Ceo Kejam Itu Jodohku

Ceo Kejam Itu Jodohku
Kau Gila


__ADS_3

"Ternyata kau sudah jatuh cinta denganku ya... Apa aku percepat tanggal pernikahan kita??" Kata Aldo.


Amanda mendengar Ucapan Aldo dia membulatkan matanya.


"Hei manusia kejam, kau tau aku hanya menganggapmu sebagai kakak ku saja huh.!!" Kata Amanda sambil berdengus kesal.


"Kakak??"


"Iya"


"Gak lebih !?"


"Gak"


"Apa kau mempunyai pacar??"


"Hem.... Eng.... Pu.. Punya... kok emangnya kamu" Kata Amanda.


Mendengar perkataan Amanda, Aldo merasa panas setelah mengetahui jika Amanda mempunyai seorang pacar.


"Cepat kau putus kan pacarmu itu!!" Perintah Aldo


"Idieh... Siapa kamu emang kamu bapakku, bukan kan"


"Lebih tepatnya aku calon suamimu"


"Hei, hello geer ya..."


"Enggak tuh... Yang pasti cepat kau putuskan pacarmu itu"


"Bodo orang lagi sayang sayang malah di putusin, tau gak dia itu ya ganteng, sholatnya rajin, pinter, sholeh, dan satu lagi...."


"Apa!!" kata Aldo memotong pembicaraan Amanda.


"Dia gak kasar kayak kamu" Jawab Amnda santai lalu dia duduk di kursi yang ada di hadapannya.

__ADS_1


Jadi selama ini aku kasar di pemikiranmu, baiklah aku akan mencoba berubah untuk dirimu namun, jika kau menghianati perasaanku maka jangan salahkan aku jika aku berbuat lebih kepadamu. Batin Aldo.


Aldo yang mendengar ucapan Amanda langsung beranjak pergi untuk kerja tanpa berpamitan dengan Amanda.


"Hei mau pergi kemana ini nasi gorengnya keburu dingin nanti makan dulu" Kata Amanda, namun Aldo seolah olah tidak mendengarkan perkataan Amanda.


eih ngambek dia, hahahhahahha cowo gih ngambekan. Batin Amanda.


Amanda mengeluarkan ponselnya lalu menelpon Dava.


Dddrrrrtttt.


Ponsel Dava bergetar, dia mengambil ponsel miliknya.


"Halo.... Amanda iya ada apa??"


"Katanya mau ketemuan kayak mana sih... Ya sudah kalau tidak mau aku mau oergi nonton bioskop, lagi bosen gak ada temen maklumkan" Kata Amanda yang berada di sebrang sana.


"Em... Baiklah aku jemput kamu di mana ??"


"Iya bawel"


"Kamu kali yang bawel"


"Baiklah aku akan menunggumu sayang" Kata Dava.


Tut tut tut tut.. Aldo mematikan telponnya.


Di tempat Amanda.


"Idih sayang sayang jadian belum, tapi sapa tau nanti nembak hihihihihi" Kata Amanda cekikikan.


Dia segera bersiap siap lalu pergi meninggalkan Villa Aldo, sebelum dia pergi dia sempat menelpon Omah Rita ternyata Omah sekalian berkumpul dengan kawan kawannya setelah belanja dari pasar.


Dia memakai baju yang simple dan kepangan di sebagian rambutnya, walaupun dia hanya memakai pakaian sederhana namun tetaplah terlihat cantik jika di pandang

__ADS_1


SKIP.


"Akhirnya aku sampai juga di kantor Almera Group" Kata Amanda yang telah turun dari mobil yang sebelum berangkat sempat berdebat dengan supir dan kepala pelayan di Villa Aldo.


Amanda berjalan memasuki lobby dan bertanya kepada staf yang berjaga.


"Permisi mbak saya mau bertemu dengan Dava di mana ya ruangan kerjanya" Tanya Amada sopan.


"Heh... Belagu sekali kau wanita murahan pasti kau ingin menggoda Wakil Direktur perusahaan Almera Group" Kata perempuan yang memegang minumannya sambil berjalan menghampiri Amanda yang tak lain adalah Ratu sekretaris Dava yang mengejarnya bertahun tahun.


"Maaf saya ingin bertemu dengan pacar saya, mengapa kau tidak mengizinkanku???" Tegas Amanda.


Orang orang yang berada di sekitar berbisik bisik ada yang mengejeknya ada yang menertawakan Amanda


"Ck Ck Ck dewi kecantikan kok di lawan" Kata salah satu pegawai.


"Dasar perempuan kampungan" pegawai yang lainnya.


"Hahhahahhaha lihatlah hayalannya terlalu besar"


Mereka terus berbisik bisik lalu ramai yang melihat kejadian itu.


"p**lak"


Sebuah tamparan keras melayang ke pipi kanan Amanda hinggah membengkak lalu di siramnya Amanda hinggah basah kuyup.


"Hahahhahah memang pantas untuk j****g" Ucap Ratu.


"Hei aku ingatkanmu untuk jangan dekati Dava lagi dan sebentar lagi aku akan menjadi Nyonya Almera, dan jika kau menantangku aku tidak akan pernah mengampunimu apa kau tahu siapa aku???" Kata Ratu. "Aku adalah satu satunya kelurga mervin keluarga yang terpandang dan pantas untuk menjadi Nyonyanya Dava bukan seperti kau perempuan murahan" Lanjutnya.


...****************...


...Ok manteman sampai di sini dulu ya.. jangan lewatkan episode episode selanjutnya ya.......


...Jangan lupa klik tombol like, komen sebanyak banyaknya tetang tanggapanmu terhadap karyaku lalu jangan lupakan Vote Rate Bintang Limanya ya.......

__ADS_1


__ADS_2