Ceo Kejam Itu Jodohku

Ceo Kejam Itu Jodohku
melamun


__ADS_3

Hah!!!


Mereka semua kaget karena ketika Amanda masuk kerja di kantor itu, dia memanggil orang yang berpangkat tinggi dengan sebutan nama dan di balas dengan kelembutan dari mereka.


Sebab tidak ada karyawan yang di perlakukan seperti itu terhadap atasannya.


"Sama sama Amanda" Jawab Sekretaris Kelvin yang memancarkan senyumannya.


Mereka tambah kaget karena Sekretaris Kelvin sama hal nya dengan Aldo, dia dingin dan tak pernah berbaur dengan yang lainnya.


"Baiklah nona Amanda, kami ingin lanjut ke lantai Tuan Aldo, sampai ketemu nanti" Kata Kelvin sambil melambaikan tangan.


Kemudian pintu lift menutup rapat, belum juga Amanda datang ke meja kerjanya sudah di tanya oleh rekan kerjanya yaitu Mega dan Vania.


"Amanda kamu masih ada hutang penjelasan denganku, sekarang kau malah memanggil sekretaris Kelvin dengan menyebut nanya saja??? Bisa kau kasih tau kepada aku dan Vania saat makan siang nanti??" Kata Mega yang datang menghampiri Amanda, namun dia berbicara dengan sangat pelan.


"Iya bisa kau beritahu kami Amanda??" Tanya Mega.


"Emmm... Bagaimana yah...???" Tanya Amanda.


"Ayok lah kau jahat kali kita ini teman" Kata Mega.


"Iya Amanda" Lanjut Vania.

__ADS_1


"Emm.... Baiklah akan ku beritahu saat di kantin nanti ya..." Kata Amanda.


Mereka menjalankan tugasnya masing masing.


Waktu cepat berlalu sampai hinggah jam makan siang, Amanda duduk di kursinya yang biasa dia semangat kini dia menjadi orang yang sering melamun.


"Woiiii... Bengong aja lu, kenapa Man?? kalau ada apa apa cerita aja sama kita berdua, jangan sama yang lain nanti di jadiin gosip" Kata Mega yang mengagetkan Amanda.


"Heheheh iya Mega, aku lagi gak ada masalah kok" Kata Amanda.


"Yuk, kekantin" Ajak Ayu.


"Ayok" kata Amanda yang memaksakan senyuman.


mereka berjalan menuju lift dan menekan tombol 1 yang berarti lantai yang terdapat lobby dan kantin.


Air mata tak bisa di bendungi lagi jatuh lah setetes butiran dari pipi sebelah kanan, Vania yang melihatnya.


"Oi, oi Amanda sadar!! Dari tadi melamun terus, menangis pula!! Kau ada masalah apa, InsyaAllah aku dan Mega bisa bantu kok, ceritakan saja" Kata Vania.


"Eenngg... Eengggak kok" Kata Amanda yang menepis omongan Vania.


"Jangan membohongi kami Man kamu itu gak bisa bohong" Tutur Mega.

__ADS_1


"Hei... Kita ini teman kan, jadi tak masalah kau bercerita kepada kami" Kata Vania.


Bagaimana ini... Apa aku bercerita kepada mereka saja ya... Batin Amanda.


Sesampainya di kantin terlihat sangat ramai akhirnya dia duduk di dekat jendela.


"Kau mau pesan apa man???" Tanya Mega.


"Emmm... Pecel aja deh udah lama gak makan pecel" Kata Amanda.


"kalo aku... Bakso sama es jeruk yak..." Kata Vania.


"Ok, sebentar ya aku pesankan dulu" Kata Mega yang sambil berjalan ke arah PONDOK RESTO MBOK LILI.


Di sisi lain.


Aldo memperhatikan Amanda dari CCTV kantor yang sudah terpasang di laptopnya, dia melihat Amanda yang terus melamun, entah apa yang dia pikirkan membuat Aldo semakin merasa bersalah.


"Kelvin, apakah hari ini ada jadwal meeting untukku??" Tanya Aldo.


"Hari ini tidak ada jadwal meeting, namun..."


"Kau batalkan saja" Jawab Aldo yang memotong pembicaraan Kelvin.

__ADS_1


...****************...


like komen and vote rate bintang limanya,πŸ€—πŸ€—πŸ€—


__ADS_2