Ceo Kejam Itu Jodohku

Ceo Kejam Itu Jodohku
Pergi


__ADS_3

Uh... Disini tidak ada satupun kendaraan yang lewat sebenarnya dia membawaku kemana sih.... Aku sangat lelah berjalan terus menurus, malah baterai hpku hampir habis sudah 2 jam aku berjalan belum menemukan kendaraan. Batin Amanda


Karena dia sangat lelah akhirnya dia memutuskan untuk duduk di pinggiran jalan, ia menyilang kan kedua tangannya lalu membiarkan kedua tangan yang menyilang itu menutupi wajahnya akhirnya dia tertidur hujan pun turun.


Sementara itu di mobil Aldo tampak kesal dengan Amanda, karena dia belum memberikan pelajaran terhadap gadis tersebut. Tak lama kemudian dia melihat dari kejauhan seorang gadis yang duduk sambil menutupi wajahnya, yang tampak kedinginan.


Ternyata gadis ini belum pergi jauh dari villaku, tunggu dari villa kesini pasti membutuhkan waktu sekitar 2 jam dan dia diam duduk di sana kehujanan.


Dia memutar balikan mobil kendaraannya, tanpa basa basi dia langsung mengangkat tubuh Amanda yang sudah mengigau "Uhhhhh... uhhh... uh... Mamah..... Aa... Aammanddaa.... Takut.... Jangan tinggalin Amanda.... Papa.... Jangan tinggalin mamah..... Uhhh.... Hiks.... Ampuunn.... Ammanndaa..... Salah.... Maafinn.... Ammmaaandaa" begitu seterusnya, Aldo yang melihatnya merasa iba dan penuh pertanyaan keluarga Wijaya merupakan keluarga yang ramah dan baik hati.


Uh... Badannya panas sekali, ada apa dengannya mengapa dia menangis histeris seperti ini??? Ada apa dengan keluarganya?? setahuku keluarga wijaya adalah keluarga yabg cukup terpandang dan baik hati Batin Aldo yang masih bertanya tanya apa yang terjadi di masa lalu Amanda.


Dia melajukan mobil miliknya berjalan ke Villa nya. Sesampainya di sana dia langsung cepat cepat menggantikan pakaiannya. Dia langsung mrnghubungi temannya " STEVAN!!!! CEPAT KAU KE VILLA KU!!" Kata Aldo sambil berteriak dia tampak sangat khawatir.


Huuuuuuuu dia khawatir gengs.... Ada apa dengan Aldo yang tiba tiba sangat khawatir ya???


Saat Dr. Stevan sampai dia langsung memasuki villa Aldo dan menuju kamar temannya itu.


Tampak Aldo yang sangat khawatir dengan Amanda, "Cklek" bunyi suara pintu yang terbuka.


"Bagaimana keadaannya Van??" Tanya Aldo khawatir.


"Dia mengalami sakit mag, tidak boleh telat makan, kalau terlambat maka dia akan kambuh " Kata Aldo.


"Baiklah terimakasih bro" Kata Aldo sambil menepuk pundak Stevan.


Tumben tumbennan nih anak bawa bawa cewe lain biasanya kan sama si garong itu Batin Stevan yang masih bertanya tanya mengapa temannya membawa wanita asing selain Alisa.


Aldo mengantar Stevan sampai depan pintu rumahnya, setelah temannya pergi dia pun kembali ke kamar Amanda untuk menjaganya.


Keesokannya....


"Hoooooammmm" Amanda terbangun dari tidurnya yang lelap. Dia terkejut dengan oemandangan yang langka karena Aldo tidur menjaganya saat dia tertidur, tunggu bagaimana aku bisa ada di sini??? Sudah lah itu tak penting ini sudah tiga hari aku tidak memberi kabar ke rumah.


Aldo mulai terbangun dari tidurnya dia terkejut dengan tidak ada kehadiran Amanda di tempat tidurnya. Dia mulai panik, takut Amanda pergi dari villanya.


Mendengar kegaduhan dari Dapur dia segera berjalan ke arah dapur. Dia mengintip ternyata Amanda sedang memasak, ia memperhatikan tubuh Amanda dari atas sampai ujung kaki.


Amanda belum menyadari bahwa dirinya sefang di awasi oleh sepasang mata yang sudah mulai berjatuh hati padanya. Setelah selesai dia langsung membawa makanan tersebut ke meja makannya.

__ADS_1


"eeekhhmmm" Suara Aldo yang mengagetkan Amanda. "Masak Apa kau gadis pembawa sial??" Tanya Aldo dengan dingin.


eh.. Gasalah denger nih.... Haduh... Tuan muda seharusnya kamu itu sadar siapa yang membuat masalah sekecil itu di besar besarkan. Batin Amanda.


"Hei!!!, di tanya malah bengong lagi!!" Kata Aldo yang memecah lamunan Amanda.


"Ini ada mie goreng oseng oseng habis di kulkasmu tidak ada lagi bahan bahannya lalu aku buatkan sup, Kulkas besar hanya ada bumbu bumbunya saja kalau mau beli keperluan aku bakalan bantu kamu. Tapi... Aku tidak ingin berada disini jadi selesai belanja kamu antarkan aku ke rumah... Kasian mamah sama papah serta adikku mereka menghawatirkan ku" Kata Amanda lirih.


Entah ada angin apa Aldo melihat Amanda yang bersedih serta kejadian kemaren dia merasa kasihan kepada Amanda.


"Baiklah aku akan melepaskanmu" Jawab Aldo dengan nada yang kecewa. "Apa!!!, Yang bener terima kasih Aldo uhhh.... Kamu baik banget sih... Gumush deh....." Kata Amanda, ia memeluk Aldo serta mencubit pipinya.


"Ekhhhmmm" Suara tersebut mengagetkan mereka berdua karena dia Adalah Sekretaris Aldo.


Wah begono dia ternyata, pagi pagi dah mesra mersaan aja kagak ada tempat yang lain tah ??? Batin Kelvin kesal. (Wajar dong sama sama jomblo kita ya vin.... Masa Authornya kalah sama si Aldo dan Amanda udah main UwU UwU an lah kite....??).


"Wah ada nasih goreng kesukaanmu, Aku ingij mencobanya boleh tidak" Kata Kelvin.


"Eitss..... Tidak boleh jangan sampai kau memakan ini, atau kau ku potong gaji. Sudah sana pergi ke kantor kau urus sebagian untuk rapat hari ini!!" Perintah Aldo, Kelvin pun pergi meninggalkan mereka berdua.


Sial aku sangat malu dengan pak Kelvin, Eh tunggu katanya dia menyukai nasi goreng syukurlah... Agar aku bisa meminta izini keluar dari penjara ini dengan mudah.. Eiiittttssss!! Amanda apa kau bilang??? IZIN??? Kau tidak perlu meminta izin darinya!!, dia bukan keluarga mu. Batin Amanda.


Aldo menikmati nasi goreng yang di masak oleh Amanda, hingga tidak menyadari kalau dia menghabiskannya. "Bagaimana kau menghabiskannya!!!" Kata Amanda yang kembali dari dapur dia habis membersihkan dapur Aldo setelah ia gunakan.


"Apa kau bilang??? 'KEENAKAN' idih..... Tidak usah kepedean kamu!! Masakanmu itu terasa kampungan di lidahku" Kata Aldo.


"Terserah, tapi aku belum makan ya sudah lah.... Aku pamit mau nyari makan, Assalamualaikum" Kata Amanda.


Belum sempat Amanda pergi Aldo menahan tangannya. " Mau kemana kamu??? Ingat kamu tidak bisa keluar seenaknya di villa ini!!" Kata Aldo.


"Terserahlah aku capek!!!, mungkin hanya di rumah saja mereka semua peduli denganku!!! Hei apa kau tau Tuan aku memang ceroboh, lalu mereka selalu memanfaatkanku, semua orang memanfaatkanku!!!!! Hiks.... Hiks..." Amanda menangis.


"Hei... Hei... Kamu tidak boleh menangis aku tidak mengizinkanmu menangis, atas dasar apa kau menangis di hadapanku!!" Kata Aldo, tanpa ia sadari di peluknya tubuh Amanda.


Ok Author mau berbagi cerita sedikit...


Amanda mengapa selalu dirinya merasa di manfaatkan, karena orangtuanya sendiri juga menelantarkan nya, semua orang menurut Amanda sama saja kecuali mama papanya. Mereka dengan tulus menyayangi Amanda seperti anaknya sendiri hinggah Akhirnya mereka mempunyai anak yaitu Alexa.


Ok segitu aja dulu...

__ADS_1


Ddddrrrtttt Ddddddrrrttt


Suara panggilan masuk. Aldo mengambil hp dari kantongnya seketika langsung melepaskan pelukan Amanda.


".........., Ok baiklah, segera kau urus untuk rapatnya, jangan sampai ada yang terlewatkan" Kata Aldo.


"Aku akan mengizinkanmu pergi dari villa ku tapi harus menebus kesalahanmu padaku selama 1 bulan kau harus sering datang kemari" Tegas Aldo, entah mengapa hatinya sangat sulit untuk meningalkan Amanda


"Hmmmm.... Baiklah akan ku usahakan untuk datang kemari terima kasih Aldo" Kata Amanda sambil berjalan meninggalkan Aldo.


"Tunggu!!" Kata Aldo." Kau harus ku antar!!" Lanjutnya.


"hmmm... Baiklah" Jawab Amanda.


Mereka segera berangkat ke diaman Wijaya, Sesampainya di sana.


ting tong ting tong.


Suara bel terus terusan berdering.


"Iya sebentar a....." Kata Alexa dengan wajah pandanya.


"Kakak!!" Kata Alexa.


"Mamah!!! Papah!!! Kak Amanda udah pulang..... Dia pulang.....!!!!!" Jerit Alexa kegirangan karena sang kakak sudah tiga hari tidak memberi kabar.


"MasyaAllah kakak!!! Kamu tidak apa apa kan mamah dapet dari Ayu kamu pulang karena sakit tapi kamunya tidak pulang pulang. Mamah khawatir... Hiks... Hiks.." Kata mamah Meli.


"Sudah mah aiu udah di rumah, tidak perlu mamah menangis aku tidak bisa melihat mamah menangis jangan menangis ya.. Senyummm.... iiiiii..... Nanti cantiknya ilang" Bukannya sedih Amanda tampak menghibur mamahnya yang tersayang itu.


"Dan kamu Alexa... Kamu tahu tidak dek matamu itu mirip seperti anak panda, Oh iya mamah, papah ini Aldo yang selamatin Amanda" Ucap Amanda.


"Tuan Aldo terima kasih sudah menyelamatkan anak saya" Kata Papah Wijaya yang menjabat tangan Aldo.


"Iya pak sama sama, saya melihat dia di pinggir jalan yang sedang berlari lari, lalu saya menolongnya" Kata Aldo membanggakan dirinya


Eleh.... Dia sendiri yang menculiku mau menjadi pahlawan kesiangan dia. Tunggu papah bilang TUAN, Ehh... Nani??? Ada apa ini papah memanggil si kejam ini Tuan. Kenapa dunia ini terlalu sempit seh...!!!. Batin Amanda.


...****************...

__ADS_1


...Maaf ya kemarin aku tidak up tapi Author usahakan untuk setiap hari Upa...


...Jangan lupa ya... Like komen dan kasih bintang lima ya... sebanyak banyaknya biar Author semakin semangat Up nya lagi...


__ADS_2