CELESTIEAL RAY "Loving You Is A Sin"

CELESTIEAL RAY "Loving You Is A Sin"
BAYANG PENGHIANAT


__ADS_3

Ezekiel kembali lagi ke Witcher realm untuk mengharapkan jalan lain kepada Elfa. Ia masih yakin bahwa Elfa bisa menemukan cara lain, jikapun tidak ada lagi, dia benar-benar akan bertindak sendiri.


"Tuan muda, bahkan jika kau datang beribu kali untuk meminta bantuan ku, tidak akan bisa mengubah keputusan ku". Elfa dengan penuh hormat sekali lagi menolak Ezekiel.


"Pasti ada sebuah cara. Elfa, tolong pikirkan lagi, aku mempercayaimu". Ezekiel tetap keras untuk membuat Elfa membantunya.


Elfa yang sedari tadi sibuk mengaduk kuali besar nya kini berbalik menghadap Ezekiel. Ia meraih tongkatnya yang sebelumnya ia sandarkan di bangku kayu itu lalu berjalan mendekati Ezekiel.


"Aku sangat putus asa saat ini. Aku tidak sanggup menatap wajah ayahku yang selalu menyalahkan dirinya sendiri. Rakyat Celestial Ray membutuhkanku, jika ini terus berlanjut maka apa yang akan terjadi di masa depan kerajaan kami. Penutupan diri dari segala hal, duka yang berkepanjangan, tidak ada yang bisa mengembalikan sinar Celestial Ray selain Lilith" Ezekiel mencurahkan isi hatinya berharap Elfa dapat mengerti bagaimana gundahnya ia saat ini.


Elfa kembali berjalan mendekati kuali besarnya, melepas pandangannya ke dalam cairan biru yang bersinar dari dalam kuali itu.


"Ada sebuah cara" Elfa menuturkan itu setelah beberapa saat hening.


Sontak Ezekiel berjalan mendekat kepada Elfa dengan wajahnya penuh syukur. Elfa kemudian mengatakan ia akan menghidupkan kembali jiwa Lilith Rachet yang sudah pergi tapi tidak sebagai malaikat lagi. Lilith akan bereinkarnasi menjadi seorang manusia, namun ingatannya tentang Celestial Ray ataupun tentang dirinya dimasa lalu akan hilang dari memorinya.


"Bereinkarnasi menjadi manusia? Bagaimana itu?" Ezekiel meminta penjelasan lebih detail dari Elfa.


"Jiwa yang sudah tiada tidak mungkin kembali lagi. Tapi mereka bisa menjalani hidup baru sebagai pribadi yang baru. Lilith mungkin bukan lagi malaikat, tapi dia akan tetap hidup sebagai manusia"


"Elfa, jika ingatannya tentang Celestial Ray tidak membekas sedikitpun, bukankah itu percuma?"


"Tidak, tuan muda. Ingatannya akan kembali di waktu yang tepat. Manusia adalah mahkluk yang cepat berevolusi, seiring berjalannya waktu otak mereka akan menjadi lebih modern. Lilith akan hidup sebagai manusia biasa, tapi ia akan kembali menjadi Lilith Rachet yang kalian tunggu seiring berjalannya waktu"


Senyuman terlukis di wajah Ezekiel. Tak sadar ia meneteskan air mata, ia tak sabar untuk menyampaikan kabar ini kepada saudara-saudaranya.


"Tapi..." Elfa menambah perkataannya saat itu pula senyuman yang baru saja terlukis di wajah Ezekiel memburam. Ia menunggu-nunggu 'tapi' apa yang dimaksud oleh Elfa.


Elfa berbalik menghadap Ezekiel, menghela napasnya pelan.


"Harus ada yang datang ke dunia manusia, tuan. Untuk mencari reinkarnasi Lilith dan membawanya kembali ke Celestial Ray"


Kalimat Elfa membuat Ezekiel kembali berkerut wajah. Ini adalah hal yang sangat berat untuk dilakukan. Celestial Ray memiliki aturan bahwa para malaikat tidak boleh datang ke dunia manusia dan berbaur. Itu sama saja dengan melanggar aturan dan berhianat. Namun segera Ezekiel memutuskan untuk tidak melarikan diri lagi. Walau bagaimanapun ia tetap harus melakukan ini. Melihat raut wajah Ezekiel yang berubah menjadi yakin, Elfa merasa tidak setuju karena ia tau raut wajah yang ditunjukkan oleh Ezekiel mengatakan bahwa ia siap untuk berhianat.


"Tuan muda. Jangan mengambil keputusan ini sendiri, itu akan berujung buruk untukmu, tuan. Aku tidak mengatakan cara ini sejak awal karena aku tau kau tidak akan masalah dengan resiko-resiko nya. Tapi tuan, tolong diskusikan ini bersama saudara-saudaramu, aku tidak ingin kau memutuskan sendiri setelah kembali dari sini. Jika tidak, aku akan kehilangan kepercayaan raja Victorus sebagai penyihir terbaik karena membiarkan putra pertamanya berhianat"


Satu lagi tantangan batin yang harus dialami oleh Ezekiel. Yang dikatakan oleh Elfa itu benar, ia tidak bisa memutuskan ini sendirian. Ia juga tidak ingin Elfa menjadi penyihir tingkat bawah karena dirinya.


Ezekiel pulang dan memutuskan untuk menceritakan semuanya kepada saudara-saudaranya.


"Bereinkarnasi menjadi manusia?!" Zadkiel sontak berdiri dari duduknya setelah kalimat terakhir Ezekiel yang menceritakan apa yang Elfa katakan padanya.


"Maksudmu kau akan datang ke dunia manusia untuk mencari reinkarnasi Lilith?" Kamael bertanya kepada Ezekiel yang sudah diam sejak ceritanya selesai.


"Kita semua akan pergi, bukan?" Ezekiel bersuara lagi.


Namun semuanya terdiam, tak menjawab pertanyaan dari Ezekiel. Tampak keraguan di wajah mereka. Hal yang mereka putuskan saat ini bukanlah hal kecil.


"Memutuskan untuk berhianat? Bahkan iblis sekalipun tidak akan pernah berhianat dengan bangsanya, Ezekiel". Zadkiel mendudukkan dirinya kasar. Wajahnya tampak memerah. Ia tidak menyangka dengan keputusan kakaknya ini.


"Sungguh tidak ada cara lain?" Kali ini Eden menengahi.


Ezekiel menunduk. Ekspresi itu menjawab pertanyaan Eden bahwa memang tak ada cara lain lagi. Helaan napas terdengar berkali-kali di ruangan itu. Mereka bimbang akan keputusan yang disarankan oleh Ezekiel. Keheningan seketika pecah kala Zadkiel kembali berdiri.


"Aku Zadkiel Isaac. Aku menentang penghianatan. Apalah arti avatar kesetiaan ku jika seandainya aku berhianat?. Aku mencintai Lilith, sungguh seorang kakak tidak akan ingin hal buruk terjadi pada adiknya. Tapi jika untuk berhianat, aku lebih memilih mematahkan kedua sayapku!"


Itulah Zadkiel Isaac. Pemegang avatar kesetiaan. Ia menentang keras penghianatan dan tidak akan rendah menjilat ludahnya sendiri. Zadkiel meninggalkan ruangan itu setelah kalimat terakhirnya yang berhasil membuat saudara-saudaranya terdiam. Ezekiel masih diam kala Zadkiel berlalu meninggalkan ruangan itu. Mendengar penuturan Zadkiel membuatnya kembali merasa ragu. Satu dari 5 saudaranya telah memutuskan untuk menyerah terhadap Lilith.

__ADS_1


"Ezekiel, apa yang dikatakan oleh Zadkiel adalah kebenaran. Kita tidak akan berhianat untuk yang kedua kalinya terhadap Celestial Ray setelah Lilith melakukan dosa besar" Kamael Seraphina putra ketiga dengan avatar ketenangan. Ia menyusul Zadkiel keluar setelah kalimat terakhirnya.


Ezekiel masih diam. Dua dari 5 saudaranya memutuskan untuk menyerah.


"Aku mengerti Ezekiel, ini berat untukmu sebagai putra tertua. Tapi jangan biarkan avatar mu hancur karena penghianatan" Immanuel Eden putra keempat dengan avatar kesabaran. Ia menyentuh pundak Ezekiel yang masih diam menopang dagunya dengan kedua tangannya yang menangkup.


"Maafkan aku, Ezekiel. Aku menghormati mu sebagai putra tertua, tapi penghianatan adalah dosa besar" Raphael Simeon dengan avatar keindahan. Sekarang mengikuti Eden yang telah keluar dari ruangan itu sejak beberapa saat yang lalu.


Tersisa Luke. Michael luke dengan avatar kebahagiaan. Bahkan dengan avatar yang ia pegang saat ini sangatlah berbeda dengan suasana hati yang Luke rasakan, ia tak sebahagia itu.


Luke yang sedari tadi terus menunduk kini mengangkat wajahnya untuk menatap Ezekiel. Jujur ia kecewa kepada kakak-kakaknya karena menyerah terhadap Lilith. Namun ia mengerti, ia juga bimbang atas keputusan ini. Masa depan Celestial Ray masih panjang, apa jadinya jika semua putra Ray berhianat? Itu akan semakin membuat ayah mereka merasa sedih.


"Aku sungguh baik-baik saja" Luke mengucapkan kalimat itu lagi membuat Ezekiel menoleh.


"Aku akan menerimanya. Lilith akan selalu ada dihati ku, selalu dan selamanya. Jika takdir berpihak kepada kita, bagaimanapun caranya reinkarnasi Lilith akan kembali kepada kita"


Luke kemudian meninggalkan Ezekiel di ruangan itu sendirian. Kini Ezekiel tampak membenamkan wajahnya di atas meja itu. Tak ada yang menyetujui sarannya, sepertinya keputusan Ezekiel untuk bertindak sendiri sungguh akan ia lakukan. Avatar kebijaksanaan yang Ezekiel pegang saat ini sungguh hanya seperti gelar yang tak berguna.


-


Ezekiel memutuskan untuk menemui Lucifer sendirian. Ada hal penting yang harus ia sampaikan kepada Lucifer.


Bangsa iblis adalah satu-satunya yang bisa datang ke dunia manusia kapan dan dimana saja. Ezekiel berencana akan meminta bantuan Lucifer untuk menjalankan misinya karena hanya Lucifer yang bisa melakukan itu. Tentu sulit bagi Ezekiel untuk bersekutu dengan bangsa iblis. Sejak perang di tanah Royale itu, hubungan Devildom dan Celestial Ray tak sebaik sebelumnya. Dahulu kedua kerajaan ini adalah kerajaan yang tak menyimpan perselisihan sedikitpun, keduanya berhubungan dengan baik dan tak jarang saling membantu. Namun perang akibat kesalahpahaman itu menjadikan Devildom dan Celestial Ray sebagai dua kerajaan yang sangat jauh.


Bagaikan menjilat ludah sendiri, Ezekiel datang untuk menemui Lucifer. Bahkan ia telah bersumpah untuk melenyapkan Lucifer dengan tangannya sendiri, namun hal itu harus ia urung karena ia membutuhkan bantuan Lucifer.


Ezekiel terbang menuju Devildom seorang diri tanpa diketahui oleh siapapun. Saat ia mencapai gerbang utama menuju kastil demon langsung dihadang oleh Satan yang sudah bersiap-siap untuk menyerang Ezekiel.


"Balas dendammu masih terlalu cepat, Ezekiel!"


Satan menarik busurnya mengarah pada Ezekiel.


Amarah Satan ditanggapi tenang oleh Ezekiel. Karena memang tujuannya datang bukan untuk memunculkan keributan.


Perkataan Ezekiel tak dihiraukan oleh Satan. Segera anak panah itu meluncur namun secepatnya dihindari oleh Ezekiel. Melihat Ezekiel yang berhasil terbang menghindar membuat Satan marah kemudian menarik busurnya dan meluncurkan anak panah berkali-kali. Namun tak ada satupun anak panah yang berhasil mengenai Ezekiel. Sebaliknya Ezekiel menangkis sebuah anak panah yang hampir mengenai dadanya membuat anak panah itu berbalik pada sang tuan, Satan.


Sebuah anak panah menancap di sayap kiri milik Satan dan berhasil membuat sang empu kehilangan keseimbangan di udara lalu jatuh.


Ezekiel mendarat tepat di samping Satan yang mencoba untuk berdiri setelah terjatuh. Tatapan bengis Satan sama sekali tak mengintimidasi Ezekiel. Namun tiba-tiba Ezekiel mendapat serangan dari belakang nya yang membuatnya tersungkur. Asmodeus telah melempar serangan curang kepadanya.


"Piw! Tepat sasaran" Asmodeus meniup ujung jarinya yang membentuk pistol setelah melempar serangan pada Ezekiel.


"Wah! Kita kedatangan tamu. Satan, terimakasih karena telah melayani tamu kita" Asmodeus berjalan mendekat pada Ezekiel yang sudah terjatuh lalu segera menginjak sayap putih milik Ezekiel.


Satan yang sudah berhasil bangkit segera menarik busurnya kembali mengarahkannya kepada Ezekiel.


"Kau akan berakhir seperti adikmu, kakak tertua" Asmodeus tertawa licik tak memperdulikan Ezekiel berusaha memberontak dibawah kakinya.


"Sayap mu indah, Ezekiel" Ucap Asmodeus menginjak sayap itu semakin kuat.


Sekejap Satan langsung menghilangkan busur dan anak panahnya saat sebuah suara lantang memanggil nama mereka.


"Satan! Asmo! Berhenti!" Satan dan Asmodeus menoleh ke arah suara itu. Kini Asmodeus melepas injakan nya pada sayap Ezekiel setelah melihat Lucifer yang berjalan mendekat.


Ezekiel mencoba untuk bangkit. Sayapnya terasa sakit setelah diinjak oleh Asmodeus.


"Lucifer?!"

__ADS_1


Satan dan Asmodeus segera mengikis jarak dengan Ezekiel. Serangan mereka gagal.


"Kembali ke tempat kalian!" Perintah Lucifer kepada adik-adiknya dengan tegas.


Satan dan Asmodeus berpandangan sejenak lalu segera meninggalkan Lucifer dan Ezekiel. Satan sejenak melempar tatapan tajam kepada Lucifer yang ikut campur secara tiba-tiba. Walau bagaimanapun, Satan termasuk saudara yang selalu menentang perintah Lucifer. Namun ia tau ia tidak akan pernah bisa menandingi kehebatan Lucifer.


"Kau ingin menjemput mautmu, Ezekiel? Apakah kau se-ceroboh itu datang kemari tanpa saudara-saudaramu?" Ucap Lucifer setelah Satan dan Asmodeus dipastikan berlalu.


"Aku datang untuk bertemu denganmu" Ezekiel masih tampak kesakitan dengan sayapnya, lalu ia merubah bentuknya semula untuk mengistirahatkan sayapnya dengan menghilangkannya sejenak.


"Untuk membalas dendam?" Lucifer juga menghilangkan sayapnya melihat Ezekiel yang melakukan hal yang sama. Bisa ia ketahui bahwa Ezekiel tidak akan menyerangnya, jadi ia bisa sedikit santai.


"Untuk membawa Lilith kembali"


Penuturan Ezekiel membuat Lucifer tersentak. Ia bertanya-tanya apa yang dimaksud oleh Ezekiel.


"Datanglah ke dunia manusia, Lucifer. Bawa Lilith kembali"


"Aku tidak mengerti maksud perkataanmu"


"Lilith masih hidup. Ia bereinkarnasi menjadi manusia dan hidup disana. Aku membutuhkanmu untuk mencari reinkarnasi Lilith lalu membawanya kembali"


Lucifer diam mencoba memahami perkataan Ezekiel. Di satu sisi, ia merasa senang mengetahui bahwa Lilith masih hidup. Tapi ia tidak ingin membantu Ezekiel.


"Apa keuntungan yang aku dapatkan jika membantumu?" Lucifer menanggapi dingin.


"Lucifer, Lilith telah memberikan separuh jiwanya kepadamu. Aku mendengar pernyataan dari Lilith yang sangat membuatku kecewa bahwa ia mencintaimu. Aku menyimpan dosa Lilith sendiri agar tak diketahui oleh ayahku. Jika seandainya dia tau, perang tidak akan bisa terhindarkan lagi"


Lucifer terdiam. Perkataan Ezekiel membuat nya memikirkan banyak hal. Ada perasaan menyesal karena telah mengakibatkan Lilith mengalami hal yang menyedihkan seperti ini, jika bukan karena dia, Lilith masih tetap hidup saat ini. Ia merasa bersalah telah membiarkan Lilith mencintai nya, namun Lucifer tak bisa menahan perasaannya.


Lucifer menghela napasnya pelan.


"Berikan sebelah sayapmu kepadaku"


"Apa?!" Ezekiel mengerutkan keningnya tak mengerti. Mengapa Lucifer menginginkan sayapnya?.


"Mengabdi lah kepadaku, Ezekiel. Maka akan ku buat impianmu menjadi kenyataan. Aku mengorbankan kesetiaan ku kepada Devildom dengan membantu malaikat, lalu apa yang akan kau korbankan? Jadilah bijaksana seperti avatar yang melekat pada dirimu".


Berhianat? Lagi-lagi Ezekiel dihadapkan dengan pilihan seperti ini. Ia sudah merasa cukup berhianat karena menemui Lucifer seorang diri. Sekarang Lucifer meminta untuk mengabdi padanya, mengabdi kepada iblis? Apa yang akan terjadi pada Ezekiel kelak.


Ezekiel bungkam. Namun ia mengerti akan kebaikan Lucifer yang ingin membantunya. Tapi mengapa ia harus mengorbankan kesetiannya terhadap Celestial Ray. Frustasi.


"Sudah kuduga kau tidak akan melakukannya"


Lucifer akan berbalik untuk pergi meninggalkan Ezekiel.


"Tunggu!" Ezekiel melantangkan suaranya seraya membuka kembali sayap indahnya. Lucifer berbalik menghadap Ezekiel.


Ezekiel berlutut dihadapan Lucifer, menundukkan kepala dan juga sayapnya dihadapan Lucifer.


"Aku Ezekiel Elliott. Akan mengabdi kepada mu"


Lucifer hampir tak percaya Ezekiel akan melakukan itu. Namun perkataannya serius, jika Ezekiel ingin ia membantu, maka Ezekiel harus menyerahkan sebelah sayapnya sebagai tanda pengabdian.


Ezekiel mematahkan sayap kirinya. Ia tak berteriak sedikitpun. Air matanya mengalir di pipinya kala menerima kenyataan penghianatan nya terhadap Celestial Ray. Ezekiel menyerahkan sayap putih itu kepada Lucifer. Segera Lucifer menerimanya dengan senang hati. Sayap Ezekiel akan segera beregenerasi kembali namun bukan merupakan sayap aslinya. Meskipun begitu Ezekiel tetap merasa sedih, ia telah melakukan dosa besar, tapi ia sudah memutuskan ini sejak awal. Ia tidak akan pernah lari lagi. Ezekiel sungguh menginginkan Lilith untuk kembali.


"Penghianat akan selalu menjadi penghianat, Ezekiel. Tidak ada yang perlu kau sesali jika ini adalah keputusan terbaikmu"

__ADS_1


Lucifer mengatakan itu pada Ezekiel yang masih berlutut di tanah lalu segera terbang menjauh. Ezekiel dan juga Lucifer telah melakukan penghianatan. Mulai saat ini Lucifer akan melakukan misinya di dunia manusia dan Ezekiel akan tetap berbohong pada saudara-saudaranya. Penghianatan yang dilakukan Ezekiel dan Lucifer suatu saat mungkin akan terbongkar, hingga saat itu tiba, mereka hanya perlu berharap waktu akan selalu melindungi mereka. Ezekiel dan Lucifer.


100 tahun telah berlalu sejak Lucifer mengembara di dunia manusia. Sejauh ini ia belum menemukan tanda-tanda keberadaan reinkarnasi Lilith. Namun janjinya kepada Ezekiel, serta penghianatan yang telah ia lakukan, membuat Lucifer tak ingin menjadikan petualangannya ini berakhir sia-sia tanpa hasil. Tak peduli berapa lama ia harus mencari, ia yakin akan segera bertemu dengan reinkarnasi kekasih nya, Lilith Rachet.


__ADS_2