
"Assalamualaikum, Amanda pulang" Kata Amanda lesu.
"Waalaikumussalam, Habis dari mana Manada mamah kahawatir nih..." Tanya mamah yang langsung menghampiri Amanda.
"Biasa mah Manda habis dari tempat Mella, kangen hehehe..." Kata Amanda yang mulai kedinginan.
"Loh, kok ini basah basahan nak, ya Ampun.... Cepat kamu ke atas mamah bikinin bubur nanti mamah suruh Bi Imah pergi mengantarkan ke kamar kamu ya nak" Kata mamah sambil mengusap kepala Amanda.
"Siap bu bozz" Kataku sambil memberikan hormat kepada mamah.
"Ya sudah cepat kau bersihkan dirimu nak" Kata mamah.
"Ok, Manda tinggal dulu ya..." Kata Amanda sambil berjalan menaiki tangga.
Amanda berjalan ke arah kamarnya, lalu memasuki dan dia langsung memulai ritual di kamar mandinya.
"Hiks... Hiks... Aku sudah kotor... Hiks... Maafin aku mamah... Aku udah kotor.. Hiks.. Hiks..." Kata Amanda yang sedang berendam di bathup miliknya.
2 jam dia berendam dan melakukan ritual mandinya akhirnya dia menyiapkan baju dan membereskannya di koper miliknya, jika suatu hari dia ingin meninggalkan rumahnya.
(Niat Amat dah lu Amanda Amanda).
Apa aku menghubungi pak Rehan untuk meminta izin tidak berkerja besok. Batin Amanda.
"Baiklah semangat Amanda!!!" Kata Amanda yang menyemangati dirinya sendiri, dia meminta nomor telpon Pak Rehan dari grub message disana terdapat Vania, Mega dan karyawan lainnya.
Amanda: "Assalamulaikum..."
Mega: "Waalaikumussalam, cantik baru
on???".
Amanda: "Mau tanya ada yang punya nomor
pak Rehan"
Vania: "Kenapa Man???"
Amada: "Mau izin besok aku tidak bisa
berkerja karena masih sakit"
__ADS_1
Mega: "Baiklah, cepat sembuh ya... Besok aku
akan mengabari Pak Rehan kalau
kamu sakit"
Amanda: "Terima kasih Mega🤗🤗).
Mereka semua mengucapkan semoga lekas sembuh untuk Amanda kecuali 3 berondong tua yang idih naujubilahminzalik minta di jitak.
Amada memutuskan untuk tidur agar menenangkan pikirannya.
___________
Prolog.
entah karena apa aku mulai membuka mataku yang tidak ingin ku buka sama sekali, pandangan yang mulai jelas menatap ke arah langit langit.
Melelahkan sekali.... Aaaaaggggghhhhh.... Kepalaku sangat sakit mengingat kejadian kemarin, ingin rasanya ku cabik cabik Si GILA itu, geram sangat. Batin Amanda.
Aku melihat jam di dinding menandakan pukul 07:00.
Sial.... Aku bangun kesiangan hinggah tidak dapat sholat shubuh, Aaaaaaakkkkkkkkhhhhhhhh...... Mengapa cobaan hidup ini berat sekali. Batin Amanda.
Rambut warna warni
Bagai gulali
Imut lucu walau tak terlalu tinggi
Pipi chubby dan kulit putih
Senyum manis
Gigi kelinci
Terdengar panggilan masuk dari sebrang sana membuat Amanda malas membuka panggilan itu, dia mengambil poncel yang masih berdering lagu.
Kini ku tau apa yang lain
Darimu hari ini
__ADS_1
Itu bukan karena sepatu flatmu
Atau kukumu yang baru kau warnai
Dilihatnya panggilan masuk dari Aldo, kemudian dia membuka poncelnya saat panggilan tersebut sudah berhenti lalu dia memblokir telpon Aldo dan dia menggantinya dari Aldo menjadi BA****AN, B****SEK.
Seharian hanya di rumah saja akhirnya dia memutuskan untuk nonton drakor, yang ceritanya di terbitkan dari manga korea.
(Iya kalo di dunia nyata itu memang ada dan author sangat suka).
Setelah selesai nonton drakor, dia memutuskan membuka layar hpnya kembali lalu membaca novel yang berjudul KISAH NYATA AUTHOR.
Yah.... Baru Episode 5 baiklah aku mau streaming anime... Hemmm.... Sudah lama aku tidak nonton anime.... Batin Amanda.
(OMG Amanda ternyata wibu guys...,)
Dia streaming Shigatsu wa kimino Uso (Udahlah thor gak tau tulisannya😂).
"Hiks... Hiks... Mengapa dia meninggalkannya padahalkan dia menyukainya... Hiks... Hiks..." Tanpa sadar dia menangis.
Tunggu aku mengapa menangis hehehehhe.... Sudahlah memang endingnya menyedihkan. Batin Amanda.
Sampai malam tiba akhirnya dia turun ke bawah untuk berkumpul dengan mamah, papah, dan Alexa.
"Kakak, sakit??? Dari tadi gak keliatan aja kemana kak???" Tanya Alexa.
"Emmm.... Engga dek... Gini kakak gak enak badan pegueel... Buanget tau gak!!!" Kata Amanda.
"Maza zeh.. aku gak percaya" Kata Alexa.
"Terserah kalo gak percaya" Jawabku ketus.
"Acie.... Ngambek" Ledek Amanda.
"Biarin" Kataku yang memalingkan wajah.
"Sudah sudah... Cepat kau turun dari tangga kita makan sama sama yuk" Ajak mamah.
"Baiklah mamah" Jawab Amanda dan Alexa kompak.
Seperti biasa kami makan tanpa ada suara kecuali suara sendok dan piring saja, kemudian makan malam telah usai mamah menyuruh kami berdua untuk naik ke atas lalu tidur di kamar masing masing.
__ADS_1
...****************...
...Ok guys... Terima kasih sudah mau mampir jangan lupa like komen dan Vote Rate Bintang Limanya ya.......