Ceo Kejam Itu Jodohku

Ceo Kejam Itu Jodohku
Pembelaan


__ADS_3

"Apa yang kau lakukan di sini" Kata Dava.


"Ck... Apa kau melupakanku karena dia??? Kamu masih sayang kan sama aku!!! Dan saat aku kembali kau... Kau malah berpaling dariku???" Kata wanita tersebut.


"Hah!!!... Hei jelas jelas kau yang menghianati kami Isabella" Kata Dava memanggil nama gadis tersebut.


Amanda hanya menatap Isabella dari ujung rambut sampai ujung kakinya.


"Mengapa kau menatapku!!" Ketus Bella.


"Tidak apa apa, memangnya salah kalau aku melihat penampilanmu yang seperti tidak memakai pakaian ini???" Jawab Amanda yang tak kalah ketus.


Terlihat Bella sedang mengepalkan tangannya karena mendapat komentar memalukan dari Amanda.


"Lalu??? Kau sendiri berpakaian seperti karyawan lainnya ingin menggoda calon suamiku?? Kau sama saja dengan perempuan m*****n lainnya Ck" Kata Bella.


"Emm... Aku tidak tahu kalian mempunyai hubungan apa yang jelas aku tidak peduli dengan omong kosongmu itu, kamu hanya berteman dan apa kau bilang, Aku??? Wanita m*****n Ck ck ck apakah kau tidak pernah mengaca siapa disini yang berpenampilan seperti wanita malam mbak Bella, kau memang cantik tapi tidak memiliki sopan santun, saya mewakili kaum wanita saja yag melihatmu berpakaian seperti ini sgat malu jika kau benar benar calon istri temanku ini" Kata Amanda yang berbicara panjang lebar namun sangat menusuk ke hati Bella.


Dava yang melihat keberanian Amanda segera merangkul pundaknya.


"Hei hei hei hei" Kata Bella sambil mengibas ngibaskan tangannya di pundak Amanda.


"Apa apaan ini... Berani sekali kau menyentuh dia wanita rendahan ini" Lanjutnya.


"Siapa yang mengatakan calon istriku wanita Rendahan" Kata pria yang berjalan ke arah mereka.


"Tu.... Tuan... Aldo" Kata Bella terbata bata.


Aldo sengata menekan kan kata rendahan karena dia tidak terima dengan perkataan Bella.

__ADS_1


"Kau Isabella Arsyila Ardilaksya, mulai detik ini juga kau tidak boleh menginjakkan kakimu di perusahaanku" Kata Aldo lantang.


Tiba tiba seseorang yang berada di belakang Aldo muncul lalu Amanda berteriak.


"Papa!!!!" Semua mata tertuju dengan adegan tersebut, terlihat Amanda segera berlari lalu memeluk sang ayahnya.


"Pak Wijaya???" Gumam Bella terkejut.


"Kau bilang anakku adalah wanita rendahan, apa kau tidak punya kaca Bella putri Laksya" Ucap pak Wijaya dengan nada yang kesal


"Dan kau bilang putriku adalah wanita m*****n, ck ck ck" Lanjutnya.


"Siapa yang lebih dari wanita m*****n adalah kamu Bella" Kata Aldo.


Perusahaan Wijaya sekarang sedang mengadakan kontrak kerja dengan perusahaan Laksya Group begitu pula Aldo yang sudah berkerja sama dengan perusahaan Laksya sudah berjalan 2 tahun lamanya.


Di sana Bella menjadi malu, dia segera meninggalkan perusahaan tersebut. Sedangkan Amanda dia terlihat pucat lalu Aldo menatap kejam ke arah Dava lalu melirik ke sekretarisnya.


"Tidak pa pa kok pah.. Hanya Manda belum makan siang tadi baru pesan makanan bersama teman teman Manda" Kata Amanda sambil melirik ke arah Vania dan Mega.


Vania dan Mega sempat mendengar kericuan yang terjadi di lobby, karena suara Aldo sangat keras seperti toak (wkwkwkkwkwk Canda loh Do jangan marah geh Author kan bercanda).


Flashback On


"Mega perasaanku tidak enak apa kita keluar untuk memastikan keadaan, aku tidak tahu tapi aku sangat khawatir dengan Amanda" Katanya sambil beranjak dari kursinya tanpa menghiraukan Mega.


"Woi Vania.... Tungguin b**o makanannya gimana sayang kalo di buang" Kata Mega yang grasak grusuk berlarian kecil mengikuti Mega.


Vania berhenti mendadak sehinggah membuat Mega menabrak dirinya tepat di depannya adalah sekretaris Kelvin.

__ADS_1


"Aduh..." Gumamnya.


Loh kok gak sakit yak... Setauku kalau terjatuh itu merasakan sakit. Batin Vania, perlahan dia membuka kedua matanya terlihat wajah tamvan Sekretaris Kelvin tepat di depan wajahnya.


1 menit


2 menit


3 menit


Mereka bertatapan, akhirnya suara Mega memecah tatapan kedua manusia itu.


"Ekhem... Ya ela gak bosen apa lama bener jatohnya" Kata Mega.


Seketika mereka langsung salah tingkah karena malu untung saja yang melihat kejadian itu hanya Mega yang berada di belakang Vania karena semua orang masih tertuju pada drama yang ada di depan mereka.


Tamvan sekali wajahnya. Batin Vania yang kedua pipinya mulai berwarna pink.


Mengapa jantungku berdetak cepat ketika melihat wajahnya, ada apa denganku tidak seperti biasanya. Batin Kelvin


sesekali mereka melirik namun di waktu yang bersamaan mereka kembali membuang muka ke arah lain.


Mega yang melihatnya hanya tersenyum. Nanti lo gw jadi makcomblang lorang dua liat aja nanti. Batin Mega.


Flashback Off.


...****************...


...Hai para readrs.... Jangan lupa yak follow ig baruku. @0407.maulidia ok...

__ADS_1


...Jangan lupa like komen and vote ratenya ku tunggu yak πŸ€—πŸ€—πŸ€—...


__ADS_2