampai di tempat tujuan.
"Terima kasih sudah mengantarku. Sekarang pulang lah" kata Soora pada sang supir. Namja itu hanya mengangguk lalu pergi.
"Baiklah ayo kita lakukan..." ucap Soora masuk kedalam rumah.
"Selamat datang nyonya?" sambut kepala maid pada Soora.
"Ne..."
"Nyonya Soon Ae sudah mengatakan semuanya padaku. Mari saya antar kekamar anda" ucapnya sopan.
"Ne , gamsahamnida(terimakasih banyak)" Soora mengikuti maid itu setelah koper nya diambil alih oleh sang maid.
Setelah sampai ke kamar yang sudah disiapkan oleh Soon Ae , Soora mengeryit bingung. Pasalnya kamar ini tidak terdapat satupun foto pernikahan didindingnya.
"Apa mereka tidak memasang satu foto pun ?? Kamar ini jadi lengang sekali rasanya" ucap Soora sambil memandang isi kamar tersebut.
"Nyonya , kopernya ingin diletakkan dimana ?" tanya sang maid ketika melihat Soora yang sibuk berkeliling kamar itu.
"Letakkan saja disana. Nanti akan ku bereskan sendiri. Kau bisa pergi sekarang" tutur Soora tersenyum tipis. Maid itu hanya mengangguk lalu pergi.
Soora membaringkan tubuhnya dia atas tempat tidur. Pikirannya melayang kemana-mana.
"Apa aku bisa menghadapi Yoongi oppa. Diakan kejam" keluh Soora.
"aahh aku merindukan Hoseok oppa" Soora berguling di ranjang tersebut. Memeluk bantal seolah olah bantal itu adalah sosok sang suami.
'Ku harap Hoseok oppa tidak marah padaku tentang perjanjian konyol ini' ucap Soora dalam hati.
Pukul 7:30 pm
Soora sudah berada di meja makan sambil menunggu Yoongi pulang.
"Ahjumma(bibi) Yoongi oppa kapan pulang?" tanya Soora.
"Sebentar lagi dia akan pulang nyonya , dan biasanya dia akan menuju kamar terlebih dahulu" tutur maid tersebut.
"Ohhh benarkah....." kata Soora lesu.
"Padahal aku sudah lapar" gumamnya sambil mengelus perutnya.
Terdengar bunyi mobil dari luar rumah , membuat Soora langsung saja berlari menuju pintu utama. Merasa jika Yoongi yang pulang dan segera membuka pintunya.
Soora melihat Yoongi yang memberikan kunci mobil kepada pelayan yang ada disana dan segera berjalan menuju arah nya.
Mengernyit heran dikala netranya melihat Soora yang menyambut kepulangan dia.
"Kau sudah pulang?" tanya Soora dengan gembiranya.
__ADS_1
"Kenapa kau ada disni ? Dimana Soon Ae ?" bukannya menjawab Yoongi malah balik bertanya.
"Ahhh itu.....a-aku aku...." Soora tidak tau harus menjawab apa.
Bahkan matanya yang semula menatap Yoongi jadi menunduk karna takut.
Yoongi menatap tajam Soora membuat Soora yang ditatap makin menunduk takut.
"Aku tanya dimana Soon Ae ? Kenapa kau yang ada disini Soora-ssi?" tutur Yoongi penuh penekanan.
"Kami bertukar tempat" ucap Soora spontan.
"Maksudmu ?" ujar Yoongi bingung.
"Maksudku kami membuat perjanjian untuk bertukar tempat. Aku tinggal di sini, Eunmi eonni tinggal di rumahku dan Soon Aae tinggal di rumah Eunmi eonni. Mengerti?" jelas Soora.
"perjanjian macam apa itu ? Aku tidak setuju. Kau !! Pulang sekarang" ucap Yoongi ketus sambil mengulurkan jari telunjuk nya kearah Soora.
"Shireo(tidak mau)" tolak Soora.
"Pulang sendiri atau aku hubungi Hoseok " ancam Yoongi.
"A-andawe! Andwae oppa!! (Jangan) oppa! Bisakah biarkan saja aku disini? " kata Soora.
"Kau istri Hoseok tak seharusnya kau ada disini. Seharusnya Soon Ae yang ada disini" Ucap Yoongi.
"Soon Ae? Bukankah oppa tak menyukainya? Huh? Soon Ae ataupun aku kan sama saja. Sama-sama tak disukai. Jadi biarkan saja aku disini. Ya? Dan biarkan Soon ae berada jauh darimu untuk menenangkan diri.. Ia juga lelah oppa, nde? (Ya? )"
"Apa maksudmu lelah? Aku kan tidak menyuruhnya bekerja keras" Ucap Yoongi masih sambil mengetik di ponselnya.
"Ia juga lelah menghadapi mu jadi tak aneh kan kalau dia butuh istirahat. Jadi sudahlah oppa jangan mengusir ku ini demi kebaikan oppa dan Soon Ae. Aku masuk kamar dulu ya" Ucap Soora lalu pergi dari ruang tamu meninggalkan Yoongi yang terpaku menatap ponselnya.
"Apa Soon Ae tersiksa berada bersamaku? "
💜💜💜
Eunmi pulang setelah berpamitan pada Soon Ae dan Soora ketika mendapat persetujuan dari mereka berdua. Walau sedikit berdebat dengan Soora , tapi dia memenangkan perdebatan yang akhirnya Soora menyetujui saran nya.
Saat ini Eunmi sudah sampai di rumah Soora dan Hoseok. Maid yang ada disana sempat bingung melihat kenapa para nyonya berpindah tempat , terlebih Eunmi juga membawa banyak barang nya.
"Annyeong nyonya Jeon" maid yang sebelumnya membantu Soora berkemas menyapa Eunmi yang berada di pintu utama rumah itu.
"ah annyeong , bisa tolong bantu bawakan barang ku ? Dan tolong bawa kekamar Hoseok oppa dan Soora" ucap Eunmi sambil tersenyum tipis.
"Ayo silakan masuk nyonya" ucapnya lagi mengambil alih koper Eunmi.
Membuka kamar Soora dengan pelan , dan mempersilahkan Eunmi ke dalam.
"Mau diletak dimana koper nya nyonya ? Apa mau sekalian saya bereskan ? " ucap sopan sang maid.
"Ah aniyo ahjumma ,biar aku saja. Gamsahamnida(terima kasih)" Eunmi segera mengambil alih kembali koper tersebut dari tangan sang maid.
"Kalau begitu saya pamit , panggil saya jika ada yang anda butuhkan nyonya. Permisi" maid itu membungkuk Singkat pada Eunmi dan segera pergi meninggalkan Eunmi didalam kamar itu. Eunmi berkeliling sebentar sambil melihat-lihat.
"Cantik sekali Soora di foto ini..." Eunmi menyentuh sebuah figura yang tersimpan di nakas samping ranjang.
"... Mian(maaf) Soora , aku membuat keputusan seperti ini. Aku hanya ingin menghindar dari Taehyung. Kuharap ini keputusan yang tepat untuk kita bertiga. Semoga saja tidak ada kejadian yang akan merugikan kita bertiga" ucap Eunmi berharap.
Suara pintu terbuka membuat Eunmi sedikit terperanjak. Dia berbalik melihat siapa yang datang.
"Sayang aku pulang...." teriak Hoseok heboh.
"...Eunmi-si ? Kenapa dikamar ku dan Soora? Mana Soora ? Apa dia sedang mandi ?" pertanyaan beruntung Hoseok membuat Eunmi memutar matanya malas.
"bisakah satu Persatu kau bertanya Hoseok oppa ? Soal Soora saat ini dia berada dirumah Soon Ae" ucap Eunmi enteng sambil Memainkan ponsel nya.
"Ohh jadi Soora sedang berkunjung ke rumah Soon Ae....." ucap Hoseok masuk kedalam kamar lalu duduk di sofa yang ada disana.
".....padahal aku sengaja pulang cepat karna ingin mengajaknya jalan-jalan" lanjut Hoseok.
"Ani(tidak), dia akan menginap disana sampai beberapa bulan oppa."jawab Eunmi cepat tanpa mengalihkan atensi nya kearah Hoseok.
"MWO??!!!" pekik Hoseok.
"Kami bertukar tempat oppa , Soora dirumah Soon Ae, Soon Ae dirumah ku , dan aku dirumah mu" jawab Eunmi tetap santai.
Hoseok mendekati Eunmi. Merampas ponsel itu.
"Apa-apaan ini?" ujar Hoseok.
"Apa maksud mu apa-apaan ? Kembali kan ponsel ku" ketus Eunmi.
"Kenapa kalian melakukan ini? Aku akan menjemput Soora sekarang" kata Hoseok menyambar kunci mobilnya.
"Oppa ? Aku ingin menjelaskan sesuatu. Duduk lah terlebih dahulu ,dan kau bisa memutuskan akan membantu ku atau tidak" ucap Eunmi sambil menahan tangan Hoseok.
__ADS_1
Tanpa tidak berkata apa-apa Hoseok lalu duduk kembali.
Eunmi menjelaskan maksud dan tujuan nya kenapa Hoseok membuat perjanjian konyol ini bersama Soon Ae dan Soora. Hoseok yang sebelum nya sangat emosi hanya mendengar kan setiap detail kata yang diucapkan oleh Eunmi.
Dan setelah semua dijelaskan oleh Eunmi, Hoseok masih saja terdiam sampai akhirnya dia berucap. "Baiklah , akan kuikuti kemauan kalian. Namun jika ada suatu hal yang menimpa Soora , aku tidak akan memaafkan mu terutama diriku sendiri" ucap Hoseok final sambil beranjak.
"Gomawo(terima kasih) Hoseok oppa dan mianhe(maaf)" lirih Eunmi menatap pintu kamar mandi yang tertutup rapat itu.
💜💜💜
Soon Ae menatap keluar jendela mobil. Menghela nafas, kenapa semuanya menjadi rumit begini.
Awalnya ia mengira bahwa perceraian adalah salah satu jalan terbaik. Yoongi maupun dirinya menginginkan perceraian, meski Soon Ae tak bertanya pada Yoongi pun ia akan tetap tau bahwa Yoongi ingin bercerai dengannya. Terlihat dari cara ia memperlakukan Soon Ae. Mulai dari pisah ranjang, tak pernah bersentuhan fisik, jarang mengobrol, tak saling berbagi kasih atau yang paling sepele tak pernah saling bertatapan. Ya Yoongi selalu menghindar saat Soon Ae berusaha menatap matanya. Sebenci itu Yoongi padanya membuat ia semakin membuka tekad untuk bercerai. Dan ia tak munafik bahwa ia lebih menginginkan hidup bersama Jungkook dibanding dengan Yoongi. Ia selalu menceritakan keluh kesahnya pada Jungkook setelah mereka saling menyatakan Cinta. Ia selalu jujur dengan apa yang selalu Yoongi lakukan dan setelahnya ia akan mendapat pelukan dari Jungkook itu sungguh membuatnya tenang dan rileks. Jungkook juga sudah berfikir bahwa Soon Ae akan meminta cerai dari Yoongi. Jadi kesempatan besar bagi Jungkook untuk mendapatkan Soon Ae. Hanya saja.. Soon Ae merasa semua rencananya dengan Jungkook buyar saat mendengar penuturan Eunmi tentang dampak yang akan terjadi jika Soon Ae meminta cerai dari Yoongi. Bukan, bukan karena Yoongi tak akan setuju tapi... Keluarganya terancam. Ia tak tau dibalik senyum ramah kakek Park nyatanya ia sekejam itu. Berkata bahwa keluarga Hyu bisa saja hancur namun bukan itu yang membuat Soon Ae takut tapi.. Ia takut kakek Park mengetahui keberadaan kakak nya ia takut kebahagiaan kakaknya direnggut karena tingkah sembrono nya. Hal itu membuat Soon Ae merasa bingung.
"Nyonya sudah sampai" Ucap ahjussi(paman) Lee sopir pribadi Soon Ae.
"Ah nde.. " Terlalu banyak berfikir membuat ia tak sadar sudah sampai di rumah.
Soon Ae berjalan menuju dapur mencari kepala maid dan mengajaknya untuk mengemasi barangnya. Saat mengemasi barang ia memberitahu tentang ia yang akan menginap dirumah temannya dan Soora akan tinggal di sini. Karena Soon Ae menjelaskan dengan sederhana membuat kepala maid mengerti.
"Jadi tolong jaga Soora dan tolong perhatikan kesehatan Yoongi." Ucap Soon Ae.
"Baiklah nyonya."
Soon Ae pergi menuju apartemen Jungkook sebelum ia pergi ke rumah Eunmi. Ia ingin bertemu Jungkook sekalian memberi informasi terkait ia yang pindah untuk beberapa waktu ke rumah Eunmi. Awalnya Jungkook tak mengerti namun setelah dijelaskan Jungkook akhirnya mengangguk.
"Jadi kau ingin membuat Yoongi sadar akan perasaannya? " Tanya Jungkook.
"Itu yang dikatakan Eunmi. Awalnya aku tak setuju tapi entahlah melihat Eunmi bicara membuatku menyetujuinya. Eyy jangan bilang kau cemburu eoh? " Tanya Soon Ae pada Jungkook. Jungkook tersenyum lalu memeluk Soon Ae.
"Tak akan. Karena aku tau cintamu hanya untukku" Ucap Jungkook sambil mencium pipi Soon Ae.
"Percaya diri sekali" Ucap Soon Ae membuat Jungkook melepas pelukannya.
"Mwo?\(apa\) "
"Kau! Kelinci gendut buntal percaya diri sekali! " Ucap Soon Ae sambil menjauh dari Jungkook karena ia tau yang akan terjadi selanjutnya.
"Yak kemari Hyu Soon Ae! " Adalah acara kejar\-kejaran antara Soon Ae dan Jungkook. Terlihat kekanakan tapi Soon Ae maupun Jungkook menikmati moment ini.
Pukul 8 malam Soon Ae baru datang ke rumah Eunmi sengaja agar ia tak terlalu lama menunggu Taehyung dan benar saja saat ia masuk Taehyung baru akan naik tangga.
"Taehyung-ssi! " Taehyung yang dipanggil berbalik.
"Soon Ae-ssi? "
"Bisakah kita bicara? "
Taehyung mengerutkan dahinya bingung terlebih melihat koper yang dibawa Soon Ae.
Soon ae dan Taehyung duduk berhadapan di ruang tamu. Soon Ae menjelaskan tujuannya kesini dan menjelaskan bahwa Soon Ae, Eunmi dan Soora melakukan kesepakatan gila. Reaksi Taehyung tentu ia terkejut terlebih mengetahui bahwa Eunmi sudah tak ada di rumah. Ia kira Eunmi ada di kamar tadi.
"Jadi kumohon untuk bisa membantu kesepakatan ini Taehyung-ssi. Terlihat konyol tapi kami memiliki tujuan. Meski aku tak bisa memberitahukan it_"
"Jika Eunmi yang menginginkannya aku setuju" Ucap Taehyung datar.
Soon Ae merasa lega namun.. Kenapa dengan ekspresi Taehyung?
Taehyung beranjak untuk pergi ke kamarnya. Soon Ae yang melihat itu ikut berdiri.
"Taehyung-ssi haruskah aku tidur dikamar lain? " Tanya Soon Ae membuat Taehyung kembali berbalik.
"Jika kesepakatan kalian itu bertukar posisi maka tidurlah di kamar kami. Tak apa aku tak akan menganggu tidurmu. Tapi jika tak merasa nyaman kau bisa tidur di kamar sebelah" Ucap Taehyung membuat Soon Ae kembali terdiam.
Ia kini menemukan jawaban atas pertanyaan yang selalu ia ragukan jawabannya.
"Jadi Yoongi merasa tak nyaman berbagi ranjang denganku sehingga ia menyuruhku tidur di kamar lain? Seperti Taehyung sekarang. " Ucap Soon Ae miris.
TBC...........
__ADS_1
Wahhh gila sih😂😂😂 iyakan readers. Ok see u next chap
By Rara Vina Lion💜💜💜