Ceo Kejam Itu Jodohku

Ceo Kejam Itu Jodohku
Penyesalan


__ADS_3

Amanda pergi meninggalkan Aldo yang tengah menyesali perbuatannya.


Dia berjalan tanpa arah, hujan pun membasahi tubuh mungilnya itu. Dia menangis sejadi jadinya.


"AAAAAAKKKHHHH.... BA*****N KAU ALDO" Teriaknya membuat orang di sekelilingnya menatapnya.


"Ada apa dengn hidupku ini...." Kata Amanda yang telah pasrah dengan nasub yang menimpanya.


Dia terjatuh di antara orang orang yang berjalan melewatinya, hatinya hancur batinnya tertekan.


Walaupun dia bisa bela diri namun tetap wanita mempunyai batin yang tak bisa di sakiti oleh pria manapun, mau dia pria baik tamvan gagah berani tapi kalau sudah menyakiti hati dan batin wanita tetap wanita itu akan meninggalkannya dan merasa tertekan.


"Aaaaakkkkhhhh.... Sialan kau Aldo, kau bajingan" Teriak Aldo yang merutuki dirinya sendiri.


"Gak gak aku harus bertanggung jawab dengan Amanda, aku harus mengakui kesalahanku, aku harus segera menikahkannya" Kata Aldo yang frustasi karena kehilafannya.


Amanda?? Bagaimana keadaannya??.


Amanda pergi ke rumah Mella, dia berfikir untuk pulang terlebih dahulu ke rumah sahabatnya itu.


Dia menghapus kasar air matanya lalu segera dia memanggil taksi, namun tak ada satupun yang berhenti sampai akhirnya....


"Ya Allah neng, kamu kenapa cantik cantik kok basah basahan, menangis pula" Kata Ibu ibu yang melihat Amanda dengan mengenaskan.


"Iya bu... Tadi Aku memanggil taksi untungnya mobil ibu lewat bisakah ibu mengantarku ke rumah sahabatku??" Tanya Amanda.


"Baiklah neng, masuk dulu sini masuk neng. Ibu lihat kamu kasihan.. Kalau saja anak ibu masih ada mungkin dia seumuran denganmu" Ucap ibu tersebut, sambil mempersilahkan Amanda untuk masuk ke dalam mobilnya.


"Oh iya bu... Maaf ya aku basah basahan gini naik mobil ibu, heheheh aku takut mobil ibu menjadi bau akibat tubuhku yang kotor ini" Kata Amanda.


"Tidak apa apa nak, iya bolehkah aku memanggilmu nak??? Kau cantik sekali, mungkin anakku akan secantik diriku ini nak" Kata Ibu itu.

__ADS_1


Ntah mengapa Amanda yang mendengarnya menjatuhkan air matanya yang mendengar perkataan ibu tersebut.


"Bu antarkan aku ke jalan S***a ya... boleh bu" Kataku.


"Aduh... Nak itu sangat jauh sekali bensin ibu juga tinggal segini... Emm.. Apakah mau kamu tinggal dulu di rumah ibu walau hanya menunggu hujan reda" Ujar ibu tersebut.


"Baiklah bu tidak apa apa" Ujar Amanda.


"Nak kamu kenapa bisa menangis seperti itu??? Bisa kau ceritakan bersama ibu anggap saja ibu ini sebagai ibumu" Kata Ibu Ratna.


"Hiks.... Hiks... Makasih ya bu... Sudah mau menghawatirkanku.... Hiks... Ibu... Aku.. Aku.... Aku sudah menjadi wanita kotor bu... Hiks.... Aku wanita kotor" Ujar Amanda.


Kemudian dia menceritakan semua kejadian yang ia alami karena kekhilafan Aldo.


"Ya Allah nak kejam sekali dia nak.... Kau tidak apa apa kan??? Tidak di sakiti kan???" Tanya Ibu Ratna, walau dia sedang mengendarai sesekali dia melirik Amanda melewati kaca mobilnya itu.


"Hiks... Aku... Aku... Aku gak tau harus bagaimana bu.... Tapi aku malu untuk pulang dengan kondisi seperti ini..." Kata Amanda.


"Maukah kau tinggal bersama ibu??? Membantu ibu untuk bercukupan??? Ibu akan merawatmu seperti aku merawat anakku sendiri" Ujar Ibu Ratna.


"Aku ingin sekali bu.... Hiks... Hiks... Namun mamahku sangatlah takut jika aku tidak bersamanya..... Hiks.... Hiks.... untuk ini aku akan pulang ke rumahku dan merahasiakan kejadian ini... Hiks.." Kata Amada.


"Baiklah sekarang Ibu ingin mengantarkan mu pulang, jika kau tak punya tempat yabg di tujui kau bisa datang kepada Ibu tua yang sudah tak mampu berbuat apa apa lagi..." Kata Bu Ratna sambil mengeluarkan secarik kertas yang di sana tertera nama, alamat serta nomor telpon yang di berikan kepada Amanda.


"Baiklah bu... Terima kasih..." Kata Amanda,.


"Sama sama" Ucap sang ibu.


"Oh iya bu, antarkan aku ke jalan R*****i ya.." Kata Amanda yang menghapus air mata di pipinya.


"Baiklah nak" Kata bu Ratna.

__ADS_1


Amanda yang merasa kelelahan akhirnya tertidur.


.


Dia terbangun ketika Ketika Bu Ratna membangunkannya.


"Nak, nak Amanda kita sudah sampai" Kata Bu Ratna.


"Eekkkhmmm.... Baiklah terima kasih Bu" Kata Amanda, sambil memberikan uang selembar seratus ribu


"Sama sama, tidak usah di bayar nak... Ibu Ikhlas" Kata Bu Ratna yang menolak pemberian Amanda.


"Tidak usah di tolak bu.... Ini ambilah aku merasa tidak enak dengan ibu"Kata Amanda.


"Tidak usah nak"


"Tidak apa apa ibu aku juga ikhlas kok" Kata Amanda yang terus menerus menyodorkan uang seratus ribu itu.


Tak mau membantah akhirnya Ibu Ratna menerima uang itu dan berterima kasih lalu meninggalkan Amanda.


"Pak!!! Pak!!! Pak Bambang!!! Buka pintunya pak!!" Teriak Amanda.


"ASTAGHFIRULLAH!!! ADA SETAN!!" Kaget Pak Bambang yang terbangun dari tidurnya.


"Ini Manda pak, bukain pintunya pak"


"Baik non"


...****************...


...Ok Guys.... Like Komen And Vote Rate Bintang Limanya ya... Jangan lupa loh... Hhihihi...๐Ÿ˜€๐Ÿ˜€๐Ÿ˜€๐Ÿฅบ๐Ÿฅบโค๏ธโค๏ธ...

__ADS_1


__ADS_2