
"Amanda kau di panggil Oleh Atasan dia memintamu untuk menemuinya di kantor" Ucap Risa.
"Hei Amanda jangan jangan kamu bikin masalah ya.... Sama atasan?? Setahu ku setiap orang yang di panggil oleh Atasan pasti dia akan segera di pecat karena lalai berkerja" Kata Vania.
"Iya kamu harus hati hati dengan atasan dia terkenal sangat dingin dan kejam loh..." Sambung Mega.
Tunggu buat apa kamu takut Amanda kau baru masuk sehari masa udah di pecat kan aneh sih..... Sudahlah tenangkan dirimu. Batin Amanda.
"Ck ck ck baru masuk saja kau sudah di keluarkan.... Makanya jangan ke gatelan" Ujar Jesicca.
"Ya perempuan murahan mah tidak perlu berkerja tinggal main belakang, Capcus...... " Ucap Sindia.
"Ya namanya juga Ja***ng bebs... Makanya dia sok polos tampangnya doang belakangnya mah wanita malam kale.... Hahahahhahah" Kata Fira disambut oleh kedua temannya
"Um... Maaf kalau berbicara bisa berkaca terlebih dahulu maaf kalau saya lancang, jika kalian tidak ada kaca maka saya akan belikan kalau bisa saya belikan satu rumah juga tidak apa apa dan yah.... Saya juga tidak berpakaian yang terlalu monohok sehingga seperti tidak memakai pakaian" Jelas Amanda sambil berjalan melangkahkan kaki melewati mereka, dia berbicara santai tetapi menusuk ke hati Jesicca, Fira dan Sindia.
Mereka bertiga sudah terkenal dengan suka menghina karyawan yang ingin mengalahkan kecantikan mereka, ya tentu saja Amanda tidak pernah berdandan cukup memakai bedak My Baby
"Oh iya Mega kau juga sini ikut denganku antar kan aku sampai keruangannya saja, aku tidak tahu dimana letak ruangan tersebut" Kata Amanda.
"Ok, tunggu Amanda AWAS!!" Kata Mega.
"Brug!!!!"
"Ah maaf pak" Kata Amanda tertunduk.
"Hei!!! Pak, pak lah emang saya bapakmu..." Kata pria tersebut yang tak lain adalah Dava.
__ADS_1
"Perlihatkan Wajahmu" Lanjutnya.
"Maaf kan Saaaa.... YAAAAA..., Loh Kok ada kamu disini Dav" Kata Amanda terkejut.
Ck ck ck... Seenaknya saja dia memanggil wakil Direktur Dava dengan menyebut namanya. Batin Fira karena dia sudah lama mengejar Dava namun hasilnya dia selalu di tolak karena alasan menunggu cinta sejatinya datang.
Dava adalah Wakil Direktur perusahaan Almer Group, yang ingin mengikuti rapat di perusahaan Aldo.
"Cup"
Satu kecupan di kening Amanda, karena terkejut dia menjadi seperti patung yang terdiam dengan perlakuan Dava.
"Aku sudah mencari mu kemana mana, maafkan aku Amanda aku... Aku... salah menilaimu" Kata Dava lirih sambil memeluk Amanda " Maaf..." Lanjutnya.
Amanda terkejut dengan perilaku Dava kepadanya.
"Ekhm..." Tegur Mega.
"Em... Maaf saya harus pergi dulu" Kata Amanda melepas pelukan Dava lalu pergi meninggalkannya bersama Mega menuju lift.
"OMG!!!!!! Amanda kamu hebat banget..... Kamu kenal Dengan Wakil Direktur perusahaan Almera Group gila..... Dia sampai memelukmu tadi sebenarnya ada apa??? Sampai dia memelukmu Man, coba cerita kepadaku saat pulang kerja nanti ok" Kata Mega di dalam lift.
"Baiklah akan ku ceritakan semua kejadian masa laluku bersama mereka semua" Ucap Amanda dengan santai.
"Kling" Bunyi lift menandakan telah sampai di tujuan.
"Ini di sini ruangan atasan, Semangat Amanda" Bisik Mega kepada Amanda.
__ADS_1
Tok tok tok
Bunyi ketukan pintu yang membuyarkan lamunan pria yang menunggu kehadirannya.
"Masuk" Katanya.
"I.....ya pak, Loh jadi.. Kamu.... " Kata Amanda terkejut. (Ya iya lah Man Man ntu si Aldo yang punya perusahaan masa kamu kagak tau begimane seih....🤦🤦).
"Iya aku yang memanggilmu" Kata Aldo.
"Mengapa kau pergi selama 3 tahun ini" lanjutnya.
"Emmmm... Aku pergi belajar" Kata Amanda.
"Aku berada di Negara X seperti yang mamah papah inginkan lalu aku pergi... kuliah di Amerika dan yah begitu deh ceritanya" Lanjutnya.
"Apa kau mencintaiku??" Tanya Aldo.
Tunggu!!! Apa yang aku katakan kepadanya membuatku malu saja, Aldo Aldo.... Batin Aldo.
...****************...
...Terima Kasih para Readers.... Maaf kalo Up terlalu lama....
......Jangan lupa loh... Like dan vote nya.... Semoga yang like dan Vote dapet jodohðŸ¤ðŸ¤ðŸ¤ Amiiin... ......
......Isi Kolom komentar dengan tanggapan kalian bagaimana Karyaku Oc......
__ADS_1