
Happy reading😘😘😘
Pengen tau sejauh ini kalian paling suka sama siapa(pemeran cewek)????
Song Eunmi
Hyu Soon Ae
Han Soora
Yoongi menatap bibimbap itu lalu terdiam cukup lama.
"Aku benci bibimbap" Gumamnya berlalu pergi begitu saja.
Sekretaris Yoongi yang tengah mengerjakan tugas dibuat kaget saat melihat sang atasan berjalan menuju ruangannya.
"Sajangnim kenapa disini? " Tanya sang sekretaris lalu berjalan mendekat dengan sopan.
"Ya.....aku sedang tak ingin libur. Sekarang bawa kemari semua proposal dan semua pekerjaan yang tertunda"
"Tap\_"
"Jangan membantah" ucap Yoongi berlalu begitu saja masuk ke ruangannya membuat sang sekretaris bingung. Kenapa harus mengerjakan semuanya dengan cepat?
"Apa dia akan liburan? Sehingga semua pekerjaan ingin diselesaikan secepatnya? "
Sekretaris Kang pun mengedikan bahunya.
Seperti dugaan Yoongi hari ini menyibukan dirinya dengan pekerjaan. Saat sekretaris bertanya menu makan siang pun Yoongi hanya menaikan tangan tanda menolak.
"Aahh pasti istri sajangnim membuatkan bekal lagi kan? Baiklah kalau begitu saya pamit duluan"
Setelah sekretaris itu keluar Yoongi terdiam.
"Bekal apanya? " Kesal Yoongi lalu kembali mengerjakan pekerjaan. Tanpa berniat mengisi perut kosongnya.
💜💜💜
Keadaan restoran siap saji itu mulai berangsur angsur ramai , keadaan di dapur juga mulai sibuk. Kepala koki yang juga pemilik resto itu tampak sibuk mengarahkan para anggotanya membuatkan pesanan pelanggan.
"chef sudah bisa beristirahat, bukankah chef dari tadi pagi disini bahkan chef belum makan dari pagi bukan?"ucap khawatir karyawan kepada yeoja pemilik resto itu.
"hei Lisa ,bisa kah kau memanggilku Eunmi saja, bahkan kita seumuran?" tutur Eunmi mengerucut kan bibirnya pura\-pura merajuk.
"Hanya saja tidak sopan rasanya jika aku memanggil nama anda. Heheh...."kekeh Lisa.
"... dan aku tidak mau tau , chef harus makan dulu. Aku membawakan cake kesukaanmu" Lisa menarik tangan Eunmi dan mendudukkannya di kursi yang ada didapur resto Itu.
Eunmi hanya melirik karyawan yang lain yang masih sibuk mengerjakan ini itu.
"cah makan lah , chef pasti lapar kan. Dan ini jus strawberry kesukaanmu, setelah itu chef bisa melanjutkan kegiatan lagi" ucap Lisa sambil meletakkan makanan dan jus itu Dimeja yang dihadiahi senyum manis dari Eunmi.
"Gumawo\(terima kasih\)......"
Tak terasa hari sudah mulai menjelang malam, Eunmi merenggangkan otot\-otot tubuhnya.
Setelah membantu di dapur tadi dia segera memasuki ruang kerja nya dan mengerjakan laporan keuangan yang baru saja masuk ke email nya.
Sebenarnya resto yang dimiliki oleh Eunmi tidak hanya satu, dia membuka cabang dibeberapa daerah yang ada di Korea , dan yang disini hanyalah cabang nya. Resto utama nya berada di Daegu. Dan sudah lama sekali dia tidak kesana mengecek perkembangan.
"Kenapa banyak sekali , dan ini membuat ku lapar lagi. Aku masih ingin makan cake yang di berikan Lisa tapi sudah habis...." manik Eunmi tak sengaja melihat jam yg ada di meja kerjanya.
"Omo\(ya ampun\)....ini sudah masuk jam makan malam , aku harus segera pulang" gumam Eunmi tergesa merapikan meja nya dan menutup laptop lalu beranjak mengambil tas dan kunci mobil.
💜💜💜
Cklek......
Bunyi pintu kamar itu terbuka.
Hoseok melonggarkan sedikit Dasinya sambil membuang nafasnya berat.
'Tumben gadis itu tidak menyapaku, melirikkupun tidak'
Dia melihat Soora duduk sambil melirik keluar jendela. Wajahnya terlihat sedih dan itu membuat Hoseok penasaran.
"Yak.....Han soora..." panggil Hoseok.
Gadis itu kaget lalu berbalik menatapnya.
"Ahhh oppa kau sudah pulang" kata Soora.
"Aku sudah pulang sejak tadi" kata Hoseok.
Dia duduk di tepi tempat tidur lalu kembali memperhatikan Soora.
"Kau kenapa?" tanya namja itu karna tidak biasanya Soora diam saja.
"Aku......aku hanya....." ucapan Soora terbata\-bata.
"Yak....kau kenapa?" tanya Hoseok penasaran.
__ADS_1
Gadis itu menatapnya. Matanya barkaca\-kaca.
"Oppa bisakah kau membawaku keluar sebentar? Jebal\(kumohon\)" lirih Soora pada Hoseok.
Hoseok mengerutkan dahinya bingung. Sebenarnya apa yang terjadi dengan gadis itu hingga dia terlihat sangat sedih?
"Baiklah aku akan membersihkan diriku terlebih dahulu, tapi kita berangkat setelah makan malam aku lapar" kata Hoseok beranjak.
"Ne....." jawab Soora lalu kembali duduk di tempatnya semula.
💜💜💜
Eunmi membawa mobil nya dengan kecepatan sedang. Dia membuka atap mobil nya. Dan membiarkan wajah nya tersapu angin malam.
"Haah dingin sekali , kenapa dengan malam ini tidak biasanya seperti ini cuacanya....." netra bulat milik Eunmi tak sengaja melihat sosok yang dikenalnya.
"Itu terlihat seperti Soon Ae,........ah tidak mungkin. Pasti hanya orang yang mirip saja" monolog Eunmi ketika melewati taman kota itu.
Skip
Sesampainya dirumah Eunmi segera keluar dari mobilnya setelah terlebih dahulu menutup atap mobil lalu menguncinya.
Eunmi mulai memasuki rumah besar dan mewah itu.
"kenapa sepi sekali tumben, dimana Soora , kenapa aku tidak melihat anak cerewet itu , biasanya dia selalu merecoki aku dengan suaranya yang berisik...."
Seakan menyadari sesuatu Eunmi berteriak sambil memelotot kan mata nya dengan lebar.
"Omo\(ya ampun\) , aku lupa aku sudah berjanji mengajak Soora kerestoranku , haah pasti dia sedang merajuk saat ini dan bersembunyi." kekeh Eunmi.
Setelah selesai membersihkan diri dia pun beranjak menuju dapur dan segera menyiapkan segala sesuatu untuk makan malam.
Tak sengaja dia melihat Taehyung tadi di ruang tamu ketika baru pulang , tadi dia sedang malas untuk sekedar menyapa.
Ketika dia telah selesai menyiapkan makanan dia beranjak untuk memanggil yang lainnya.
Hoseok, Taehyung Soora dan Eunmi tengah makan malam bersama bertepatan saat Yoongi baru saja sampai ke mansion.

"Oh Yoongi hyung?! Ayo makan" Tawar Taehyung.
"Wah kenapa lagi dia? " Tanya Hoseok membuat Soora yang melihat itu berhenti menyantap makanannya dan berdiri.
"Aku selesai. Terimakasih makanannya. Oppa aku bersiap dulu" Ucap Soora berlalu.
'Dia sepertinya sangat marah, sampai menyapaku saja dia tidak mau' Pikir Eunmi tertunduk lesu.
💜💜💜
Yoongi membuka pintu kamar namun keadaan kamar gelap.
Yoongi terdiam.
"Semua orang punya alasan." Gumamnya seakan merapalkan mantra.
"Kalian mau kemana? " Tanya Taehyung saat melihat Hoseok juga selesai makan dengan cepat.
"keluar sebentar...." kata Hoseok merapikan bajunya.
"Aku ikut yah Hyung..." kata Taehyung girang.
"Andweee(jangan)......aku akan pergi dengan Soora, lagipula kau baru pulang kenapa tak mandi saja sana..... kau bau!" jawab Hoseok cepat.
Eunmi tersenyum tipis mendengar Hoseok akan mengajak Soora jalan-jalan. Setidaknya itu mungkin bisa mengusir kekesalannya pada Eunmi.
Taehyung mengerutkan dahinya dan menghampiri Hoseok. Bukannya protes atas ucapan Hoseok barusan Taehyung malah Meletakkan tangannya di dahi Hoseok.
"Yak apa yang kau lakukan?" protes Hoseok menyingkirkan tangan Taehyung.
"Kau tidak demam. Tapi kenapa tiba-tiba saja Hyung.........." Taehyung berfikir sejenak lalu detik berikutnya dia membulatkan matanya.
"Aku tidak percaya apakah hyung benar-benar ingin melakukannya dengan Soora?" ucap Taehyung.
plak......
Satu jitakan mendarat sempurna di dahi Taehyung.
"Pabboya(bodoh)....aku tidak mungkin seperti itu eoh Ak_"
"Kajja(ayo) oppa...." kata Soora yang datang entah dari mana dan sejak kapan membuat percakapan dua namja itu terhenti.
Hoseok dan Taehyung menatapnya.
"Waeyo?(kenapa) Apa ada yang salah?" tanya Soora bingung karna di tatap Oleh mereka.
"Ahhh aniyo(tidak)...." Ucap Taehyung menggeleng.
"Selamat bersenang-senang" lanjut Taehyung.
"Ne(iya)......oppa kajja(ayo)" ucap Soora pada Hoseok.
"Hmmm"
Hoseok semakin penasaran dengan diamnya Soora. Apalagi wajahnya yang terlihat sangat sedih.
"Kita mau kemana?" Tanya Hoseok.
"Mollayo(entahlah)..." jawab Soora singkat.
Hoseok membuang nafasnya berat. Dia melajukan mobilnya tanpa ingin lagi melanjutkan percakapannya dengan Soora.
Beberapa menit kemudian......
"Kita sudah sampai" kata Hoseok.
Soora mendongakkan kepalanya.
"Tempat apa ini oppa?" Tanya Soora.
__ADS_1
"Tempat yang akan membuatmu senang. Bukankah kau sedang sedih. Iyakan?"
"Oh jinjja(benarkah)?" gadis itupun tersenyum girang.
"Kajja(ayo)" kata Hoseok keluar dari mobil diikuti oleh Soora.
Mereka pun masuk kedalam Tempat itu. Bunyi musik yang sangat keras membuat Soora menutup telinganya.
"Oppa kenapa musiknya keras sekali" kata Soora agak berteriak.
"Memangnya kau tidak pernah ketempat seperti ini?" tanya Hoseok.
Gadis itu menggeleng sebagai jawaban.
Hoseok tersenyum miring lalu melanjutkan langkahnya.
Soora melihat sekeliling dan dia justru merasa sangat tidak nyaman berada di tempat itu. Apalagi bau alkohol yang sangat menyengat membuat gadis itu mual dan agak pusing.
"Yak....dimana Hoseok oppa?" gumam Soora saat sadar namja itu tak lagi bersamanya.
Gadis itu berjalan masuk mencari Hoseok. Tapi justru langkahnya terhenti saat melihat namja itu.
Dia memegang kuat tali tasnya. Kenapa dia merasa seperti ini? Melihat Hoseok sedang bersama wanita lain membuat dadanya terasa sangat sesak.
Bukankah namja itu tadi mengatakan tempat ini akan membuatnya senang tapi kenapa Soora malah merasa sebaliknya.

Melihat Hoseok tersenyum dengan yeoja itu sedang kan padanya..........Hoseok lebih sering memarahinya.
Dia menutup mulutnya saat wanita itu mencium Hoseok. Soora berbalik keluar dari tempat itu saat sesak itu semakin menyerangnya.
💜💜💜
Pukul 11 malam
Entah terhitung berapa kali Soora menelpon Eunmi tapi tak kunjung ada jawaban.
Dia mendudukkan dirinya disebuah taman. Kenapa dadanya masih terasa sesak? Bayangan Hoseok bermesraan dengan yeoja tadi terus berputar di ingatan Soora.
Gadis itu bingung sebenarnya apa yang dia rasakan. Kenapa harus sesakit ini? Bahkan rasanya lebih sakit saat cerita yang di buat olehnya dengan susah payah di tolak oleh penerbit.
Dan kenapa juga dia harus menangis seperti sekarang.
"Aku benci hari ini.......sangat benci" lirih Soora menggenggam kuat bangku yang didudukinya.
"Eomma(ibu).........aku ingin pulang saja hiks.....Hoseok oppa jahat. Dia sudah membuat jantungku sakit dan juga membuatku sesak hingga sulit bernapas....hiks" isak Soora.
💜💜💜
Eunmi mendudukkan dirinya di sofa sambil merenggangkan sedikit ototnya yang terasa kaku.
Setelah agak lama Eunmi mendengar bunyi mobil memasuki halaman rumah.
"Sepertinya itu Soora dan Hoseok oppa" Eunmi berucap sambil mulai beranjak menuju pintu utama.
Hoseok terlihat keluar dari mobil tanpa Soora , dilihat dari keadaan nya namja itu terlihat sedikit mabuk.
Eunmi yang penasaran tentang keberadaan Soora akhirnya bertanya pada Hoseok.
"Oppa , dimana Soora ? Kenapa kau pulang sendiri.......dan apa ini oppa mabuk?" Eunmi mengernyit ketika tak sengaja mencium bau alkohol dari Hoseok.
"Soora? Mollayo(entahlah) aku tidak melihat nya tadi ,mungkin dia pulang sendiri" cuek Hoseok masuk kedalam mansion.
"Yaaak......oppaa , jangan bercanda. Ini sudah malam. Kemana sebenarnya kau bawa Soora ??" Eunmi sedikit berteriak membuat Hoseok menghentikan langkahnya, berbalik menatap Eunmi.
"Aku membawa dia ke club ?? Kenapa ?? Ada yang salah?" jawab Hoseok.
"MWOOO(APA)??? KAU GILA ?? KAU MEMBAWA DIA KE CLUB MALAM DAN KAU TINGGALKAN DIA SENDIRI DISANA ??" Teriak Eunmi penuh emosi.
Taehyung yang berada dikamar sampai keluar melihat apa yang terjadi.
Yoongi yang baru saja dari dapur hanya menatap dari jauh lalu berjalan mendekat.
"Eunmi-ah ada apa ?? Kenapa kau berteriak seperti itu?"ucap Taehyung yang baru saja sampai.
"Namja ini meninggalkan istrinya di club malam seorang diri. Dia pasti tau Soora itu seperti apa. Kenapa dia masih meninggalkan nya disana. Haaah ...." balas Eunmi yang masih meninggi kan suaranya.
"Eunmi tenang dulu , dengarkan apa yang ingin diucapkan oleh Hoseok hyung" Taehyung mulai berbicara sambil melirik Hoseok yang tampak ingin mengatakan sesuatu.
"Ck , kau ribut sekali Eunmi-ssi, jangan campuri urusan rumah tangga ku , ini tentang aku dan Soora." Hoseok berlalu dari sana setelah mengucapkan itu.
"Yak Ahn Hoseok !!! Kalo sampai aku tidak menemukan nya hari ini , akan ku adukan kau pada kakek Park. Ingat ucapan ku" Eunmi berlalu dari sana mengambil kunci mobil, mantel dan ponselnya lalu segera keluar dari rumah itu.
"Kau tidak mengikuti istrimu ?" ucap Yoongi pada Taehyung terpaku tak menyangka sang istri yang hanya selalu diam ternyata mengerikan ketika sedang marah.
"Tidak hyung , aku takut melihatnya , dia terlihat seram" ucap Taehyung meringis.
Fikiran buruk menggerogoti otak Eunmi membuat dia melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi. Dia harus segera menemukan Soora sebelum terlambat.
Taehyung menatap Yoongi,
"Tapi hyung, Ngomong-ngomong dimana Soon Ae? Aku tak melihatnya dari tadi? " Tanya Taehyung
"Aku tak tau"
"Ne?(apa) Dia kan istri_"
"Berhenti memanggil dia istriku. " Setelahnya Yoongi pun pergi meninggalkan Taehyung sendiri.
"Lalu aku harus memanggilnya apa? Wanita yang dijodohkan? " Gumam Taehyung sambil memicing melihat Yoongi yang berjalan menjauhinya.
Eunmi mendatangi beberapa club malam tapi dia tak kunjung menemukan Soora.
"Kemana anak itu?" Gumam Eunmi frustasi.
"Apa aku telpon saja yah , aahh bodoh sekali kenapa tidak terpikir oleh ku sejak tadi" Eunmi memukul kepalanya ketika mulai menyadari kebodohannya .
Ketika dia membuka hp nya dia melihat banyak sekali panggilan masuk dan itu semua atas nama \-Ahn Soora\-.
"Dia menelpon ku sebanyak ini astaga ,kenapa aku tidak tau " Eunmi mulai menghubungi nomor Soora. Dan pada detik kedua gadis itu mengangkatnya.
"Ahn soora , kau kemana saja?? Kau tau aku mengkhawatirkan mu" suara Eunmi sedikit bergetar saat dia menemukan Soora duduk sendirian di taman.
"Eonni.......hiks....hiks......" lirih Soora.
"Wae(kenapa)? Kenapa kau menangis ?? " Eunmi kaget melihat Soora yang tiba tiba saja menangis di depannya.
Soora menghamburkan pelukan pada Eunmi tanpa menjawab pertanyaannya.
"Soora-yaa.. Waeyo (kenapa) ?? Cerita padaku , apa yang yang terjadi?" Eunmi membalas pelukan itu sambil kekeuh bertanya pada Soora yang saat ini menangis makin kencang.
Eumni hanya bisa menatap Soora iba. Sejak tadi dia diam menatap keluar jendela mobil. Mereka sudah dalam perjalanan pulang setelah Soora menceritakan semuanya pada Eunmi. Gadis itu tak habis fikir kenapa Hoseok bisa berbuat demikian. Bahkan Eunmi sudah mempersiapkan sumpah serapahnya untuk namja itu setelah dia sampai.
Eunmi turun pertama dari mobil lalu menunggu Soora yang diam di dalam. Eunmi menghela nafas lalu membukanya.
"Soora\-ya kaj\_"
"Eonni haruskah aku meminta cerai saja? " Ucap Soora lirih.
TBC............
Aduhhhhh jangan sampai deh mereka bercerai belum juga di apa\-apain🌚🌚🌚🌚\(di tampar Readers\)
Gimana nih menurut kalian???? Voment juseyo yeorobun😘😘😘
See u next part by Rara Vina Lion💜💜💜💜
__ADS_1