
Happy reading guys😘😘😘
Sebelum lanjut kami pengen tau kalian tim mana?
Yoongi x Soon Ae
Taehyung x Eunmi
Hoseok x Soora
Typo bertebaran jadi maklum aja yah🙏🙏🙏😂😂😂
Eunmi menggerutu kesal sambil menuruni tangga. Sialan memang si Jeon itu.
"Kenapa tidak bilang coba kalo tak jadi pergi bekerja. Setidaknya aku akan mengunci pintu kamar dan tak menyanyi seperti itu! " Gerutu Eunmi sambil menutupi bagian depan tubuhnya.
"Sialan aku sudah seperti di telanjangi saja. Ck" Eunmi sampai di lantai dasar ia melihat ada Soora yang tengah meminum jus nya.
"Eoh? Soora! "
Uhuk!
Soora kaget lalu batuk karena tersedak jus yang sedang ia minum.
"Eoh? Kau tak apa? " Tanya Eunmi sambil menepuk pelan punggung Soora. Khawatir sekali dia.
"E-eh eonni. Eumm nan gwenchana(iya aku baik-baik saja)"
"Mian menggetkanmu" Ucap Eunmi dihadiahi gelengan cepat oleh Soora.
"Ani nan gwenchana jinjja! (Tidak aku tak apa sungguh)" jawab Soora tersenyum tipis.
" Ahh Baguslah. Eh kau memikirkan apa? Sampai melamun begitu? " Tanya Eunmi heran tak biasanya Soora diam seperti itu.
"Hehe tak apa-apa eonni" Jawab Soora kikuk.
Eunmi memicingkan matanya tak percaya dengan jawaban Soora. Oh ayolah wajahnya terlihat ingin sekali bercerita tapi bibirnya mengatup sempurna.
'Tipikal anak yg tak bisa berbohong' pikir Eunmi.
Soora mengigit bibir bawahnya ingin sekali bercerita pada Eunmi tapi tak bisa.
Ia malu sangat malu. Bahkan ingin rasanya dia mengutuk dirinya sendiri.
Flashback
Soora berjalan cepat dan menutup pintu kamar. Tak ingin sekali rasanya berbicara dengan Hoseok.
Soora pun duduk di kasur lalu menelungkup kan dirinya.
"Ah oppa menyebalkan! " Kesal Soora.
Ceklek
Pintu kamar terbuka membuat perhatian Soora teralih.
"Kenapa oppa bisa masuk eoh? " Tanya Soora dengan nada penuh penekanan terlihat sekali sedang kesal fikir Hoseok.
"Kan aku sudah menutup pintunya " lanjut gadis itu mengomel.
"Kau tak mengunci pintu ya aku pasti bisa masuk" tutur Hoseok lalu duduk di tepi tempat tidur.
"Aishhhh......pabo(bodoh) aku lupa mengunci pintunya!" gerutu Soora.
"Kau masih marah?" tanya Hoseok.
"Tentu saja aku marah.....oppa bilang tempat itu bisa membuatku senang tapi.......kenapa aku malah makin sedih" kata Soora dengan mata yang mulai berkaca-kaca.
Hoseok menarik nafasnya berat.
'Sebenarnya berapa usia gadis ini? Dan kenapa juga aku harus terjebak dengannya'
"Apalagi saat melihat oppa bersama yeoja itu. Aku kan istrimu oppa tidak seharusnya kau bersamanya" ucap Soora polos.
"Nde?" bingung Hoseok. Apakah Soora sedang cemburu?
"Kau cemburu?" tanya Hoseok sambil tersenyum tipis.
"Jika itu disebut cemburu. Iya aku cemburu.......dan itu rasanya sangat sakit oppa hiks.....". Gadis itu menangis sambil mengusap kasar air matanya. Hoseok terkekeh melihat Soora seperti itu.
"Apa aku kurang menarik untukmu hingga kau lebih memilih bersama dia?" tanya Soora terisak.
"Aniyo(tidak).....bukan begitu hanya sa_"
"Apa karna aku bodoh?" kata Soora memotong omongan Hoseok.
Namja itu kalah telak.
"Aku memang tidak tau apa-apa tentang kehidupan pernikahan oppa. Tapi aku akan berusaha belajar dari Eunmi eonni atau dari Soon Ae" ucap Soora.
Ucapan tulus Soora membuat hati Hoseok menghangat. Apa gadis itu sadar dengan ucapannya?
"Jinjjayo(benarkah)? Kau yakin?" tanya Hoseok. Ide jail kembali bersarang di otak namja itu.
Mengerjai Soora seakan menjadi hiburan tersendiri untuk Hoseok. Entah kenapa dia sangat suka melihat Soora kesal apalagi sampai menangis seperti sekarang.
Dia terlihat sangat manis dan menggemaskan. Tunggu apa baru saja Hoseok memuji gadis itu? Entahlah dia sendiri bingung.
"Ne.......aku janji akan jadi istri yang baik untukmu oppa ja_"
Ucapan Soora terpotong saat Hoseok menyentuh pipinya. Namja itu mengusap lembut pipi Soora. Menatap lekat bibir gadis itu. Hoseok mendekatkan wajahnya pada gadis itu hingga.....

"Mptthhh hehehehe......." Hoseok tertawa lebar. Namja itu merasakan tubuh Soora bergetar.
"Kau tak perlu belajar Soora-ya. Percuma. Bahkan aku hanya menyentuhmu dan kau sudah gemetar seperti itu" Ucap Hoseok lalu kembali tertawa.
Soora mengepalkan tangannya. Namja itu benar-benar keterlaluan. Dan Entah setan apa yang merasuki Soora.
Gadis itu menarik Hoseok lalu mencium bibir namja itu. Hoseok membulatkan matanya.
"Jika hanya seperti ini aku juga bisa oppa" ucap Soora setelah melepaskan tautannya.
Flashback end.
Soora mengibas-ngibaskan tangannya seolah tengah menghilangkan bayangan barusan. Tiba-tiba pipinya merah merona.
Dia berfikir dengan ia melakukan itu Hoseok tidak akan membentak atau memarahinya lagi. Dan memang benar Hoseok sekarang tidak pernah memarahinya lagi.
Tapi justru Soora yang sangat malu jika bertemu Hoseok.
"Yak! Kau sakit? " Tanya Eunmi lalu mengecek suhu tubuh Soora.
"Normal. Tapi kenapa mukamu merah sekali? "
"Aah? A-ani.. Hehe tak apa-apa"
"Kau aneh sekali Soora-ya" Gumam Eunmi.
'Pabo' ucap Soora pada dirinya sendiri.
__ADS_1
"Eh Soon Ae kapan pulang yah? " Tanya Eunmi membuat Soora melirik nya lalu kembali diam.
Hatinya bimbang. Bayangan itu kembali terlintas di fikirannya.
'Apa Soon Ae akan kembali ke mansion?'
"sebenarnya apa yang terjadi dengan Yoongi oppa dan Soon Ae? Hah~ membuatku pusing saja" ucap Eunmi lesu.
Soora mengigit bibirnya. Ah haruskah ia memberitahu apa yang dia lihat waktu itu?
"Eonni sebenarnya_"
Ceklek
"Eoh? Soon Ae? "
Ucapan Soora terpotong saat Eunmi melihat Soon Ae masuk ke dalam mansion.
Soora berbalik lalu dengan senyum lega ia berjalan menghampiri Soon Ae.
"Soon aee...!!" Teriak Soora lalu memeluk Soon Ae. Eunmi yang berjalan mendekatpun tersenyum melihat Soon Ae yang sedikit canggung karna Soora memeluknya.
"Oh? Eonni.. " Sapa Soon Ae pada Eunmi.
"Kenapa baru pulang? " Tanya Eunmi.
"Mianhae(maaf).. Membuat kalian khawatir.. " Jawab Soon Ae sambil sedikit menunduk.
"Eum.. Gwenchana(tidak apa-apa).. Kau pasti lapar, kajja(ayo) aku buatkan makanan" Ucap Eunmi sambil berjalan ke dapur.
"Ah tak apa eonni aku sudah makan " tolak Soon Ae.
"Oh? Ya sudah kalau begitu aku buatkan minum._"
"Gw_"
".. Jangan menolak. " Ucap Eunmi cepat.
"Kajja soon ae! " Seru Soora semangat sambil menarik tangan Soon Ae.
"Akh! "
Saat lukanya tak sengaja tersentuh oleh Soora sontak Soon Ae menarik tangannya dan meringis.
"Eoh? Kau kenapa? Apa kau Terluka? " Panik Soora membuat Eunmi yang berjalan di depan kembali berbalik dan mendekati Soon Ae.
Dengan cepat Eunmi membuka lengan baju Soon Ae.
"Kau terluka?! "
Eunmi dan Soora terlihat khawatir.
"Gwenchana(tidak apa-apa) aku hanya jatuh kemarin"
"Kalau begitu ayo aku obati" Ucap Eunmi dan Soora hanya mengangguk cepat.
"N-nde.. " Tak enak juga jika harus menolak jadi mau tak mau Soon Ae mengikuti saja.
💜💜💜
Yoongi baru saja pulang. Hari ini dia melewatkan makan siangnya. Sudah biasa.
Saat itu ia melihat semua orang tengah makan malam di meja makan. Mereka Sempat menawari Yoongi tapi lagi-lagi Yoongi menolak. Ia juga tak melihat Soon Ae.
'Mungkin dia tak akan pulang lagi' fikir nya.
Saat ia sampai di kamar keadaan kamar selalu sama. Gelap. Hanya saja sedikit lebih rapih? Apa Eunmi atau Soora membereskan kamarnya?

Saat hendak menutup Matanya.
"Yak! Park Yoongi-ssi tak bisakah kau keringkan dulu rambutmu? Kau bisa masuk angin! "
Yoongi mendengar suara Soon Ae. Sontak ia membuka kembali Matanya mencari keberadaan gadis itu. Soon Ae berdiri tepat di depannya.
"Kau pulang ternyata" Ucap Yoongi kembali menutup matanya.
"Kau tak menyukainya? "
Tak ada jawaban.
"Aku pulang bukan karena kau. Tapi karena sesuatu yang lebih penting darimu " Ujar Soon Ae.
Yoongi hanya diam sambil menutup matanya. Sebenarnya ia merasa senang Soon Ae telah pulang, senang? Mungkin tepatnya lega. Ia tak harus repot-repot bicara dan berdebat dengan kakeknya.
Yoongi tiba-tiba membuka mata saat merasakan sesuatu menganggu tidurnya.
Soon Ae tengah mengeringkan rambut Yoongi dengan handuk kecil... Yoongi menatap Soon Ae yang duduk di sampingnya.
"Mwo(apa)? " Tanya Soon Ae.
"Rambutmu basah. Susah sekali di peringati jadi diam dan jangan membantah"
Seolah tatapan Yoongi itu bertanya sedang apa Soon Ae sontak menjawabnya.
Tangannya dengan lembut mengusak rambut Yoongi yang basah. Gadis itu Sedikit mengangkat kepala Yoongi dan menyimpannya di pahanya. Dengan begitu lebih mudah mengeringkan seluruh rambutnya.
Yoongi hanya diam tak banyak bicara. Perlakuan lembut Soon Ae membuat Yoongi cepat terlelap ah mungkin karena ia kelelahan.. Atau.. Karena nyaman berada dekat dengan Soon Ae? Yoongi tak mengerti. Ia hanya ingin tidur sekarang.
Eunmi membuka pintu kamarnya ia lelah dan berniat untuk tidur.
Saat masuk ia langsung merebahkan dirinya di kasur tak memperdulikan Taehyung yang sedang bekerja dengan laptopnya.
"Mau tidur"
"Hemm" Jawab Eunmi malas.

"Tak membersihkan dulu make up mu? "
"Malas" Jawab Eunmi lagi.
"Nanti mukamu berjerawat"
__ADS_1
"Tak perduli"
"Yak Jeon Eunmi. Cuci mukamu, gosok gigimu dulu lalu tidur " Ucap Taehyung sambil mendekati kasur.
"Ah waee\(kenapa\)~ kenapa kau berisik sekali eoh aku lelah.. " ucap Eunmi kesal.
"Makanya kalau kau lelah cepat turuti aku dan setelahnya aku tak akan mengganggumu" Ucap Taehyung.
"Ck" Eunmi berdiri dengan malas lalu berjalan menuju kamar mandi.
"Kenapa sekarang dia jadi sangat perduli padaku?" Gerutu Eunmi sambil berjalan menghentak tanda kesal.
"Karena aku mulai menyukaimu mungkin? " Taehyung menjawab santai dan tentu Eunmi mendengarnya dengan jelas.
Matanya yang awalnya sedikit tertutup kembali membola lebar.
"Mwo\(apa\)?!!? "
"Kau tak tuli Jeon Eunmi~"
💜💜💜
Soora tidur dikamarnya memunggungi Hoseok yang tengah mengerjakan pekerjaannya di sisi lain kasur. Meski lampu sudah dimatikan tapi Hoseok tetap mengerjakan pekerjaannya. Dengan lampu tidur yang masih menyala.
Ddrrrtt~
Suara ponsel membuat Hoseok mengalihkan perhatian. SungKyu temannya menelfon.
"Eum Kyu wae\(kenapa\)? " Hoseok mengangkat telfon itu.
Soora yang mendengarnya hanya diam. Gadis itu Berpura\-pura tidur dan menguping pembicaraan suaminya.
"... "
"Ah aku sedang di rumah kenapa? " jawab Hoseok tanpa mengalihkan padangannya dari laptop.
"... "
"Sekarang?Jalan\-jalan? Kemana? " Hoseok mengalihkan padangannya dan mulai fokus mendengarkan Sungkyu.
"... "
"Club? " Hoseok melirik Soora yang ia fikir sudah terlelap.
"..."
"Aku sedang tak bisa.. " Jawab Hoseok
"..."
"Meski kau menyiapkan 1000 wanita juga aku tak bisa. Yak!! Kau kan tau aku sudah punya istri. Sudahlah aku ingin tidur"
Pip
"Ckkkk menelfon hanya mengajak ke club, kukira ada apa. " Gumam Hoseok.
Soora yang mendengarnya hanya tersenyum. Bahagia? Mungkin melebihi itu. Akhirnya dia di akui istri oleh Hoseok.
TBC..........
Bahagia deh liat mereka akur😘😘😘 iya gak sih??? Gak nyangka juga Soora bisa nyium Hoseok😂. Abis gimana yah secara dia kan polos banget dan bakal niruin apa yang dia liat😁. Terus Taehyung udah bilang suka ama Eunmi gak tau Eunminya apa bisa nerima Taehyung. Dan Yoongi udahlah Soon Ae udah baik bgt loh sama kamu😍. Jangan di sia\-siain bang cwek kek gitu😂 nanti nyesel loh.
Udah ahhh aku kebanyakan bacot kayaknya. Hehehe
Ok deh see u next chap yeorubun
__ADS_1
By Rara Vina Lion💜💜💜